Cashwagon Dorong Edukasi Inklusi Keuangan Segmen Mikro

Cashwagon Dorong Edukasi Inklusi Keuangan Segmen Mikro
PT Kas Wagon Indonesia (Cashwagon), perusahaan financial technology (fintech) yang mengoperasikan platform Peer to Peer (P2P) online, terus mendorong edukasi masyarakat tentang industri fintech dengan berpartisipasi sebagai salah satu sponsor dalam acara open house Sekolah Yasporbi, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (2/11/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Dok. Cashwagon )
Feriawan Hidayat / FER Sabtu, 2 November 2019 | 15:44 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Kas Wagon Indonesia (Cashwagon), perusahaan financial technology (fintech) yang mengoperasikan platform Peer to Peer (P2P) Lending, terus mendorong edukasi masyarakat tentang industri fintech dengan berpartisipasi sebagai salah satu sponsor dalam acara open house Sekolah Yasporbi, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (2/11/2019).

Baca Juga: 127 Fintech P2P Lending Sudah Terdaftar di OJK

CEO Cashwagon Indonesia, Asri Anjarsari, mengatakan, keikutsertaan pihaknya dalam acara ini sesuai dengan misi Cashwagon untuk berkontribusi terhadap inklusi keuangan masyarakat Indonesia, sekaligus wujud komitmen dan dukungan terhadap dunia pendidikan di Indonesia.

"Saya pikir, acara ini merupakan momen yang tepat bagi kami untuk secara langsung berkontribusi dalam memperkenalkan financial technology kepada masyarakat, sebagai bagian dari pencapaian inklusi keuangan," kata Asri Anjarsari.

Menurut Asri, P2P merupakan layanan yang diberikan kepada pelanggan untuk memfasilitasi semua kebutuhan keuangan mereka. "Dengan inovasi dan terobosan baru yang terus dilakukan oleh perusahaan fintech terutama Cashwagon, saya berharap nantinya platform peer to peer lending dapat meluncurkan berbagai inovasi sehingga dapat menjadi unicorn di masa depan," tambahnya.

Baca Juga: Cashwagon Kenalkan Cara Baru Hasilkan Pendapatan Tambahan

Sesuai dengan misi perusahaan, Cashwagon selalu berupaya memberikan layanan terbaik bagi pelanggan. "Kami ingin semua warga negara Indonesia mendapatkan pelayanan di jasa keuangan, siapapun orangnya tanpa ada perbedaan. Hal ini juga pastinya akan berdampak pada makro ekonomi," ujar Asri.

Asri menambahkan, beberapa bentuk perhatian Cashwagon untuk pelanggan adalah selalu memastikan keamanan dan privasi data pribadi, mitigasi risiko dunia maya, dan penanganan keluhan pelanggan. Saat ini, Cashwagon telah memperoleh beberapa sertifikasi berkenaan dengan hal-hal ini, seperti sertifikasi ISO 27001: 2013 tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi dari British Standard Institution (BSI), serta sertifikasi dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Republik Indonesia terkait dengan Teknis Indeks Keamanan Informasi.

"Cashwagon selalu bekerja dengan mengikuti aturan dan kode etik Asosiasi Fintech serta dengan mengikuti persyaratan sertifikasi untuk keamanan dan kenyamanan pelanggan," pungkas Asri.



Sumber: BeritaSatu.com