Inkubator Bisnis IPB Terima Award dari ICSB Indonesia

Inkubator Bisnis IPB Terima Award dari ICSB Indonesia
International Council for Small Business (ICSB) Indonesia memberikan apresiasi kepada Inkubator Bisnis (IncuBie) Institut Pertanian Bogor. ( Foto: Ist )
Heriyanto / HS Kamis, 10 Oktober 2019 | 18:00 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Inkubator Bisnis (IncuBie) Institut Pertanian Bogor menerima award dari International Council for Small Business (ICSB) Indonesia. Pemberian apresiasi dari ICSB Indonesia Presidential Award 2019 kepada Inkubator Bisnis IPB karena dedikasi dan komitmen dalam mendukung kemajuan usaha kecil menengah (UKM).

Direktur Kawasan Sains Teknologi dan Inkubator Bisnis IPB Rokhani Hasbullah dalam keterangan tertulisnya di Bogor, Jawa Barat, Rabu (10/10) menjelaskan dedikasi dan komitmen dalam mendukung kemajuan UKM menjadi pertimbangan ICSB Indonesia memberikan apresiasi dan penghargaan tersebut.

Adapun penganugerahan ICSB Indonesia Presidential Award diserahkan Wali Kota Bogor Bima Arya yang diterima langsung oleh Rokhani Hasbullah dengan disaksikan oleh Chairman ICSB Indonesia Hermawan Kartajaya di Bogor pada Senin (7/10) lalu.

Sebagai informasi, ICSB adalah sebuah organisasi nonprofit dunia yang mempunyai tujuan melanjutkan pendidikan manajemen bagi pengusaha dan usaha kecil menengah. Dewan ini didirikan pada tahun 1956 untuk membantu meningkatkan pengetahuan dari usaha kecil menengah untuk sukses dan memberikan dampak ekonomi dan sosial bagi kemakmuran negara.

Rokhani menjelaskan ICSB Indonesia Presidential Award 2019 kepada Inkubator Bisnis IPB untuk kategori researcher/academician yang sudah diimplementasikan. Inkubator Bisnis IPB secara konsisten menyelenggarakan program inkubasi UKM sejak tahun 1994.

“Hingga saat ini telah menghasilkan sebanyak 265 perusahaan/startup. Inkubator Bisnis IPB telah merancang dan mengimplementasikan program inkubasi bisnis bagi tenant (perusahaan) selama 1-3 tahun. Selain itu, program akselerasi bisnis untuk mempercepat pengembangan bisnis tenant dan para pelaku UKM,” ujarnya.

Dikatakan, program inkubasi meliputi kegiatan pendampingan setiap hari (day-to-day) dalam hal teknis produksi, legalitas usaha, ijin edar produk, manajemen usaha, promosi dan pemasaran, fasilitasi pembiayaan dan business matching. Program akselerasi bisnis merupakan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan layanan program pengembangan bisnis melalui training, coaching, mentoring dan business matching (membangun kerja sama) melalui kolaborasi dengan mitra industri maupun lembaga permodalan.

“Program inkubasi bisnis selama tiga tahun secara signifikan mampu meningkatkan jumlah mitra, tenaga kerja, omset dan valuasi bisnis dari UKM peserta inkubasi,” jelasnya.

Dia berharao, dengan program inkubasi bisnis akan tercipta ekosistem inovasi yang pada akhirnya dapat menumbuh-kembangkan UKM yang inovatif, mandiri dan berdayasaing di tingkat global.



Sumber: Suara Pembaruan