DPR Akan Selesaikan Polemik Kenaikan Harga Gas PGN
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

DPR Akan Selesaikan Polemik Kenaikan Harga Gas PGN

Kamis, 7 November 2019 | 14:53 WIB
Oleh : Rangga Prakoso / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bakal mengurai polemik kenaikan harga gas PT PGN tbk. Langkah yang dilakukan dengan memanggil kalangan industri, PGN serta pemerintah dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Anggota Komisi VII DPR Maman Abdurrahman mengatakan pemanggilan itu dilakukan guna mendengar seperti apa permasalahan yang terjadi. Dengan begitu DPR akan mendapatkan gambaran yang jelas terkait pernyataan Presiden yang mempertanyakan harga gas industri di Indonesia mahal.

"Komisi VII akan mengagendakan untuk memanggil semua stakeholder agar diperoleh gambaran yang komprehensif terkait harga gas industri,” kata Maman di Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Maman menuturkan polemik harga gas terjadi lantaran masing-masing pihak memiliki pertimbangan tersendiri. Pihaknya akan menelusuri komponen pembentukan harga mulai dari hulu sampai hilir. Pasalnya dalam membentuk harga gas ada tiga komponen, yaitu di sisi hulu, biaya pengolahan, dan perniagaan.

"PGN mempunyai pertimbangan lain. Begitu juga pihak industri juga memiliki pertimbangan lain,” ujarnya.

Polemik harga gas berujung pada sikap presiden yang menolak kenaikan. Bahkan presiden pun mempertanyakan tingginya harga gas di Indonesia. Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan menuturkan harga gas Indonesia lebih tinggi dibandingkan negara lain lantaran HPP 70 persen berasal dari harga hulu. Kemudian biaya infrastruktur dan niaga paling mahal di antara lain mengingat kondisi geografis Indonesia jauh lebih kompleks dibandingkan negara lain.

"Biaya pengelolaan infrastruktur adalah biaya yang timbul agar gas bisa sampai ke end user dari wellhead di mana termasuk didalamnya pipanisasi bahkan sampai regasifikasi LNG/CNG. Sedangkan biaya niaga meliputi maintenance, pemasaran, risiko dan margin yang dipatok 7 persen. Pembangunan infrastruktur merupakan investasi yang sangat besar bagi badan usaha di mana saat ini mencapai 9.324 km," ujarnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemerintah Targetkan Rasio Stok Infrastruktur Capai 50% dari PDB

Dalam merealisasikan lima program prioritas tersebut, terang Kennedy, kebutuhan dananya mencapai Rp 6.445 triliun.

EKONOMI | 7 November 2019

PUPR Akan Jadi Kementerian Pertama yang Pindah ke Ibu Kota Baru

Kementerian PUPR akan menjadi kementerian pertama yang akan pindah ke ibu kota baru, setelah mereka membangun ibu kota baru tersebut.

EKONOMI | 7 November 2019

Ajaib Hadirkan Investasi Reksa Dana Berbonus Asuransi

Ajaib menjadi salah satu aplikasi investasi reksa dana online pertama, yang menjual produk investasi reksa dana disertai asuransi bebas premi, SMART Plan.

EKONOMI | 7 November 2019

Jipremium 2019 Tingkatkan Perdagangan RI-Korea

JIPREMIUM menampilkan barang-barang konsumen kelas premium baik dari Indonesia maupun Korea.

EKONOMI | 7 November 2019

Ditinggal Investor Asing, IHSG Terkoreksi 1,32% di Akhir Sesi I

Investor asing mencatat aksi jual sebesar Rp 570,16 miliar.

EKONOMI | 7 November 2019

Rupiah Melemah ke Rp 14.038 Siang Ini

Rupiah berada di level Rp 14.038,5 per dolar AS atau terdepresiasi 16 poin (0,11 persen).

EKONOMI | 7 November 2019

Tumbuh 12,4%, Pendapatan Indosat Ooredoo Capai Rp 18,9 triliun

EBITDA tumbuh sebesar 40,7 persen YoY yaitu sebesar Rp 7,2 triliun.

EKONOMI | 7 November 2019

Tugu Insurance Berhasil Pertahankan Rating A- dari A.M. Best

Dengan terus mempertahankan kualitas, tidak heran jika Tugu Insurance kembali meraih rating internasional A- dari A.M. Best selama empat tahun berturut-turut.

EKONOMI | 6 November 2019

Cadev RI Naik ke US$ 126,7 Miliar

Cadev Oktober 2019 sebesar US$ 126,7 miliar, naik dari September 2019 US$ 124,3 miliar.

EKONOMI | 7 November 2019

Inflasi di Kota Pelajar Disebabkan Naiknya Tarif Pendidikan

Inflasi pendidikan di DIY secara keseluruhan telah meningkat menjadi 6,03 persen (yoy), ya tertinggi dalam 5 tahun terakhir.

EKONOMI | 7 November 2019


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS