Melemahnya Bursa Global Menular ke IHSG

Melemahnya Bursa Global Menular ke IHSG
Ilustrasi IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Faisal Maliki Baskoro / FMB Kamis, 3 Oktober 2019 | 09:20 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,6 persen ke kisaran 6.020,49 pada awal perdagangan hari ini, Kamis (3/10/2019).

Menurut analis Mirae Asset Sekuritas Hariyanto Wijaya, IHSG merosot -1,4 persen ke level terendah sejak 6 Agustus pada hari Rabu dipimpin oleh penurunan di sektor bank. Saham-saham perbankan (kecuali BBCA) turun di tengah pertumbuhan laba bersih yang berasal dari segmen bisnis bank saja sedikit melambat pada bulan Agustus. Asing membukukan penjualan bersih Rp 270 miliar di pasar reguler.

"Kami perkirakan IHSG akan diperdagangkan mixed cenderung turun hari ini karena sentimen negatif dari melambatnya aktivitas manufaktur AS," kata dia.

Indeks AS ditutup turun tajam pada hari Rabu dengan saham teknologi dan bank merupakan yang terdalam penurunanannya, setelah data AS menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja swasta melambat lebih dari yang diharapkan pada bulan September dan aktivitas manufaktur mengalami kontraksi paling dalam selama lebih dari satu dekade. ADP menunjukkan 135.000 pekerjaan baru di sektor swasta pada bulan September, yang lebih rendah dari ekspektasi dan angka Agustus. Aktivitas manufaktur AS turun ke level terlemah sejak Juni 2009. FTSE 100 di London mengalami penurunan paling signifikan sejak 2016 setelah Perdana Menteri Boris Johnson memperingatkan "hard Brexit". Aset yang dianggap safe haven menguat, dengan harga emas COMEX naik 1,1 persen menjadi USD1,497.70/ons.

Saham-saham unggulan yang tergabung dalam Investor33 turun 0,9 persen ke kisaran 437,42, indeks LQ45 turun 0,8 persen ke kisaran 934,24, JII turun 0,6 persen 668,55.

Sektor agri turun 0,5 persen, industri dasar turun 0,9 persen, konsumsi turun 0,6 persen, keuangan turun 0,7 persen, infrastruktur turun 0,2 persen, manufaktur turun 0,8 persen, tambang naik 0,1 persen, aneka industri turun 1,3 persen, properti turun 0,5 persen, perdagangan turun 0,3 persen.

Di bursa Asia hari ini, Nikkei 225 turun 2,2 persen ke 21.299,67, Topix Index Tokyo turun 2,14 persen ke 1.562,18, Hang Seng Hong Kong turun 0,85 persen ke 25.822,07, S&P/ASX 200 Australia turun 2,04 persen ke 6.504,5, Straits Times Index Singapura turun 0,89 persen ke 3.075,92.

Di penutupan Wall Street sebelumnya, Dow Jones Industrial Average turun 1,86 persen ke 26.078,62, S&P 500 turun 1,79 persen ke 2.887,61, Nasdaq turun 1,56 persen ke 7.785,25, NYSE turun 1,77 persen ke 12.608,43.



Sumber: BeritaSatu.com