Apartemen The Parc South City Mulai Dibangun

Apartemen The Parc South City Mulai Dibangun
Jajaran direksi dan manajemen PT Setiawan Dwi Tunggal melakukan prosesi Groundbreaking Apartemen The Parc SouthCity di kawasan Pondok Cabe, Kamis (19/9/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Kamis, 19 September 2019 | 21:01 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Setiawan Dwi Tunggal memulai pembangunan atau ground breaking apartemen The Parc SouthCity di kawasan Pondok Cabe, Jakarta, Kamis (19/9/2019).

The Parc merupakan hunian vertikal ekslusif pertama dan apartemen co-living pertama di kawasan superblok seluas 55 hektare. Rencananya, SouthCity bakal membangun apartemen low rise 3 tower setinggi 13 lantai yang akan menyediakan 1.701 unit apartemen, di atas lahan seluas 15.500 meter persegi (m2).

Direktur SouthCity, Peony Tang, mengatakan, pihaknya optimistis proyek The Parc apartemen juga akan selesai dan diserah terimakan sesuai dengan jadwal.

"Dalam kurun waktu kurang dari satu tahun dari masa peluncuran hingga proses ground breaking, kami ingin menunjukan komitmen kami sebagai developer terpercaya untuk dapat melakukan proses serah terima kepada para konsumen yang sesuai target, yaitu kuartal II tahun 2022 mendatang," ujar Peony Tang.

Peony optimistis dengan dibangunnya apartemen The Parc, geliat ekonomi di Pondok Cabe akan kembali bergerak dan menjadi incaran investor dalam berinvestasi. Hal tersebut tampak dari dimulainya berbagai pembangunan infrastruktur yang di prakarsai pemerintah, terutama di kawasan Selatan Jakarta. Beberapa di antaranya adalah pembangunan jalan Tol Depok-Antasari melalui pintu Tol Andara dan Brigif dan jalan Tol Cinere-Jagorawi melalui Pintu Tol Cinere, serta pembangunan jalur MRT Fatmawati dan Lebak Bulus.

"Kawasan Pondok Cabe kini semakin diperhitungkan sebagai kawasan yang pertumbuhan ekonominya berkembang sangat pesat," kata Peony.

Peony juga optimistis kehadiran The Parc sebagai hunian co-living pertama di Indonesia akan menjadi angin segar bagi tren pertumbuhan properti di Indonesia, khusunya Jabodetabek. Apalagi, tren hunian co-living mejadi salah satu daya tarik bagi generasi milenial yang merupakan target market bagi SouthCity.

"Konsep co-living yang kami tawarkan berbeda dengan hunian lainnya. Kami memberi kesempatan bagi para penghuni untuk berkomunitas dan berkolaborasi, namun tetap mengutamakan kenyamanan, The Parc adalah hunian yang dirancang untuk mendukung kehidupan yang lebih baik. Ini adalah gagasan dari ide yang sudah ada, dirancang bagi kebutuhan generasi milenial yang cenderung menghargai keterbukaan, kolaborasi, jaring sosial, dan bisnis," tandas Peony Tang.

Associate Director SouthCity, Stevie Faverius Jaya, menambahkan, pihaknya memiliki harapan besar bagi perkembangan hunian di kawasan Pondok Cabe dengan dibangunnya The Parc Apartement. Apalagi, akses transportasi yang terkoneksi dengan berbagai macam model transportasi baik pribadi maupun publik yang dapat menghubungkan para penghuni ke pusat kota Jakarta maupun kota-kota lain di sekitar Jakarta, dan fasilitas yang disediakan juga menunjang kebutuhan penghuni yang mendambakan kepraktisan dan kenyamanan.

"Hal terpenting yang ditawarkan kepada pelanggan kami adalah living experience dengan area yang luas dan asri, serta didukung oleh kawasan superblok berfasilitas lengkap. Dan semua ini kami tawarkan dengan harga yang terjangkau dan cara bayar yang mudah bagi generasi milenial,” kata Stevie.

Menurut Stevie, sejak mulai dipasarkan Juni 2018 lalu, The Parc sudah terjual sekitar 75 persen dari total 391 unit di tower pertama, Summer Tower. "Kami targetkan penjualan hingga 100 persen di tahun ini dan selanjutnya kami akan memasarkan tower kedua,” pungkas Stevie.



Sumber: BeritaSatu.com