Setelah Satria, BAKTI Siapkan Dua Satelit Baru
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Setelah Satria, BAKTI Siapkan Dua Satelit Baru

Senin, 28 Oktober 2019 | 17:46 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Setelah menyelesaikan pembangunan proyek Palapa Ring, pemerintah melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) tengah menyiapkan pembangunan Satria (Satelit Indonesia Raya) dengan teknologi high-throughput satelit (HTS) atau satelit dengan karakteristik internet berkecepatan tinggi.

Baca Juga: BAKTI Cari Solusi Pembiayaan 4.000 BTS

Upaya ini dilakukan agar 150.000 titik di daerah pelosok yang tidak terjangkau kabel serat optik dalam proyek Palapa Ring bisa ikut menikmati internet berkecepatan tinggi, mulai dari sekolah, kantor desa, puskesmas, hingga rumah sakit.

Direktur Utama BAKTI, Anang Latief mengungkapkan, Satelit Satria nantinya akan memiliki kapasitas total 150 Gbps untuk menyalurkan internet di 150.000 titik, di mana setiap titik akan mendapatkan sekitar 10 Mbps. Jumlah tersebut menurutnya masih kurang untuk mendukung kegiatan di ribuan sarana pendidikan, kesehatan, hingga pemerintahan di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Minimal yang dibutuhkan untuk masing-masing titik sekitar 30 Mbps.

Karenanya, menurut Anang, perlu adanya satelit kedua dan ketiga setelah Satria mengorbit untuk menambah kapasitas internet di masing-masing titik. Untuk satelit kedua, akan didesain dengan kapasitas 200 Gbps. Sedangkan satelit ketiga 500 Gbps.

"Dengan adanya satelit kedua dan ketiga, titik yang dilayani sebetulnya tidak bertambah, tetap 150.000 titik. Hanya saja kapasitasnya akan meningkat dari hanya 10 Mbps menjadi 30 Mbps. Sebab, kedepannya penggunaan aplikasi butuh bandiwidth yang besar minimal 30 Mbps,” kata Anang Latief di gedung Kemkominfo, Jakarta Senin (28/10/2019).

Baca Juga: Satelit Satria Dorong Perekonomian Nasional

Rencana penambahan satelit ini, menurut Anang, sudah didiskusikan kepada Menkominfo, Johnny G Plate. Namun, untuk teknisnya harus dibicarakan kepada Kementerian Keuangan (Kemkeu). Sebab, dana universal service obligation (USO) yang saat ini dikelola BAKTI tidak cukup untuk membangun satelit kedua dan ketiga. Dana USO ini disetor oleh operator telekomunikasi sebesar 1,25 persen dari pendapatan kotor per tahun.

"Kita harus berkoordinasi lagi dengan Kementerian Keuangan karena ini terkait dengan kebutuhan dananya. Harapannya sih tidak sampai menaikkan besaran dana USO yang akan memberatkan operator. Masih ada model lain yang bisa dimanfaatkan, dan ini perlu diskusi dengan Kementerian keuangan,” kata Anang.

Untuk Satelit Satria, Anang mengatakan, saat ini sudah dalam proses untuk menuju financial close antara pihak PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) selaku pemenang tender dengan pihak lender. Targetnya pada akhir 2022, satelit ini sudah bisa diluncurkan.

Baca Juga: Konstruksi Satelit Satria Dimulai Akhir 2019

Sambil menunggu Satelit Satria beroperasi, pemerintah akan menyewa lima satelit untuk mencukupi kebutuhan internet di 150.000 titik di daerah pelosok yang tidak terjangkau kabel serat optik dalam proyek Palapa Ring, yaitu Satelit Nusantara Satu milik PSN dan empat satelit asing.

Di samping itu, hingga akhir 2020 pemerintah juga akan menggeber pembangunan 4.000 base transceiver station (BTS) BAKTI Sinyal di daerah 3T yang selama ini tidak dilirik operator telekomunikasi karena alasan bisnis. "Untuk target 4.000 BTS, sebanyak 500 BTS akan kami selesaikan sampai akhir tahun ini,” ujar Anang.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Imbal Hasil SUN Diproyeksi Naik Dipengaruhi Sentimen Tapering The Fed

Harga Surat Utang Negara (SUN) pada pekan ini diperkirakan mengalami penurunan, sementara imbal hasil menguat.

EKONOMI | 26 September 2021

QRIS Jadi Sarana UMKM Masuk ke Ekosistem Digital

Dari 10,45 juta pengguna QRIS saat ini, sebanyak 96% adalah UMKM dan ditargetkan angkanya terus bertambah.

EKONOMI | 26 September 2021

Pasca-Rights Issue, Aset BRI Terbesar di Indonesia

Rights issue BRI bernominal jumbo dilakukan untuk mendanai holding ultramikro (UMi).

EKONOMI | 26 September 2021

ACC Syariah Permudah Masyarakat Tunaikan Ibadah Haji

ACC Syariah Haji juga memberikan pendampingan pengurusan hingga mendapatkan nomor porsi haji.

EKONOMI | 26 September 2021

Ini Upaya Kemenhub Tingkatkan Konektivitas ke Asmat Papua

Kemenhub untuk terus meningkatkan konektivitas dari dan ke Kabupaten Asmat, Papua.

EKONOMI | 26 September 2021

Jadi Movement Manager BBI, KKP Sandingkan Olahan Ikan dengan Kopi

Pada September 2021 gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) dipusatkan di Aceh dengan KKP sebagai pengelola gerakan.

EKONOMI | 26 September 2021

Kontribusi UMKM Indonesia Terhadap Ekspor Masih Kalah dari Thailand

Namun menurut Destry, kinerja UMKM ini masih perlu terus didorong lagi agar kontribusinya terhadap ekspor nasional bisa semakin meningkat.

EKONOMI | 26 September 2021

Karya Kreatif Indonesia 2021 Catat Transaksi Rp 28 Miliar

Kegiatan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2021 yang digelar Bank Indonesia mendapatkan animo yang besar dari masyarakat.

EKONOMI | 26 September 2021

Kementerian PUPR Siap Uji Coba Operasional Jembatan Sei Alalak di Banjarmasin

Jembatan Sei Alalak akan open traffic untuk ujicoba pada Minggu, 26 September 2021 mulai pukul 13.30 Wita.

EKONOMI | 26 September 2021

Tugas Baru Urusan Penyeberangan, Hubdat Kemenhub Perlu Kompetensi SDM

Asosiasi penyeberangan cabang Merak mengakui birokrasi pelayanan pengurusan kapal dan angkutan penyeberangan semakin baik dan mudah.

EKONOMI | 26 September 2021


TAG POPULER

# Update Covid-19


# Literasi Perdamaian


# Rocky Gerung vs Sentul City


# Lionel Messi


# Kiwirok



TERKINI
Hasil Sementara Pemilu Jerman: Partai Merkel Kalah Tipis

Hasil Sementara Pemilu Jerman: Partai Merkel Kalah Tipis

DUNIA | 25 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings