Trihamas Finance Raih Fasilitas Kredit dari DEG Rp 230 Miliar

Trihamas Finance Raih Fasilitas Kredit dari DEG Rp 230 Miliar
Direktur Utama PT Trihamas Finance Gerardus Djudju Kusmo (kedua dari kanan), (kiri ke kanan) Hatif Tarnama, Agus Mulyana, Jeroen Kingma, Johannes Heickmann, Tri Sumbaryanto berfoto bersama, usai menandatangani Perjanjian penyaluran kredit sebesar Rp 230 miliar dengan Deutsche Investitions- und Entwicklungsgesellschaft (DEG) ( Foto: ist/Trihamas / ist/Trihamas )
Parluhutan / PAR Senin, 21 Oktober 2019 | 12:33 WIB

Jakarta – PT Trihamas Finance menandatangani perjanjian kredit dengan Deutsche Investitions-und Entwicklungsgesellschaft (DEG) senilai Rp 230 miliar. Dana tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung bisnis pembiayaan pereroan bagi sektor-sektor produktif tahun ini.

DEG merupakan sebuah Institusi Keuangan dan Pembangunan yang didirikan dan berkantor pusat di Koln, Jerman. DEG merupakan anak usaha KfW Banking Group, yaitu sebuah bank pembangunan Jerman.

Direktur Utama Trihamas Gerardus Djudju Kusmo mengatakan, fasilitas pinjaman tersebut dalam bentuk mata uang rupiah, meskipun DEG sendiri merupakan perusahan asing. Penandatanganan fasilitas pinjaman tersebut dilaksanakan kedua perusahaan pada 1 Oktober 2019

“Fasilitas pinjaman dalam bentuk mata uang rupiah tersebut akan sangat menguntungkan Trihamas Finance, karena perseroan akan terhindar dari risiko fluktuasi mata uang. Sedangkan bagi DEG, fasilitas ini sebuah terobosan, karena untuk pertama kali dalam sejarah, DEG memberikan fasilitas pinjaman dalam mata uang rupiah kepada debiturnya,” ujarnya di Jakarta, belum lama ini.

Dia menambahkan, pemberian pinjaman ini juga dilandasi atas kesamaan visi dan misi kedua perusahaan untuk menyalurkan kredit kepada sektor produktif. Hal ini diharapkan membawa manfaat ekonomi berkelanjutan bagi debitur maupun lingkungan sekitarnya. Pemberian fasilitas ini juga didasarkan atas kapasitas dan kemampuan Trihamas Finance dalam memenuhi berbagai persyaratan dari DEG.

“Fasilitas pinjaman ini juga melengkapi variasi sumber pendanaan kami. Selama ini, sumber pembiayaan perseroan berasal dari pinjaman bank BUMN dan bank swasta nasional yang sudah berjalan lebih dari 25 tahun. Bank nasional telah mengucurkan pendanaan secara kontinu, karena perseroan memiliki pengalaman dan kemampuan dalam menyalurkan kredit secara hati-hati dan menguntungkan,” terangnya.

Trihamas Finance memfokuskan pembiayaan kendaraan komersial dalam 25 tahun berkiprah. Perusahaan telah menyalurkan kredit kepada lebih dari 100.000 nasabah yang tersebar di hampir 50 cabang dan sebagian telah melakukan repeat customers. “Ini menjadi potensi pembiayaan yang akan terus menjaga kualitas portofolio perusahaan,” terangnya.

Tahun ini, Trihatma membidik membidik peningkatan laba bersih menjadi Rp 60-70 miliar dan pertumbuhan aset menjadi Rp 2,1 triliun. “Trihamas Finance akan berupaya untuk tumbuh secara sehat dan steady ke depan. Perseroan juga akan tetap menjaga tingkat profitabilitas dan solvabilitas. Kami juga menjafa infrastruktur sistem, operasional, sumber daya manusia, pengelolaan risiko, manajemen kredit, dan penagihan juga dengan baik, guna menopang pertumbuhan ke depan,” ujarnya.

Perseroan juga akan terus menjaga komitmen dan kelancaran kewajiban kepada seluruh krediturnya. Hal ini diharapkan meningkatkan kepercayaan para kreditur, termasuk DEG, sehingga fasilitas pinjaman yang bakal dikucurkan akan meningkat ke depan.

Sebelumnya, Trihamas sebelumnya telah meraih pinjaman berbentuk uncomitted loan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI). Pinjaman yang dikucurkan untuk ketujuh kalinya ini bernilai Rp 600 miliar.(hut)



Sumber: Investor Daily