BPK Perkuat Kapasitas Pemeriksaan Kinerja Melalui Dialog dengan ANAO

BPK Perkuat Kapasitas Pemeriksaan Kinerja Melalui Dialog dengan ANAO
Wakil Ketua BPK Bahrullah Akbar didampingi Kabiro Humas bersama delegasi ANAO ( Foto: Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) )
/ ANA Kamis, 10 Oktober 2019 | 11:04 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyelenggarakan Senior Management Dialogue (SMD) dengan Australian National Audit Office (ANAO) dalam rangka memperkuat kapasitas pemeriksaan kinerja.

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari pada 8-9 Oktober 2019 itu bertujuan untuk membahas beberapa isu pemeriksaan terkini di kedua institusi, di antaranya partnership procurement and ensuring value for money, penjaminan mutu pada pemeriksaan kinerja serta pemeriksaan kepatuhan.

Mengawali rangkaian SMD tersebut, Wakil Ketua BPK Bahrullah Akbar menerima delegasi ANAO dalam courtesy meeting di Kantor Pusat BPK, Jakarta. Delegasi ANAO dipimpin oleh Ms. Jane Meade (Group Executive Director of Professional Services and Relationships) dengan didampingi oleh Ms. Deborah Jackson (Executive Director of Performance Audit Group), dan Mr. Kristian Gage (Senior Advisor ANAO).

Dalam kesempatan courtesy meeting tersebut, Bahrullah menyampaikan apresiasi atas kerja sama BPK dengan ANAO yang telah terjalin lebih dari 13 tahun, terutama dalam pengembangan kapasistas pemeriksaan dan kelembagaan.

Secara khusus, Bahrullah juga mengucapkan terima kasih atas asistensi yang diberikan oleh ANAO dalam pengembangan pemeriksaan kinerja. Rangkaian kegiatan SMD ini diharapkan dapat berjalan dengan baik dan membawa manfaat bagi kedua institusi.

Sementara itu, Delegasi ANAO yang diwakili oleh Ms. Jane Meade juga menyampaikan terima kasih atas komitmen kerja sama kedua institusi, dimana kedua institusi dapat saling berbagi pengetahuan dan pengalamannya dalam bidang pemeriksaan.

ANAO berharap dapat belajar mengenai pemeriksaan kepatuhan dari BPK, karena saat ini ANAO sedang mengembangkan pemeriksaan tersebut. Ia mengharapkan agar kerja sama baik yang telah terjalin selama ini dapat dilanjutkan di masa depan.

Seusai courtesy meeting, agenda hari pertama SMD adalah dialog mengenai metoodologi pemeriksaan kepatuhan di kedua institusi. Selanjutnya, pada hari kedua, akan dilaksanakan diskusi mengenai pengadaan terkait proyek infrastruktur berskala besar melalui pengadaan publik-swasta. Delegasi ANAO dan BPK akan membahas pendekatan pemeriksaan yang digunakan oleh kedua Supreme Audit Institutions (SAI), serta bagaimana menilai dan mengevaluasi value for money dari perspektif pemeriksaan.

Sementara dalam diskusi terakhir yaitu mengenai penjaminan mutu, pihak ANAO membagikan framework penjaminan mutu baru yang sedang diinisisasi oleh institusi mereka, antara lain dengan penggunaan root caused analysis.



Sumber: BeritaSatu TV