Inflasi di Kota Pelajar Disebabkan Naiknya Tarif Pendidikan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Inflasi di Kota Pelajar Disebabkan Naiknya Tarif Pendidikan

Kamis, 7 November 2019 | 10:26 WIB
Oleh : Fuska Sani Evani / FMB

Yogyakarta, Beritasatu.com - Tekanan pada kelompok inflasi inti dan kelompok harga yang diatur pemerintah (administered prices) menyebabkan DIY kembali mengalami inflasi sebesar 0,18 persen pada Oktober 2019.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) DI Yogyakarta Hilman Tisnawan dalam keterangan tertulisnya menyebutkan, realisasi laju inflasi tahun kalender 2019 mencapai yakni 1,98 persen (ytd) dan inflasi tahunan 3,04 persen (yoy). Inflasi terjadi pada Oktober 2019 padahal harga kelompok pangan (volatile food) masih mengalami penurunan. Kelompok volatile food tercatat mengalami deflasi -0,53 persen (mtm), utamanya dipicu oleh penurunan harga komoditas cabai merah (-14,18 persen), cabai rawit (-14,70 persen), dan telur ayam ras (-7,20 persen). Deflasi tersebut disebabkan pasokan telur di pasar tidak sepenuhnya terserap oleh konsumen.

Pada komoditas aneka cabai, panen raya yang terjadi di beberapa sentra produksi di Sleman dan Kulonprogo menyebabkan pasokan di pasar semakin stabil sehingga harga cenderung melandai.

Sementara itu pada komoditas telur ayam ras kembali mengalami penurunan harga. Berdasarkan “Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), rata-rata harga komoditas telur ayam ras di tingkat pengecer mencapai Rp 20.450 per kilogramnya,” terang Hilman, Rabu (6/11/2019).

Sementara itu inflasi pada kelompok inti cenderung meningkat dengan capaian 0,33 persen (mtm), yang disebabkan oleh siklus inflasi pendidikan.

Sedang tarif akademi dan perguruan tinggi kembali meningkat yakni 5,31 persen (mtm), sehingga sepanjang tahun 2019 kenaikan tarif pendidikan tinggi telah meningkat 6,19 persen (yoy). Hal ini menyebabkan inflasi pendidikan di DIY secara keseluruhan telah meningkat menjadi 6,03 persen (yoy), yang menjadi peningkatan tarif pendidikan tertinggi dalam 5 tahun terakhir. Semakin maraknya sekolah swasta bertaraf internasional turut menyebabkan inflasi pendidikan di DIY cenderung tinggi.

Adapun kelompok administered prices mengalami inflasi 0,28 persen (mtm), utamanya dipicu oleh peningkatan bahan bakar rumah tangga yakni 1,26 persen (mtm) dan tarif angkutan udara yakni 0,56 persen (mtm). Kelangkaan Elpiji 3kg di beberapa daerah menyebabkan harga di pasar cenderung meningkat.

“Tim Pengendali Infasi Derah (TPID) DIY akan terus memastikan harga di tingkat ritel tidak melebihi harga eceran tertinggi, sehingga harga bahan bakar rumah tangga dapat terjaga stabil,” tambah Hilman.

Sementara itu menjelang akhir tahun, trafik angkutan udara kembali meningkat. Semakin maraknya agenda Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) turut berperan meningkatkan permintaan transportasi, khususnya angkutan udara.

“Dengan waktu 2 bulan terakhir di tahun 2019, kami meyakini inflasi DIY 2019 akan berada pada sasaran 2019 yakni 3,5 persen±1 persen (yoy), dengan kecenderungan bias bawah. BI bersama TPID DIY terus berkoordinasi dan berinovasi agar capaian inflasi berada pada sasaran yang ditetapkan,” tegasnya.

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) DIY menyebutkan, pada awal November 2019, Indeks Harga Konsumen (IHK) mengalami kenaikan, dari 134,18 pada September 2019 menjadi 134,42 pada Oktober 2019.

Kepala BPS DIY, Heru Margono menyampaikan, inflasi terjadi karena naiknya harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan jadi minuman, rokok & tembakau naik 0,24 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar naik 0,21 persen; kelompok sandang naik 0,29 persen; kelompok kesehatan naik 0,15 persen; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga naik 1,41 persen dan kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan naik 0,12 persen.

Sedangkan kelompok bahan makanan turun 0,45 persen. "Sumbangan paling besar di pendidikan. Saya menebaknya, ini tidak hanya Yogyakarta saja. Ada yang naik tinggi ada yang tidak tinggi," terangnya.

Beberapa komoditas mengalami kenaikan harga pada Bulan Oktober 2019 sehingga memberikan andil mendorong terjadinya inflasi di antaranya akademi/perguruan tinggi naik 5,31 persen dengan memberikan andil 0,11 persen.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Perum Jasa Tirta II Raih Dua Penghargaan pada Indonesia Business News Awards 2019

Sekitar 90% air Waduk Ir H Djuanda digunakan untuk mengairi kawasan pertanian di Jawa Barat seluas lebih dari 240.000 hektare.

EKONOMI | 7 November 2019

Kemkop dan UKM Minta BMT Kembangkan Inovasi Layanan Keuangan

Koperasi harus terus kembangkan layanan keuangan ekonomi syariah.

EKONOMI | 7 November 2019

Kemkop dan UKM Kembangkan Korporasi Petani Model Koperasi

Kemkop dan UKM kembangkan petani model koperasi.

EKONOMI | 7 November 2019

IHSG Melemah, Ini Rekomendasi Saham Valbury Hari Ini

Investor akan lebih risk-averse (menghindari risiko) terhadap proyeksi pelambatan yang tidak lagi sekadar prediksi.

EKONOMI | 7 November 2019

Nilai Tukar Rupiah Melemah Tipis Pagi Ini

Rupiah berada di level Rp 14.039,5 per dolar AS atau terdepresiasi 17 poin (0,12 persen).

EKONOMI | 7 November 2019

Peran Swasta Sangat Diperlukan pada Pembangunan Infrastruktur

Pemerintah butuh peran swasta bangun infrastrruktur.

EKONOMI | 7 November 2019

ISCOP Jembatani Stakeholder Industri Konstruksi

ISCOP akan dijadikan program tahunan bersamaan dengan event konstruksi Indonesia.

EKONOMI | 7 November 2019

IHSG Dibuka Melemah Tipis Seiring Melemahnya Bursa Asia

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,1 persen ke kisaran 6.214.

EKONOMI | 7 November 2019

BCEE Kadin Gelar Workshop dan Konsultasi Gratis Blockchain

Kadin Indonesia bekerja sama dengan Blockchain Asia Forum meluncurkan BCEE.

EKONOMI | 7 November 2019

IHSG Diprediksi Melemah Hari Ini

Investor mengawasi data cadangan devisa Indonesia yang akan dirilis hari ini.

EKONOMI | 7 November 2019


TAG POPULER

# Olimpiade Tokyo


# Angka Kematian Covid-19


# Anies Baswedan


# Pengusaha Sumbang Rp 2 Triliun


# Vaksinasi Covid-19



TERKINI

Seluruh Elemen Masyarakat Bisa Berkontribusi untuk Lingkungan Hijau

NASIONAL | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS