INCCA: Wamen Parekraf Angela Bisa Koordinasikan Pengembangan MICE
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

INCCA: Wamen Parekraf Angela Bisa Koordinasikan Pengembangan MICE

Jumat, 8 November 2019 | 15:47 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia Congress and Convention Association (INCCA) atau Asosiasi Kongres dan Konvensi Indonesia (Akkindo) mengusulkan agar Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamen Parekraf) Angela Tanoesoedibjo diberi kewenangan khusus untuk mengoordinasikan pengembangan wisata meeting, incentive, conference, and exhibition (MICE) sehingga perkembangannya bisa lebih cepat dan fokus ke depan.

“Kami mengusulkan agar Wamen Angela Tanoesoedibjo memimpin pelaksanaan tugas kementerian untuk mengembangkan MICE. Jadi, nanti semua unsur yang ada di kementerian maupun badan yang memiliki kaitan dengan MICE akan dikoordinasikan oleh wamen, yang menurut Perpres Nomor 69 Tahun 2019 memiliki tugas membantu menteri,” kata Ketua Umum DPP INCCA, Iqbal Alan Abdullah di Jakarta, Jumat (8/11/2019).

Usulan itu selain dilatarbelakangi pentingnya pengembangan MICE dan menjadikan Indonesia sebagai destinasi MICE utama di dunia, juga karena melihat kemampuan Angela selama ini di bidang media. Angela juga dinilai memiliki pemahaman yang baik dalam bidang pariwisata.

“Kami melihat Angela mampu untuk itu dan kami dari asosiasi penyelenggara MICE siap membantu Menteri Wishnutama dan Wamen Angela untuk mengembangkan MICE. Tahun lalu, Bangkok saja sudah masuk 10 besar kota MICE dunia. Kita harus bisa mengejar. Bali masih ada di ranking 69 dan Jakarta 120,” kata Iqbal.

Bersamaan dengan usul itu, INCCA juga melihat pentingnya menghidupkan kembali Direktorat Jenderal MICE di kementerian maupun Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang langsung ke wamen. “Jadi, direktorat jenderal MICE atau deputi khusus MICE itu direct ke wamen,” kata Iqbal.

Dikatakan, MICE memiliki spending of money dan length of stay lebih besar daripada wisata lainnya serta mampu mendatangkan banyak wisatawan dalam satu kali kegiatan pertemuan. Dari sisi bisnis, ada puluhan jenis usaha yang digerakkan, bahkan bisnis ini lebih besar daripada industri otomotif, menyerap jutaan tenaga kerja baik langsung maupun tidak langsung, serta mendorong lebih banyak investasi, seperti di bidang pembangunan venue, akomodasi, dan lainnya.

“Tak hanya akan mendatangkan lebih banyak wisatawan mancanegara, tetapi MICe juga bisa mendatangkan lebih banyak investasi, mendorong pertumbuhan perdagangan di tengah tekanan perdagangan global saat ini, dan mampu meningkatkan kebanggaan masyarakat Indoensia kepada Tanah Air,” ujar Iqbal Alan Abdullah.

Pemahaman Keliru
Iqbal juga meluruskan adanya pemahaman yang keliru mengenai MICE. Ada sebagian kalangan yang mengatakan MICE hanya event atau special event. MICE, ujarnya, sebuah industri yang besar dengan subindustri bisa dibagi ke industri meeting dan conferention/convention, industri incentive, dan industri exhibition.

Umumnya, event itu digambarkan dengan skala yang lebih kecil, namun terkadang karena kebiasaan, event itu dijadikan sebagai pengertian yang generik untuk menyebut “kegiatan”.

Dari persepsi kalangan professional conference/exhibition organizer (PCO/PEO), kata Iqbal, event itu merujuk kepada event organizer (EO) sebagai penyelenggaranya. Sementara, MICE itu merujuk kepada PCO/PEO sebagai penyelenggaranya.

Yang peling penting, ujarnya, PCO harus memiliki Sertifikat Usaha Jasa Penyelenggara MICE. Kemudian, jenis wisatawan MICE itu juga berbeda dengan wisatawan biasa. Mereka umumnya adalah pelaku perjalanan dengan tujuan bisnis, pejabat atau penentu kebijakan, aktivis NGO, organisasi antarpemerintah (IGO), atau pihak-pihak lain yang berkaitan dengan kegiatan pertemuan.

Bahkan, pemasaran wisatawan MICE berbeda jika dibandingkan dengan wisatawan biasa, termasuk pengembangan destinasi hingga kelembagaan. Contohnya, Swiss atau Austria yang menjadi markas organisasi internasional.

Karena itu, kata Iqbal, perlu kerja sama planner dengan asosiasi lokal, para diplomat, dunia usaha, dan juga pemerintah. “Kita tidak bisa sendiri-sendiri. Untuk memenangkan MICE itu kita harus bekerja bersama-sama secara bergotong-royong untuk mewujudkan Indonesia incorporated. Faktanya, bidding itu kita tidak bisa sendiri, kita butuh partner yaitu pemerintah,” ujarnya.

Dikatakan, INCCA sebelum ini sudah pernah menyampaikan pokok-pokok pikiran kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengembangkan MICE di Indonesia. Hal itu mereka lakukan karena memahmi Presiden Jokowi selama ini sangat mendukung pengembangan wisata MICE ini.

“Presiden Jokowi sangat paham MICE dan mendukung all out. Sayangnya, lima tahun lalu itu eksekusinya lemah di tingkat kementerian. Karena itu, pada kementerian saat ini dengan dipimpin oleh duet Wisnhutama dan Angela, INCCA ingin mendorong keduanya bisa sungguh-sungguh memperhatikan MICE,” kata Iqbal.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


Akuisisi Rentokil Picu Daya Saing Perusahaan Lokal

ASPPHAMI nilai langkah PT APCO yang mengalihkan asetnya kepada Rentokil dapat memicu naiknya daya saing.

EKONOMI | 8 November 2019

Grab Memimpin Pasar Transportasi Online di Indonesia

Grab masih menjadi pemimpin pasar transportasi [italic[online di Indonesia.

EKONOMI | 8 November 2019

OJK Harap UU Perlindungan Data Pribadi Segera Terbentuk

"Jangan sampai data pribadi disirkulasikan apalagi di-share untuk menagih ke temannya oleh fintech ilegal," kata Wimboh.

EKONOMI | 8 November 2019

Inovasi Patra Jasa Diganjar Penghargaan

Patra Jasa dinilai berhasil berkinerja unggul dan berkompetisi di pasar global melalui inovasi di bidang branding dan marketing.

EKONOMI | 8 November 2019

Pasar ASEAN: Langkah Awal KliknKlin Menuju Kancah Internasional

Untuk melangkah lebih maju ke kancah internasional, kini startup laundry KliknKlin membidik pasar ASEAN.

EKONOMI | 8 November 2019

Triwulan III, Neraca Pembayaran Defisit US$ 46 Juta

Kondisi tersebut ditopang oleh defisit neraca transaksi berjalan yang membaik serta surplus transaksi modal dan finansial yang meningkat.

EKONOMI | 8 November 2019

Sesi I, IHSG Terkoreksi Tipis ke 6.162

Investor asing mencatat aksi jual sebesar Rp 261,19, dengan rincian beli Rp 1 triliun dan jual Rp 1,3 triliun.

EKONOMI | 8 November 2019

Rupiah Terdepresiasi ke Rp 14.012 Siang Ini

Rupiah berada di level Rp 14.012,5 per dolar AS atau terdepresiasi 15 poin (0,11 persen).

EKONOMI | 8 November 2019

Inovasi dan Pengembangan SDM Dorong Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Pelambatan ekonomi dunia dan perang dagang AS-Tiongkok membuat realisasi investasi langsung dan pertumbuhan ekspor menurun.

EKONOMI | 8 November 2019


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS