Sebulan Dirilis, Volume Dagang Bursa Kripto Zipmex Rp 67 M

Sebulan Dirilis, Volume Dagang Bursa Kripto Zipmex Rp 67 M
Platform perdagangan aset kripto di Zipmex.co.id. ( Foto: Dok Zipmex )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Senin, 14 Oktober 2019 | 08:26 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sejak diluncurkan awal September 2019 lalu, platform bursa kripto Zipmex yang berbasis di Singapura telah mencapai volume perdagangan lebih Rp 67 miliar dari trader kripto Indonesia. Zipmex saat ini menerima rupiah dari para pengguna untuk memperdagangkan sejumlah aset kripto, termasuk Bitcoin (BTC), Ether (ETH), EOS, Ripple (XRP) dan Litecoin (LTC).

Pendiri dan CEO bursa kripto Zipmex, Marcus Lim mengatakan langkah Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perdagangan (Kemdag) dan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) yang menggolongkan Bitcoin sebagai komoditas (aset kripto), turut mendorong perluasan yang lebih cepat bagi pasar aset kripto di Indonesia. “Indonesia sejatinya sudah sangat siap mengadopsi perdagangan aset kripto. Zipmex menyediakan bursa kripto yang aman, cepat dan terjamin bagi pengguna dari Indonesia. Penarikan rupiah pun dipermudah dan dengan harga BTC yang kompetitif,” jelas Marcus Lim dalam keterangan yang diterima redaksi Senin (14/10/2019).

Marcus Lim mengatakan, Zipmex bermitra dengan PT ALTO Network guna mempermudah penarikan rupiah dari Zipmex ke rekening bank pengguna Indonesia. PT ALTO Network mengelola jaringan ATM ALTO yang beroperasi di Indonesia. "ALTO menghubungkan antarbank dalam transaksi keuangan," kata Marcus Lim.

Zipmex juga bermitra dengan badan-badan industri dan keuangan terkait agar bisa menjadi bursa kripto terkemuka di Asia Pasifik. "Peraturan oleh Pemerintah Indonesia terhadap aser kripto, menurut kami sebagai penanda adanya peralihan pandangan terhadap aset kripto, dari pinggiran ke arus utama pasar investasi.," kata Marcus Lim.

Zipmex mengumpulkan data volume perdagangan dari beberapa bursa-bursa kripto besar. Tersedia juga layanan over the counter (OTC) agar pengguna bisa memperoleh likuiditas dan harga yang lebih kompetitif dibandingkan dengan bursa kripto lain yang beroperasi di Indonesia.

Zipmex diluncurkan di Indonesia bulan lalu, menyusul perluasan terbaru yang dilakukan Zipmex di pasar Australia. Guna menegaskan visi Zipmex sebagai bursa kripto terbesar di Asia Pasifik, Zipmex meluncurkan fitur audit, penyimpanan dan asuransi keamanan yang didukung oleh emas dalam bentuk token.

Zipmex juga telah menerima dukungan dari berbagai pemimpin di industri keuangan Asia. Anggota Dewan Penasihat Zipmex terdiri dari Dr Sathit Limpongpan, Mantan Kepala Bursa Efek Thailand dan Profesor Dr Chaiya Yimwilai, Wakil Menteri untuk Wakil Perdana Menteri Thailand. Saat ini Zipmex mengembangkan keamanan multi-approval di platform-nya untuk mematuhi standar keamanan dengan tingkat yang tinggi. Selain itu, Zipmex juga akan memberikan layanan asuransi 100 persen bagi aset-aset kripto.



Sumber: BeritaSatu.com