Jawa Akan Menjadi Pulau Urbanisasi

Jawa Akan Menjadi Pulau Urbanisasi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menggelar High Level Roundtable on Fostering Growth and Inclusion in Asia's Cities, di Gedung Kempupera, Jakarta, 30 September 2019 ( Foto: Beritasatu.com / Herman )
Herman / FMB Senin, 30 September 2019 | 20:51 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono mengungkapkan, saat ini urbanisasi tidak lagi dipandang sebagai beban atau masalah, melainkan bisa menjadi mesin pertumbuhan ekonomi. Namun hal tersebut hanya bisa dicapai apabila terpenuhinya tiga syarat utama, yakni direncanakan dengan baik, regulasi yang benar dan dibiayai dengan cukup.

"Saat ini urbanisasi tidak lagi dipandang sebagai beban atau masalah. Syaratnya tiga, yaitu direncanakan dengan baik, diregulasi dengan benar dan dibiayai dengan cukup. Tiga hal itu justru akan memengaruhi keberhasilan urbanisasi sebagai engine of growth (mesin pertumbuhan),” kata Basuki Hadimuljono saat membuka High Level Roundtable on Fostering Growth and Inclusion in Asia's Cities, di gedung Kempupera, Jakarta, Senin (30/9/2019).

Basuki juga menyebut Pulau Jawa akan menjadi urbanized island atau pulau urbanisasi. "Ke depan mungkin bukan lagi urbanisasi di perkotaan. Jawa ini sudah jadi urbanized island. Mungkin tidak sampai lima tahun kalau jaringan tol sudah tersambung,” tuturnya.

Meski Mahal, Sopir Truk Akui Tol Trans Jawa Hemat Waktu Perjalanan

Ditambahkan Basuki, dengan jaringan Tol Trans Jawa bagian utara, Merak, Jakarta, Pekalongan, Semarang, Solo, hingga ke Surabaya sampai Pasuruan, hal tersebut menurutnya telah mengubah perilaku penduduk Jawa dan juga perilaku ekonominya.

“Orang di Tulung Agung sekarang sudah mengirim ke Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya. Tidak hanya sekali sehari, tetapi minimal dua kali sehari. Orang di Malang bisa sarapan pecel Madiun setiap sabtu pagi. Sampai bongkar muat barang untuk Jakarta sekarang tidak harus di Tanjung Priok karena biayanya lebih mahal. Sekarang sudah banyak yang bongkar di Tanjung Mas Semarang, dibawa ke Jakarta dengan delivery time yang sudah pasti dan cost yang lebih kecil,” ungkap Basuki.

Ia juga bercerita kalau Tol Trans Jawa telah membuat perjalanan menjadi lebih cepat dan praktis dibandingkan jika menggunakan moda transportasi lain.

"Istri saya besok ada acara Hari Batik di Solo, kemudian ke Cirebon. Sekarang ini dihitung. Kalau naik kereta api, dari Solo langsung Cirebon itu enam jam. Kalau dari Solo ke Semarang 1,5 jam, Semarang-Cirebon kereta empat jam. Itu sudah 5,5 jam. Dengan langsung dari Solo ke Cirebon menggunakan jalan tol, tidak lebih dari empat jam. Daerah lain nantinya juga akan tersambung jalan tol. Bisa dibayangkan Jawa akan menjadi urbanized island. Ini pasti akan mengubah perilaku kita semua," ujar Basuki.

Ditambahkan Kepala Badan Pengembangan Infrastuktur Wilayah Kempupera, Hadi Sucahyono, urbanisasi memang perlu dikelola dengan baik karena tidak dapat dihindari. Ia juga sepakat bahwa urbanisasi perlu dilihat sebagai peluang, bukan ancaman.

“Perlu pembangunan perkotaan dan permukiman yang inklusif dengan melibatkan berbagai stakeholders mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kota, masyarakat swasta dan lembaga donor. Selain itu juga perlu pembangunan wilayah perkotaan secara inklusif yang lintas batas administrasi kota,” kata Hadi.

Menhub: Tol Trans Jawa Bangkitkan Ekonomi Daerah

Di sisi lain, Sekretaris Jenderal Kempupera Anita Firmanti mengungapkan, pembangunan infrastrutur dan juga fasilitas umum lainnya yang saat ini gencar dilakukan oleh pemerintahdi berbagai daerah juga merupakan salah satu upaya untuk menekan urbanisasi yang semakin tinggi di dalam pulau Jawa.

"Saya kira kalau kita lebih banyak membangun jalan, sarana dan prasarana ditingkatkan, orang tidak perlu lagi pergi ke kota. Misalnya dia bekerja di Jakarta tetapi tidak harus tinggal di Jakarta karena akses jalannya dan juga transportasi publiknya memungkinkan untuk pulang pergi. Kalau di kampung sudah bisa bekerja, anaknya sudah bisa sekolah dengan baik, kemudian juga fasilitas kesehatan memungkinkan, untuk apa lagi jauh-jauh ke kota," ungkap Anita.

Resmikan Tol Trans Jawa, Jokowi Dorong Pertumbuhan Industri



Sumber: BeritaSatu.com