Kadin Dorong Pengembangan Industri Petrokimia Berbasis Metanol
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kadin Dorong Pengembangan Industri Petrokimia Berbasis Metanol

Sabtu, 28 September 2019 | 15:59 WIB
Oleh : Ridho Syukro / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia harus mengembalikan peran industri sebagai kunci pertumbuhan ekonomi dan lebih mengutamakan industri yang berbasis hulu, salah satunya industri petrokimia yang berbasis metanol. Industri petrokimia merupakan industri yang mempunyai peran sebagai pemasok bahan baku yang dibutuhkan industri lainnya.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perindustrian Johnny Darmawan mengatakan investasi di sektor petrokimia dalam waktu 20 tahun masih rendah, kondisi ini berdampak pada ketergantungan impor bahan baku yang cukup tinggi.

Saat ini, kapasitas produksi dalam negeri untuk bahan baku petrokimia baru mencapai 2,45 juta ton ,sementara itu kebutuhan dalam negeri mencapai 5,6 juta ton per tahun. Produksi dalam negeri baru memenuhi 47 persen kebutuhan domestik, sisanya 53 persen berasal dari impor.

Kondisi yang sama juga terjadi di industri metanol yang semakin meningkat, Indonesia baru memiliki satu produsen yang kapasitas produksinya mencapai 600.000 ton per tahun dan ketergantungan impor metanol juga tinggi.

Nilai impor metanol mencapai US$ 12 miliar atau setara Rp 174 triliun per tahun. Metanol merupakan senyawa intermediate yang menjadi bahan baku berbagai industri antara lain industri asam asetat, polyester, karet, resin sintetis, farmasi dan masih banyak lainnya.

“Dari sisi kepentingan ekonomi nasional, pengembangan industri kimia berbasis metanol sangat dibutuhkan dan bisa menciptakan kemandiran industri dan bisa memangkas defisit neraca perdagangan,” ujar dia dalam siaran persnya yang diterima Investor Daily, di Jakarta, Sabtu (28/9).

Beberapa produk turunan industri metanol seperti biodiesel dan dimetil eter merupakan bahan bakar altenatif yang bermanfaat, dengan demikian impor minyak Indonesia yang selama ini membebani neraca perdagangan bisa dikurangi dengan pengembangan industri metanol.

Industri metanol juga akan mendukung program pemerintah yaitu pengalihan dari bahan bakar berbasis BBM ke Biodiesel. Dengan berjalannya program B-20 ke B-30 ke B-100 maka diperkirakan pada tahun 2020 kebutuhan metanol akan meningkat menjadi 1,5 juta ton dan kondisi ini membutuhkan antisipasi dini melalui pengembangan industri metanol nasional.

Sejumlah tantangan pengembangan industri metanol adalah ketersediaan pasokan gas jangka panjang, harga gas yang kompetitif, insentif khusus hingga kawasan industri terpadu.

Dukungan yang diharapkan pelaku usaha dari pemerintah untuk mengembangkan industri kimia berbasis metanol adalah memastikan pasokan gas dengan harga yang lebih kompetitif.

Ketua Badan Kejuruan Kimia Persatuan Insiyur Indonesia Ricky Harmawan mengatakan gas merupakan unsur penting dalam pengembangan indusrti metanol, harga gas yang kompetitif pada kisaran US$ 3 per Mmbtu akan membuat produk yang dihasilkan lebih kompetitif.

Metanol merupakan produk petrokimia yang memilki produk turunan yang bermanfaat dan industri metanol juga membutuhkan insentif fiskal berupa pengurangan PPh Badan dan pembebasan bea masuk untuk mesin dan peralatan.



Sumber: Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

CSAP Tambah Gerai Baru di Surabaya

Pembukaan gerai didorong oleh potensi pasar di Jawa Timur.

EKONOMI | 28 September 2019

Pacu Kreativitas dan Inovasi, Kemperin Dukung Industri Modifikasi Kendaraan

Kemperin terus dukung tumbuhhnya modifikasi kendaraan.

EKONOMI | 28 September 2019

Menteri PUPR Dorong Peran Pasar Modal dalam Pembiayaan Pembangunan Jalan Tol

Menteri PUPR minta peran pasar modal dalam pembangunan jalan tol.

EKONOMI | 28 September 2019

Kempupera Raih BKN Award 2019

Terapkan merit system, Kempupera raih penghargaan.

EKONOMI | 28 September 2019

Kempupera Salurkan Bantuan Prasarana dan Air Bersih untuk Korban Gempa Ambon

Kempupera salurkan bantuan untuk korban gempa Ambon.

EKONOMI | 28 September 2019

Membidik Peluang Investasi Properti di Bali Barat

Properti di Bali menjadi salah satu prioritas yang sangat menjanjikan bagi para investor.

EKONOMI | 28 September 2019

Kamar Keluarga Tawarkan Peluang Passive Income

Kamar Keluarga membuka peluang bagi pemilik lahan maupun bangunan tidak terpakai untuk dijadikan passive income.

EKONOMI | 28 September 2019

Sepanjang 2019, Obligasi dan Sukuk di BEI Rp 87,7 T

Dengan pencatatan ini, maka total emisi obligasi dan sukuk di BEI berjumlah 417 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp 440,37 triliun.

EKONOMI | 28 September 2019

Sepekan Transaksi, Kapitalisasi Bursa Berkurang Rp 32 Triliun

IHSG turun sebesar 35 poin (0,55 persen) mencapai 6.196,889 dari 6.231,473 pada pekan sebelumnya.

EKONOMI | 28 September 2019

CIFOR: ISPO Harus Terbuka terhadap Pemantau Independen

Banyak forum dialog yang terbangun hanya berdasarkan kepentingan satu pihak, sehigga lahir dikotomi bahwa sawit akan menghabisi hutan.

EKONOMI | 28 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS