Raih Kontrak Baru Rp 5,2 Triliun, Wika Gedung Optimistis Capai Target Rp 11,98 Triliun

Raih Kontrak Baru Rp 5,2 Triliun, Wika Gedung Optimistis Capai Target Rp 11,98 Triliun
Jajaran Direksi PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk saat Paparan Publik di Gedung Bursa Efek Indonesia, Selasa (17/9/2019) ( Foto: Beritasatu Photo / Mashud )
Mashud Toarik / MT Selasa, 17 September 2019 | 17:33 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Emiten yang bergerak di bidang konstruksi, konsesi dan properti, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) mengumumkan perolehan kontrak baru per awal September 2019 sebesar Rp 5,2 triliun. Angka tersebut mencerminkan 43% dari target Kontrak Baru tahun 2019 sebesar Rp 11,98 triliun.

Direktur Utama Wika Gedung, Nariman Prasetyo menyampaikan dengan perolehan tersebut, maka Perseroan mencatat realisasi Kontrak Dihadapi (Order Book) per 1 September 2019 menjadi Rp 16 triliun atau telah mencapai 70,23% dari target Order Book tahun 2019 sebesar Rp 22,78 triliun.

“Kami yakin target perolehan kontrak baru sebesar Rp 11,98 triliun di tahun ini dapat tercapai karena WEGE tengah membidik proyek rumah sakit pemerintah, proyek hotel milik BUMN, proyek apartemen milik swasta, sarana olahraga dan gedung perkantoran,” ujar Nariman Prasetyo saat Konfrensi Pers WEGE di Gedung Bursa Efek Indonesia, Selasa (17/9/2019).

Adapun komposisi kontrak baru tersebut berasal dari pemerintah 11%, BUMN 60% dan swasta 29%. Menurut Nariman komposisi kontrak baru tersebut berasal dari eksternal di luar proyek-proyek dari PT Wijaya Karya (Persero) Tbk sebagai Holding Company. “Dari komposisi tersebut menunjukkan bahwa WEGE memiliki pasar yang jelas dan independen,” jelasnya.

Sementara capaian kontrak baru yang telah diperoleh tersebut antara lain dari proyek, Embarcadero Suites Tangerang, Collins Boulevard Serpong, The Park Mall Semarang, Jakarta International Stadium, Bandara Hasanuddin Makasar, Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Jakarta, Hotel Domestik T3 Bandara Soekarno Hatta Tangerang, Universitas Muhammadiyah Lampung, Apartemen Sun City Surabaya, Pengembangan Industri Teknologi Kepolisian Program Kreditor Swasta Asing dan Site Office Halim.

Kinerja Semester I

Berdasarkan Laporan Keuangan per tanggal 30 Juni 2019 (Unaudited), hingga semester 1-2019 WEGE meraih laba Rp 182,38 miliar atau naik 1,41% (yoy) dari capaian laba bersih di periode yang sama tahun lalu Rp 179,85 miliar.

Peningkatan laba bersih tersebut didorong oleh pendapatan (tidak termasuk proyek kerjasama operasi/KSO) di semester 1-2019, yaitu mencapai Rp 2,15 triliun. Adapun, kas dan setara kas per 30 Juni 2019 sebesar Rp 583,57 miliar, total ekuitas senilai Rp 2,19 triliun dan total aset sebesar Rp 5,74 triliun.

Menurut Direktur Keuangan Syailendra Ogan, pencapaian ini didasari pada komitmen untuk fokus pada peningkatan laba perusahaan salah satunya melalui pengelolaan keuangan terutama biaya dengan baik serta mampu mengendalikan kontrak-kontrak yang diperoleh melalui efisiensi pengendalian secara berjenjang dan sentralisasi.

WEGE menargetkan, pada tahun 2019 akan memperoleh kontrak dihadapi sebesar Rp 22,78 triliun atau naik sebesar 37,4% dari realisasi di tahun 2018 sebesar Rp 16,42 triliun.

Total kontrak dihadapi ini terdiri dari target kontrak baru tahun 2019 sebesar Rp 11,98 triliun dan carry over tahun 2018 sebesar Rp 10,80 triliun.

Sementara itu, untuk Penjualan (tidak termasuk proyek kerjasama operasi/KSO) WEGE menargetkan Rp 7,08 triliun atau naik 21,60% dari realisasi tahun 2018 sebesar Rp 5,82 triliun. Untuk target laba bersih tahun 2019 sebesar Rp 533 miliar atau naik 19,92% dari realisasi tahun 2018.

Dalam rangka mengejar target keuangan tersebut, WEGE terus melakukan pengembangan bisnis. Terkait hal itu, perusahaan ini menggelontorkan Belanja Modal sebesar Rp 1,13 triliun yang untuk Fixed Asset, Usaha Konsesi & Pengembangan Usaha Modular dan Pracetak Gedung.



Sumber: Majalah Investor