Kuartal III 2019, Jasa Marga Raih Pertumbuhan EBITDA 16,9%

Kuartal III 2019, Jasa Marga Raih Pertumbuhan EBITDA 16,9%
Suasana pembangunan Gerbang Tol (GT) Kalihurip Utama di Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Senin, 20 Mei 2019. PT Jasa Marga Tbk akan mengoperasikan gerbang tol pengganti GT Cikarang Utama itu mulai 23 Mei 2019 yang diharapkan dapat memperlancar arus mudik dan balik Lebaran 2019. ( Foto: ANTARA FOTO / Aprillio Akbar )
Mashud Toarik / MT Rabu, 6 November 2019 | 10:08 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Jasa Marga Tbk (Persero) melaporkan pencapaian kinerja kuartal III-2019 dengan mencatatkan earnings before interest, taxes, depreciation and amortization (EBITDA) operasional sebesar Rp 5 triliun, tumbuh sebesar 16,9% dibandingkan dengan Kuartal III tahun lalu.

Sekretaris Perusahaan PT Jasa Marga Tbk, M Agus Setiawan menyampaikan pertumbuhan yang diraih merupakan hasil dari program efisiensi pada pos Beban Usaha, serta peningkatan Pendapatan Usaha di Luar Konstruksi. Hal ini juga tercermin pada kenaikan margin EBITDA sebesar 62,9%, atau lebih tinggi dari Kuartal III tahun 2018, yaitu sebesar 60,1%.

Untuk Pendapatan Usaha di Luar Konstruksi, Jasa Marga mencatat sebesar Rp7,96 triliun atau meningkat 11,6% dari Kuartal III tahun 2018.

“Pertumbuhan positif tersebut ditopang dari kontribusi Pendapatan Tol sebesar Rp7,36 triliun, dimana Pendapatan Tol tumbuh sebesar 10,9% dibandingkan Kuartal III tahun 2018,” urainya sebagaimana dikutip dari keterangan tertulisnya pada Beritasatu.com, Rabu (6/11/2019).

Lebih jauh disampaikan, dari total Pendapatan Tol tersebut, kontribusi Pendapatan Tol di ruas-ruas yang dioperasikan oleh Anak Usaha Perseroan yaitu sebesar 17,5%, tumbuh dibandingkan kontribusi pada Pendapatan Tol Kuartal III tahun lalu yaitu sebesar 13,8%.

Kenaikan kontribusi ini merupakan dampak positif dari pengoperasian jalan tol baru dan kesuksesan Perseroan dalam menyambungkan jaringan Jalan Tol Trans Jawa pada akhir tahun 2018.

Pembangunan ruas-ruas jalan tol baru menurutnya telah menyumbang pertumbuhan Aset dari sisi Hak Pengusahaan Jalan Tol Perseroan sehingga Total Aset Perseroan pada Kuartal III tahun 2019 tercatat sebesar Rp94,27 triliun atau tumbuh sebesar 14,4% dari tahun 2018.

Hingga kuartal III 2019, Jasa Marga tercatat mengoperasikan jalan tol sepanjang 1.041 Km dengan penambahan panjang jalan tol baru di tahun 2019 sepanjang 41,46 Km.

Adapun jalan tol yang beroperasi di tahun 2018 antara lain Medan Kualanamu-Tebing Tinggi Seksi VII (Sei Rampah-Tebing Tinggi) sepanjang 9,26 Km, dan Pandaan Malang Seksi Pandaan-Singosari sepanjang 30,6 Km, serta akses Jalan Tol Gempol-Pandaan sepanjang 1,6 Km.

Sementara beberapa proyek jalan tol yang sedang dalam tahap pembangunan dan ditargetkan akan selesai pada tahun ini yaitu Proyek Jalan Tol Pandaan-Malang Seksi Singosari-Malang, Proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated, Proyek Jalan Tol Balikpapan-Samarinda, dan Proyek Jalan Tol Serpong-Kunciran.

“Jasa Marga terus menjaga komitmen dalam melakukan percepatan pembangunan jalan tol guna mendukung rencana Pemerintah agar mewujudkan pertumbuhan ekonomi dan konektivitas antarwilayah. Untuk itu, Jasa Marga senantiasa melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi, baik dalam bidang pendanaan, pengembangan usaha maupun operasional sehingga dapat melayani seluruh masyarakat, khususnya pengguna jalan tol, agar semakin optimal,” pungkas Agus.



Sumber: Majalah Investor