2020, Pemerintah Alokasikan Rp 2 T untuk Pemindahan Ibu Kota

2020, Pemerintah Alokasikan Rp 2 T untuk Pemindahan Ibu Kota
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil, Gubernur Kaltim Isran Noor, dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, memberikan keterangan pers terkait rencana pemindahan Ibu Kota Negara di Istana Negara, Jakarta, Senin 26 Agustus 2019. ( Foto: Suara Pembaruan/Joanito De Saojoao )
/ WBP Senin, 23 September 2019 | 21:39 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro memastikan pemerintah telah menyiapkan anggaran pemindahan ibu kota sebesar Rp 2 triliun dalam RAPBN 2020.

"Sudah ada, totalnya sekitar Rp 2 triliun yang tersebar di beberapa kementerian," kata Bambang saat ditemui saat rapat kerja Badan Anggaran DPR RI dengan pemerintah membahas RAPBN 2020 di Jakarta, Senin (23/9/2019).

Bambang mengatakan anggaran pemindahan ibu kota sebesar Rp 2 triliun ini berada di lima atau enam kementerian/lembaga dan tidak terpusat di satu kementerian tertentu.

Sebelumnya, pemerintah memastikan kebutuhan dana untuk membangun ibu kota di Kalimantan Timur sebesar Rp 466 triliun. Sebanyak Rp 89,4 triliun atau 19,2 persen dana tersebut berasal dari APBN.

Sisanya, Rp 253,4 triliun atau 54,4 persen dari total kebutuhan dana dipenuhi melalui kerja sama pemerintah dan badan usaha dan Rp 123,2 triliun atau 26,4 persen berasal dari swasta.

Salah satu opsi pembiayaan tersebut dapat melalui pemanfaatan aset di Jakarta senilai Rp 1.123 triliun yang sudah tidak terpakai seperti gedung DPR atau kantor pemerintahan.

Pemanfaatan barang milik negara ini dapat menggunakan skema sewa, pinjam pakai, kerja sama pemanfaatan, bangun guna serah atau bangun serah guna serta kerja sama penyediaan infrastruktur.

Menurut rencana, pengelolaan aset ini akan menunggu tahapan pemindahan pegawai aparatur sipil negara yang mulai berjalan pada 2024.



Sumber: ANTARA