Pertamina Power Indonesia Bidik Sejumlah Proyek Bergengsi
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

Pertamina Power Indonesia Bidik Sejumlah Proyek Bergengsi

Selasa, 22 Oktober 2019 | 10:49 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Direktur dan CEO Pertamina Power Indonesia (PPI), Ginanjar, menyatakan, pihaknya selalu melandaskan kerja sama antar perusahaan maupun antar bangsa dalam posisi yang setara. Kolaborasi yang terbangun tidak atas dasar superioritas. Antar bangsa maupun perusahaan memiliki rasa hormat dalam menjalankan kolaborasi bisnisnya. Contohnya proyek di Bangladesh.

Baca Juga: Kolaborasi PPI dan IP Garap IPP Jawa-1

Kolaborasi tersebut diinisiasi oleh Pertamina Power Indonesia (PPI) dan partner lokal. Seiring berjalannya waktu, turut mengundang anggota konsorsium ketiga untuk bergabung, yaitu satu perusahaan Jepang. Dalam dinamikanya, berkali PPI mendapat pertanyaan dan harus menangani upaya-upaya mengecilkan peran dan bagian partner lokal oleh partner yang lain. Sering ada pertanyaan mengenai pelibatan partner lokal. Ia mengatakan dengan jawaban yang simpel, yakni perusahaan tersebut telah memperkenalkan PPI dengan Bangladesh.

"Secara etika dan moral, kita tidak bisa hanya mengambil manfaat dari orang lain dan meninggalkan mereka pada saat kita merasa lebih besar dan tidak lagi membutuhkan mereka,” kata Ginanjar dalam keterangan persnya yang diterima Beritasatu.com, Selasa (22/10/2019).

Ilustrasi Pembangkit Listrik

Baca Juga: PLN Siapkan Lima Lapis Pasokan Listrik

Ginanjar menyebutkan, Bangladesh merupakan proyek yang bagus, baik dari segi keekonomian maupun kontrak Power Purchase Agreement (PPA). Namun, menurutnya, pihaknya harus merestrukturisasi terlebih dulu. "Ada beberapa isu critical yang harus diselesaikan supaya proyek dalam kondisi baik dan berjalan mulus ke depannya,” jelasnya.

Selain proyek tersebut, kata Ginanjar, ada 2 proyek lainnya yang menjanjikan, yakni proyek renewable. "Ini adalah energi masa depan yang menantang dan wajib untuk perusahaan tekuni," tambahnya.

Ginanjar menyebutkan, proyek lainnya tersebut adalah perusahaan masuk dan mengembangkan kawasan ekonomi atau kawasan industri. "Kita ciptakan pasar. Pada saat ekonomi mengalami pelambatan, kita justru harus menciptakan pasar untuk mendorong ekonomi kembali ke track," kata Ginanjar.

Adapun proyek berikutnya yang akan digarap perseroan adalah Proyek Strategis Nasional (PSN) Tanggamus dan Bintuni. Dalam kesempatan tersebut, perusahaan sudah mengirimkan surat ke Kementerian Perindustrian (Kemperin) mengenai minat pengembangan Proyek Petkim Bintuni. Adapun proyek di luar negeri lainnya yang potensial digarap adalah Myanmar dan Vietnam.

Ginanjar mengatakan ada beberapa calon mitra mengajak Pertamina Power Indonesia ke Myanmar dan Vietnam. "Myanmar sangat menarik untuk perusahaan karena ekspansi tersebut sejalan dengan ekspansi portofolio bisnis LNG Pertamina di negara tersebut," pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Rupiah Menguat ke Rp 14.057 Pagi Ini

Rupiah berada di level Rp 14.057 per dolar AS atau terapresiasi 23,5 poin (0,17 persen).

EKONOMI | 22 Oktober 2019

Terumbu Karang dan Biota Laut di TPK Gili Balu Semakin Terancam

Pengawasan belum optimal karena sumber daya dan fasilitas yang minim.

NASIONAL | 22 Oktober 2019

Kemperin Dukung Pertumbuhan IKM Cangkul

Kemperin mendukung pertumbuhan IKM Cangkul di Bandung.

EKONOMI | 22 Oktober 2019

Hingga 2019, Kempupera Salurkan Bantuan PSU Sebanyak 119.695 Rumah Subsidi

Kempupera telah menyalurkan bantuan PSU untuk 119.695 unit.

EKONOMI | 22 Oktober 2019

Strategi Aquaproof Perkuat Pasar Cat Pelapis Rumah

Aquaproof Pro merupakan cat pelapis anti bocor dengan inovasi terbaru formulasi akrilat poliuretan performa tinggi

EKONOMI | 21 Oktober 2019

NJS Perluas Pasar Perhiasan Emas Dalam Negeri

NJS berencana menambah jaringan toko dengan target konsumen grosir atau wholesale.

EKONOMI | 21 Oktober 2019

Bosch Optimistis Penjualan Tumbuh Double Digit

Sejak 2016 pertumbuhan penjualan produk Bosch di Indonesia selalu naik double digit.

EKONOMI | 21 Oktober 2019

Implementasi B30 Dimulai Januari 2020

Upaya penggunaan B30 merupakan komitmen Indonesia kepada dunia untuk menjaga lingkungan hidup.

EKONOMI | 21 Oktober 2019

Pura Trans Melantai di Bursa Desember 2019

PT Putra Rajawali Kencana (Pura Trans) berencana menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham pada Desember 2019.

EKONOMI | 21 Oktober 2019

Order Ekspor Meningkat, Sky Energy Genjot Produksi

PT Sky Energy Indonesia Tbk (JSKY) terus menggenjot produksi modul surya guna memenuhi permintaan ekspor yang semakin meningkat.

EKONOMI | 21 Oktober 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS