Semester I 2019, PLN Cetak Laba Bersih Rp 7,35 T
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 525.47 (1.05)   |   COMPOSITE 6359.21 (17.55)   |   DBX 1342.2 (24.26)   |   I-GRADE 184.288 (0.11)   |   IDX30 516.126 (0.48)   |   IDX80 138.807 (-0.08)   |   IDXBUMN20 408.536 (-3.29)   |   IDXESGL 142.044 (0.1)   |   IDXG30 145.076 (0.68)   |   IDXHIDIV20 455.222 (0.52)   |   IDXQ30 147.857 (0.41)   |   IDXSMC-COM 298.089 (2.63)   |   IDXSMC-LIQ 362.717 (0.35)   |   IDXV30 136.649 (-0.61)   |   INFOBANK15 1071.96 (2.67)   |   Investor33 444.599 (0.34)   |   ISSI 184.85 (-0.65)   |   JII 633.797 (-1.86)   |   JII70 223.435 (-0.82)   |   KOMPAS100 1241.07 (-1.22)   |   LQ45 967.658 (0.56)   |   MBX 1728.33 (0.25)   |   MNC36 329.04 (0.52)   |   PEFINDO25 326.697 (1.93)   |   SMInfra18 315.108 (-1.3)   |   SRI-KEHATI 378.138 (0.23)   |  

Semester I 2019, PLN Cetak Laba Bersih Rp 7,35 T

Senin, 23 September 2019 | 10:27 WIB
Oleh : Rangga Prakoso / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - PLN telah menerbitkan laporan keuangan semester 1 tahun 2019. Perusahaan berhasil membukukan profit sebesar Rp 7,35 triliun, meningkat pesat dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencatatkan rugi bersih sebesar Rp 5,35 triliun.

"Capaian ini didukung oleh peningkatan nilai penjualan tenaga listrik PLN sebesar Rp 6,29 triliun atau 4,95 persen sehingga menjadi Rp 133,45 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 127,16 triliun," kata Direktur Keuangan PLN, Sarwono Sudarto dalam keterangannya di Jakarta, Senin (23/9/2019).

Sarwono mengatakan sampai saat ini, pemerintah masih mempertahankan tarif listrik tidak naik guna menjaga daya beli masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Namun demikian, Pemerintah sesuai UU No.19 tahun 2003 terus berkomitmen mendukung kesehatan keuangan PLN untuk menjalankan Penugasan Public Service Obligation (PSO) dan ekspansi untuk Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan (PIK), melalui mekanisme kompensasi untuk recovery biaya penyediaan tenaga listrik dengan marjin yang wajar sehingga terdapat dana internal (internal fund) sebagai pendamping pinjaman investasi.

Pertumbuhan penjualan ini, kata Sarwono, berasal dari kenaikan volume penjualan menjadi sebesar 118,52 Terra Watt hour (TWh) atau naik 4,41 persen dibanding dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 113,52 TWh. Peningkatan konsumsi kWh juga didukung dari adanya kenaikan jumlah pelanggan di mana sampai dengan akhir Juni 2019 telah mencapai 73,62 juta atau bertambah 3,92 juta pelanggan dari akhir Juni 2018 sebesar 69,7 juta pelanggan. "Bertambahnya jumlah pelanggan ini juga mendorong kenaikan rasio elektrifikasi nasional yaitu dari 98,3 persen pada akhir tahun 2018 menjadi 98,81 persen pada 30 Juni 2019," ujarnya.

Seiring dengan meningkatnya penjualan maka volume produksi listrik juga naik yang menuntut kenaikan biaya usaha PLN di mana sampai dengan Juni 2019 naik sebesar Rp 10,08 triliun atau 7,08 persen menjadi Rp 152,51 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 142,43 triliun.

Komponen biaya usaha dengan kenaikan terbesar adalah beban pembelian dari listrik swasta yang mengalami kenaikan sebesar Rp3,62 triliun dari Rp37,8 triliun sampai dengan Juni 2018 menjadi Rp41,4 triliun sampai dengan Juni 2019, seiring dengan masuknya beberapa IPP baru untuk menyuplai daya ke PLN. Biaya bahan bakar masih mendominasi kontribusi biaya usaha yaitu 43 persen dari total biaya usaha, di mana biaya gas merupakan biaya bahan bakar terbesar meskipun output listriknya hanya berkontribusi 22 persen.

PLN tetap mengoptimalkan pembangkit berbahan bakar batu bara untuk mendongkrak efisiensi sejalan dengan dukungan pemerintah terkait harga maksimal batu bara untuk sektor kelistrikan. Kontribusi produksi listrik dari pembangkit batu bara sebesar 61 persen dari total produksi listrik nasional. Efisiensi operasi secara signifikan juga dilakukan secara berkelanjutan dengan mengurangi konsumsi BBM untuk pembangkit PLN, dan menggantinya dengan biofuel serta menambah pasokan listrik dari pembangkit lain yang berbiaya operasi lebih murah. Listrik dari pembangkit BBM (fuel mix) selama Semester I 2019 menurun signifikan menjadi 4,3 persen, lebih rendah dibanding akhir tahun 2018 sebesar 6 persen dan jauh lebih rendah dibanding akhir tahun 2014 sebesar 12 persen.

Selama 6 bulan pertama di tahun 2019 ini, PLN berhasil menambah kapasitas pembangkit sebesar 872,44 MW sehingga total kapasitas terpasang pembangkit di Indonesia menjadi 58.519 MW. PLN juga berhasil menambah jaringan transmisi 2.847 kilometer sirkuit (kms) menjadi 56.453 kms, dan menambah Gardu Induk sebesar 6.557 MVA menjadi 137.721 MVA. Hal ini untuk mendukung peningkatan penjualan PLN.

Penambahan kapasitas juga dilakukan disisi energi baru terbarukan (EBT), di mana pada semester 1 tahun 2019, PLN berhasil menambah 135 MW yang berasal dari EBT. Dengan penambahan ini maka total kapasitas pembangkit dari EBT yakni sebesar 7.266 MW

Selain itu, membaiknya laba PLN juga disebabkan menguatnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing khususnya US Dollar dan EUR yang mana sebagian besar pinjaman jangka panjang yang diperoleh PLN untuk pendanaan investasi terutama Program 35 GW dalam bentuk USD. Penguatan nilai tukar rupiah tersebut tentunya berdampak positif bagi hasil usaha PLN, yang mana PLN membukukan keuntungan selisih kurs pada Juni 2019 sebesar Rp5,04 triliun.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Harga Emas Antam Turun Tipis

Harga emas Antam di butik Pulogadung Jakarta, Rp 762.000 per gram, atau turun Rp 1.000.

EKONOMI | 23 September 2019

Pagi Ini, Rupiah Melemah ke Rp 14.077

Rupiah berada di level Rp 14.077,5 per dolar AS atau terdepresiasi 22,5 poin (0,16 persen).

EKONOMI | 23 September 2019

IHSG Dibuka Datar, Bursa Asia Cenderung Melemah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) datar di kisaran 6.231,4.

EKONOMI | 23 September 2019

Manajemen BTN Pastikan Proses Bisnis Berjalan Sesuai Prinsip GCG

Lebih dari 90% program FLPP yang didukung oleh BTN dilakukan dengan menerapkan prinsip GCG.

EKONOMI | 23 September 2019

Warga Pekanbaru Antusias Atasi Sampah dengan Mountrash

Aplikasi tersebut memberikan nilai tambah dalam mengatasi sampah.

NASIONAL | 23 September 2019

APRI Bantu Ketelusuran Rantai Pasok bagi Nelayan Rajungan

Pendataan nelayan ini sangat penting untuk program-program perbaikan perikanan.

NASIONAL | 23 September 2019

Terdaftar di OJK, ALAMI Tawarkan Investasi Aman dan Untungkan Masyarakat

Pembiayaan "peer-to-peer financing" syariah memiliki keunggulan lebih dari segi kepastian, keamanan serta risiko investasi yang cenderung lebih rendah.

EKONOMI | 23 September 2019

Pelaku Bisnis di Surabaya Desak Program Tol Laut Dievaluasi

Berbagai persoalan terkait pelaksanaan program tol laut belakangan mengemuka.

EKONOMI | 22 September 2019

Cegah Stunting, Kempupera Bangun Fasilitas Cuci Tangan di 12 Provinsi

Kempupera ikut cegah stunting.

EKONOMI | 22 September 2019

Bonus Demografi Jadi Momentum Lahirkan SDM Inovatif

Pemerintah prioritas pengembangan sumber daya manusia.

EKONOMI | 22 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS