Kuartal III, Penyaluran Pinjaman Akseleran Tumbuh 208%

Kuartal III, Penyaluran Pinjaman Akseleran Tumbuh 208%
CEO & Co-Founder Akseleran, Ivan Tambunan ( Foto: Herman / Istimewa )
Herman / MPA Rabu, 2 Oktober 2019 | 20:00 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.Com – Di usianya yang genap dua tahun sebagai Fintech Peer to Peer (P2P) lending di Indonesia, Akseleran mencatatakan pertumbuhan 208% pada kuartal ketiga 2019 dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Selama periode Juli hingga September 2019, total pinjaman yang disalurkan mencapai sekitar Rp 200 miliar kepada sekitar 150 pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).

CEO & Co-Founder Akseleran, Ivan Tambunan menyampaikan, pertumbuhan yang terjadi ini sejalan dengan fokus Akseleran untuk terus menyalurkan pinjaman produktif kepada UKM menengah yang berbasiskan produk invoice financing dan pre-invoice financing. Ke depan, Akseleran bakal terus menggenjot partnership untuk skema supply chain financing.

“Untuk invoice financing dan pre-invoice financing memberikan kontribusi hingga 90% dari total pinjaman. Khusus penyaluran pinjaman mikro, bisa melalui online merchant financing di mana Akseleran sudah bekerja sama dengan Bukalapak dan Tokopedia,” ujar Ivan Tambunan dalam keterangan resminya yang diterima Beritasatu.com, Rabu (2/10/2019).

Ivan mengungkapkan, saat ini rata-rata pinjaman yamg disalurkan Akseleran sudah menembus angka Rp 70 miliar tiap bulannya. Melihat geliat pertumbuhan di kuartal ketiga 2019, Ivan optimistis Akseleran mampu merealisasikan total pinjaman sebesar Rp 1,1 triliun secara kumulatif di akhir periode Desember 2019.

“Hingga 30 September sudah teralisasi sekitar 60% dan di Oktober kami bakal kejar agar bisa menembus Rp 900 miliar. Semakin meningkatnya pinjaman produktif yang kami salurkan kepada UKM tetap kami jaga kualitas aset agar tingkat NPL dapat tetap di bawah 1% dari total penyaluran di akhir tahun ini,” terangnya.

Selama dua tahun beroperasi di Indonesia, Ivan mengatakan penyaluran pinjaman dari Akseleran juga sudah merambah ke luar Pulau Jawa. Pada kuartal ketiga 2019, pemberian pinjaman Akseleran didominasi untuk pelaku UKM di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, Sumatera Utara, Jawa Tengah, Yogyakarta, Kepualuan Riau, Bali, dan Kalimantan Timur.

--



Sumber: BeritaSatu.com