WOM Finance Revisi Pembiayaan Jadi Rp 6 Triliun

WOM Finance Revisi Pembiayaan Jadi Rp 6 Triliun
Jajaran Direksi PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) saat menggelar acara Public Expose tentang pertumbuhan kinerja yang positif pada Q3 tahun 2019 di Jakarta, Rabu (6/11/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Uthan AR )
Lona Olavia / FER Rabu, 6 November 2019 | 18:08 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) merevisi target pembiayaan tahun 2019 ini dari semula Rp 7 triliun menjadi Rp 6 triliun.

"Target untuk capai Rp 7 triliun berat, sampai September Rp 4,3 triliun. Namun, kita optimistis bisa sampai Rp 6 triliun akhir tahun ini," kata Direktur Keuangan WOM Finance, Zacharia Susantadiredja, dalam paparan kinerja, di Jakarta, Rabu (6/11/2019).

Baca Juga: WOM Finance Ubah Susunan Direksi

Meski begitu, lanjut Zacharia, perseroan optimistis bisa meraih laba bersih Rp 215 miliar, atau sama seperti tahun lalu. Adapun, pada kuartal III 2019, WOM Finance mencatatkan laba bersih sebesar Rp 156 miliar atau naik persen.

"Sampai dengan semester I 2019 laba bersih turun, tapi di kuartal III laba sudah baik. Jadi, kami optimistis akhir tahun bisa sampai minimal sama dengan tahun 2018 yakni Rp 215 miliar," sebut Zacharia.

Sampai dengan kuartal III 2019, anak usaha Maybank Indonesia itu telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 4,3 triliun atau mencapai 268.000 unit. Return on Equity (ROE) tetap terjaga pada level 17,3 persen dengan Return 0n Asset (ROA) membaik menjadi 3,296 dari 3,196 pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga: Persaingan Industri Pembiayaan Dinilai Semakin Ketat

Sementara, Gearing Ratio juga dapat dipertahankan ke level yang lebih baik 4,7x. Adapun Non Performing Financing (NPF) gross perseroan menjadi 2,496 dibandingkan periode sebelumnya 2,896.

Untuk mendukung pendanaan perusahaan, perseroan telah mendapatkan fasilitas modal kerja baru dari Bank BCA sebesar Rp 500 miliar pada bulan Maret 2019, Bank DBS Indonesia sebesar Rp 150 miliar pada bulan Maret 2019, Bank KEB-Hana sebesar Rp 250 miliar pada bulan Mei 2019, Bank Panin sebesar Rp 800 miliar pada bulan September 2019, Bank Mandiri sebesar Rp 500 miliar pada bulan September 2019.

Selain itu perseroan juga telah menerbitkan Obligasi Berkelanjutan Ill Tahap ll WOM Finance 2019 sebesar Rp 1,68 triliun pada bulan Mei 2019. "Kita mundurkan obligasi dari kuartal III atau IV, jadi mundur ke kuartal I tahun depan," pungkas Zacharia.

 



Sumber: Suara Pembaruan