Tingkatkan Inklusi Asuransi, Cigna Gandeng APARI
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Tingkatkan Inklusi Asuransi, Cigna Gandeng APARI

Rabu, 23 Oktober 2019 | 14:05 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Potensi pasar proteksi kesehatan global untuk individu kalangan masyarakat kelas menengah atas cukup tinggi. Hal itu perlu digarap serius untuk ahli manajemen asuransi dan broker, selain untuk mengisi ceruk pasar juga untuk mendukung program peningkatan penetrasi asuransi di Tanah Air.

“Ini porsinya perusahaan asuransi swasta untuk menangkap pasar di luar program BPJS pemerintah. Pasarnya sangat besar, sekitar 20 persen atau 53 juta orang di Indonesia,” tutur Ketua Umum Perkumpulan Ahli Manajemen Jaminan dan Asuransi Kesehatan Indonesia (Pamjaki) Rosa Christiana Ginting di sela-sela seminar “Asuransi Kesehatan Global bagi Individu untuk Mendukung Keberlanjutan Layanan Kesehatan” yang digelar Cigna Indonesia dan Asosiasi Ahli Pialang Asuransi dan Reasuransi Indonesia (APARI) di Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Rosa mengatakan, banyak masyarakat Indonesia yang ingin memperoleh pelayanan kesehatan yang nyaman, tidak ingin antre, enggan menunggu lama, dan bisa berobat di mana saja di luar negeri.

“Mereka memiliki dana lebih untuk memiliki produk asuransi yang bisa memenuhi itu semua. Ternyata produk itu ada di Cigna Indonesia,” ujar dia.

Menurut Rosa, market ini bisa ditangkap para ahli manajemen asuransi untuk bisa merancang produk yang baik dan terjangkau.

“Jangan yang hanya cari untung dan memberi janji manis, tetapi saat klaim malah ribet. Tetapi para ahli manajemen asuransi harus bisa menyediakan sistem yang memudahkan nasabah. Harus introspeksi dan benahi diri, sehingga bisa melayani dengan baik. Apalagi pasar 53 juta orang itu belum kita gali dengan maksimal,” papar dia.

Pada kesempatan yang sama, President Director & CEO Cigna Indonesia Phil Reynolds mengatakan, dari sekitar 1,5 juta nasabah Cigna, baru sekitar 1.000 orang yang mengikuti proteksi kesehatan global. Padahal, potensinya masih sangat besar. Produk itu hadir sebagai bagian dari upaya meningkatkan penetrasi asuransi di Indonesia yang masih minim.

Phil menambahkan, dalam seminar itu, pihaknya juga berupaya meningkatkan inklusi asuransi di Indonesia, sebagai bagian dari upaya meningkatkan penetrasi proteksi di Tanah Air. Makanya, tambah Phil, pihaknya antusias bekerja sama dengan APARI.
Dijelaskan, sejak meluncurkan produk Global Individual Private Medical Insurance pada 2017, Cigna telah bekerja sama dengan sejumlah perusahaan pialang asuransi di Indonesia.

“Kolaborasi ini memungkinkan kami mendukung APARI dalam menyediakan salah satu sesi edukasi terbaik untuk program Continous Professional Development (CPD) yang mereka miliki. Akhirnya, dapat mendorong komitmen kami dan APARI dalam membantu pemerintah meningkatkan inklusi asuransi di Indonesia,” papar Phil Reynolds.

Peran Pialang
Sementara itu, Ketua Umum APARI Bambang Suseno menjelaskan, dalam seminar itu, sebanyak 120 pialang dari 90 perusahaan pialang asuransi dan pialang reasuransi di Indonesia hadir. Kehadiran mereka juga sebagai bagian dari proses pelatihan dan sertifikasi yang harus mereka ikuti.

“Mereka mendapat edukasi yang dapat membantu memahami industri asuransi kesehatan dan jiwa dengan lebih baik dan mengasah kemampuan mereka dalam menawarkan solusi perlindungan bagi para nasabah,” ujar Bambang.

Ia melanjutkan, pialang asuransi memiliki peran signifikan dalam membantu memenuhi kebutuhan perlindungan bagi nasabah. “Para pialang asuransi dapat menyediakan layanan yang memberikan nilai tambah dan manfaat untuk kepentingan nasabah, mulai dari layanan konsultasi hingga keperantaraan dan penanganan klaim dalam konteks advokatif bagi klien,” kata Bambang.

Menurut dia, advokasi itu memungkinkan nasabah memilih solusi perlindungan asuransi terbaik yang sesuai dengan prioritas dan kebutuhan mereka. Selain itu, pialang juga memiliki peran meningkatkan inklusi asuransi sebagai upaya meningkatkan penetrasi asuransi di Tanah Air. Apalagi potensi market yang bisa digarap para pialang sangat besar. Saat ini, dari total penjualan produk asuransi ke masyarakat, baru 35% yang dijual melalui pialang asuransi, sisanya 65% penjualan langsung ke perusahaan asuransi.

“Masih banyak peluang bagi pialang untuk mengembangkan sayapnya, sebab ceruk pasar 65% itu lumayan besar. Apalagi, perusahaan-perusahaan asuransi lebih senang deal dengan pialang, karena mereka tidak perlu sosialisasi dari awal, sebab para pialang sudah paham betul tentang proteksi,” tambahnya.

Saat ini dari total produk asuransi yang dijual melalui pialang, sebagian besar diperoleh dari sektor infrastruktur, kemudian properti, dan ketiga dari sektor kesehatan.

Bambang menjelaskan, seminar itu membahas sejumlah topik menarik di antaranya dukungan industri asuransi terhadap keberlangsungan layanan kesehatan di Indonesia, serta manajemen stres bagi nasabah individu maupun klien korporasi yang ingin meningkatkan kesejahteraan karyawannya.

Menurut Bambang, para pialang bisa berperan di sana, bagaimana mengelola stres bagi karyawan dan mapping asuransi jiwa di Indonesia termasuk di global. Semakin banyak peran pialang di daerah, juga akan mendongkrak pemahaman asuransi di Indonesia.

Dalam seminar itu, Cigna juga memaparkan kampanye teranyarnya terkait manajemen stres yang berjudul #SeeStressDifferently. Dalam presentasi itu, Head of GIPMI Distribution Asia Pacific Cigna International Markets, Ray Bond mengungkapkan, korelasi antara stres dan penyakit fisik.

“Stres kronis merupakan kontributor utama terhadap penyakit-penyakit kritis seperti diabetes, jantung, dan kanker. Kampanye ini memungkinkan masyarakat untuk mencari tahu level stres mereka dan membuat rencana yang baik untuk mengatasinya,” ujar Ray.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Menteri BUMN: Jadikan Pandemi Momentum Indonesia Bangkit dalam Persaingan Global

"Intinya, memang saat Covid-19 ini merupakan saat yang tepat bagi Indonesia untuk harus mereposisi dan bangkit di persaingan global," ujar Erick Thohir.

EKONOMI | 18 September 2021

CIPS: Holding/italic] BUMN Pangan Berpotensi Hambat Investasi

Pembentukan holding BUMN klaster pangan berpotensi menghambat investasi.

EKONOMI | 18 September 2021

Pemerintah Gelar Karpet Merah untuk Investor Vaksin

Pemerintah Indonesia menawarkan berbagai insentif, baik fiskal maupun non fiskal, kepada calon investor vaksin di Indonesia.

EKONOMI | 18 September 2021

Aturan Unit Link bakal Diperketat, AAJI Setuju dengan Syarat...

AAJI setuju dengan pengetatan PAYDI atau unit link, selama syarat aturan baru PAYDI menguntungkan semua elemen.

EKONOMI | 18 September 2021



Indosat dan Tri Merger, Saham Pemerintah bakal Susut Jadi 9,6%

PT Indosat Tbk (ISAT) dan PT Hutchison 3 Indonesia (Tri) merger, kepemilikan saham pemerintah di Indosat bakal susut menjadi 9,6% dari semula 14,3%.

EKONOMI | 18 September 2021

Gandeng Telkom, Perkembangan Bisnis Global Sukses Solusi Bakal Melesat

PT Global Sukses Solusi Tbk (RUNS) dinilai punya prospek bisnis yang positif setelah menggandeng Telkom dalam rangka digitalisasi proses bisnisnya.

EKONOMI | 18 September 2021

AVN Batal Masuk Bursa Nasdaq

Entitas PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV), PT Asia Vision Network (AVN), membatalkan rencana merger dengan Malaca Straits Acquisition Company (MLAC).

EKONOMI | 18 September 2021

Desa Devisa Subang Hadirkan Kopi Berkualitas bagi Konsumen Arab Saudi

Desa Devisa Koperasi Gunung Luhur Berkah (GLB) Kabupaten Subang melakukan ekspor perdana sebanyak 18 ton kopi arabika ke Arab Saudi.

EKONOMI | 18 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Sonny Tulung


# Vaksinasi Covid-19


# Ideologi Transnasional


# Lucinta Luna



TERKINI
Menteri BUMN: Jadikan Pandemi Momentum Indonesia Bangkit dalam Persaingan Global

Menteri BUMN: Jadikan Pandemi Momentum Indonesia Bangkit dalam Persaingan Global

EKONOMI | 11 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings