Order Ekspor Meningkat, Sky Energy Genjot Produksi

Order Ekspor Meningkat, Sky Energy Genjot Produksi
Ilustrasi panel surya (Foto: istimewa)
Harso Kurniawan / HK Senin, 21 Oktober 2019 | 21:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Sky Energy Indonesia Tbk (JSKY) terus menggenjot produksi modul surya guna memenuhi permintaan ekspor yang semakin meningkat.

Head of International Sales Department Sky Energy Carolus Boromeus menuturkan, saat ini, perseroan telah mengantongi order ekspor modul surya dengan total kapasitas produksi 130 megawatt (MW). Order ini berasal dari pelanggan lama dan beberapa permintaan baru yang diperoleh dalam ajang Solar Power International Exhibition 2019 di Amerika Serikat (AS), beberapa pekan lalu.

“Permintaan berkapasitas 130 MW akan kami produksi secara bertahap. Tahun ini, kami produksi 30 MW dahulu, sedangkan sisanya akan diproduksi tahun depan. Sebagian besar produk itu akan diekspor ke beberapa perusahaan di AS,” ungkap Carolus di Jakarta, Senin (21/10/2019).

Dari total permintaan sebesar 130 MW, kata dia, sebanyak 50% untuk produk J-Leaf dan J-Feather, 30% untuk modul surya kecil berkapasitas di bawah 200 watt, serta 20% untuk modul surya fleksibel.

Menurut dia, kapasitas produksi perseroan untuk pasar ekspor hingga akhir 2019 diperkirakan mencapai 48 MW, meningkat hampir dua kali dari 2018 sebanyak 25 MW. Jika terealisasi, pendapatan ekspor perseroan tahun ini pun diproyeksikan mencapai Rp 260 miliar, atau meningkat dua kali lipat dari 2018 sebesar Rp 130 miliar.

Direktur Utama Sky Energy Jackson Tandiono menuturkan, perseroan berkomitmen menyediakan kebutuhan modul surya bagi pasar domestik, meski permintaan pasar ekspor tinggi. “Tahun depan, target pendapatan Sky Energy dari penjualan ekspor dan domestik diproyeksikan Rp 1 triliun,” kata Jackson. 



Sumber: Investor Daily