Kasus Stunting di Indonesia Masih Tinggi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kasus Stunting di Indonesia Masih Tinggi

Senin, 21 Oktober 2019 | 19:31 WIB
Oleh : Vento Saudale / WBP

Bogor, Beritasatu.com-Kasus stunting atau gagal tumbuh pada anak balita di Indonesia masih tinggi dan belum menunjukkan perbaikan signifikan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menempatkan Indonesia sebagai negara ketiga dengan kasus tertinggi di Asia. Berdasarkan data riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2019, angka stunting di Indonesia mencapai 30,8 persen. Sementara target WHO, angka stunting tidak boleh lebih dari 20 persen.

“Angka 30,8 persen itu tinggi. Pemerintah sendiri menargetkan untuk menurunkan hingga di bawah 20 persen, itu perlu upaya yang lebih keras. Kalau enggak bersama-sama mungkin akan kewalahan,” ujar Ketua Umum PB IDI Daeng M Faqih di sela Penyuluhan Kesehatan tentang Stunting dan Kesehatan Reproduksi Remaja IDI di Taman Ekspresi Kota Bogor, Minggu, (20/10/2019).

Menurut Faqih, ada dua penyebab kasus stunting di Indonesia tinggi. Pertama, pola asuh orangtua yang salah mengenai asupan gizi. Kedua, kondisi perekonomian orangtua yang masuk dalam kategori miskin. Saat ini, kasus stunting sendiri paling banyak dijumpai di wilayah Indonesia bagian timur. “Artinya stunting itu masalah SDM Indonesia, kalau angka stunting tinggi, kita mewariskan generasi muda yang menjadi beban, bukan yang membangun bangsa,” ucap Daeng M Faqih.

Dalam menekan angka stunting, IDI mendorong pemerintah lebih gencar mengintervensi pola asuh asupan gizi orangtua kepada anak. Selain itu, intervensi kepada anak yang tumbuh remaja, saat akan menikah, dan akan melahirkan juga perlu dilakukan. Jika memang anak terindikasi stunting, orangtua perlu segera berobat ke pelayanan kesehatan terdekat agar stunting anak tidak berlarut-larut.

“Pola asuh itu penting, di situlah makna srategisnya. Upaya pencegahan sebenarnya yang paling murah. Kalau sudah lahir stunting susah sekali menanganinya,” ujar Daeng M Faqih.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Top 10 Market Cap, HMSP dan ICBP Melonjak

PT ICB Indofood Sukses Makmur Tbk (ICBP) menguat Rp 125 (1,1 persen) mencapai Rp 11.400 dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp 134,9 triliun.

EKONOMI | 21 Oktober 2019

Sah! Agung Firman Sampurna Jadi Ketua BPK

Agus Joko Pramono ditunjuk sebagai wakil ketua BPK.

EKONOMI | 21 Oktober 2019

Apjati Sambut Positif Visi Presiden Prioritaskan Pembangunan SDM

Hanya dengan SDM unggul suatu bangsa bisa maju dan mampu bersaing dengan negara lain.

EKONOMI | 21 Oktober 2019

Rupiah Ditutup Positif di Kisaran Rp 14.080

Rupiah berada di level Rp 14.080,5 per dolar AS atau terapresiasi 67 poin (0,47 persen).

EKONOMI | 21 Oktober 2019

Pasar Menerka-nerka Kabinet, IHSG Ditutup Menguat Tipis

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,1 persen ke kisaran 6.198,99.

EKONOMI | 21 Oktober 2019

Pacu Manufaktur, Ciptakan Produk Ekspor Berdaya Saing

Struktur ekonomi Perlu diubah agar tidak lagi bertumpu pada barang-barang komoditas.

EKONOMI | 20 Oktober 2019

Pengendalian Impor Migas Harus Diperkuat

Meningkatkan produksi migas melalui pemberian insentif yang besar.

EKONOMI | 20 Oktober 2019

Defisit Neraca Perdagangan Tantangan Besar Pemerintah Baru

Ketergantungan impor migas yang cukup dominan juga menjadi biang keladi defisitnya neraca perdagangan.

EKONOMI | 21 Oktober 2019

Ini Pengganti Nadiem Makarim di Gojek

Andre Soelistyo, Presiden Gojek Grup dan Kevin Aluwi, co-founder Gojek akan berbagi tanggung jawab untuk menjalankan perusahaan sebagai co-CEO.

EKONOMI | 21 Oktober 2019

Trihamas Finance Raih Fasilitas Kredit dari DEG Rp 230 Miliar

Trihamas Finance menandatangani perjanjian kredit dengan Deutsche Investitions-und Entwicklungsgesellschaft (DEG) senilai Rp 230 miliar.

EKONOMI | 21 Oktober 2019


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS