Kemperin Dorong SDM Berbasis Manajemen Logistik Siap Kerja

Kemperin Dorong SDM Berbasis Manajemen Logistik Siap Kerja
Kemperin melalui pendidikan vokasinya Politeknik Negeri APP Jakarta meluluskan 425 wisudawan di Jakarta Selasa (12/11/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Whisnu Bagus )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Selasa, 12 November 2019 | 18:17 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perindustrian (Kemperin) mendorong pendidikan vokasi khususnya sumber daya manusia (SDM) berbasis manajemen logistik siap kerja di sektor industri.

"Kebetulan Politeknik APP Jakarta (dulu dikenal Akademi Pimpinan Perusahaan) ini kompetensinya di logistik," kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri, Kemperin, Eko S.A. Cahyanto ditemui usai acara wisuda Politeknik APP Jakarta sebagai pendidikan tinggi yang berada dalam pengelolaan Kemperin di Jakarta, Selasa (12/11/2019).

Eko Cahyanto mengungkapkan logistik sangat mempengaruhi rantai distribusi dan produksi barang dan jasa. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah infrastruktur dan iklim usaha. "Sementara SDM adalah salah satu aspek dalam rangka mendukung efisiensi logistik, sehingga produk bisa dikirim tepat waktu. Untuk itu kita coba meningkatkan SDM bidang logistik melalui Politeknik Negeri APP Jakarta," kata Eko Cahyanto.

Sementara dalam acara wisuda itu, Politeknik Negeri APP Jakarta meluluskan 425 wisudawan yang terdiri dari 395 lulusan D-3 untuk program studi Manajemen Logistik Industri Elektronika, Perdagangan Internasional wilayah ASEAN dan Tiongkok dan Manajemen Pemasaran Industri Elektronika, serta 30 lulusan Program Diploma Satu Distribution & Delivery. Dia mengatakan, hampir 50 persen dari 425 lulusan Politeknik APP yang diwisuda hari ini terserap ke dunia industri. Perinciannya, 35 persen telah bekerja, 8 persen wirausaha dan 1 persen melanjutkan studi dengan waktu tunggu di bawah tiga bulan.

Politeknik APP Jakarta terus berkomitmen untuk membentuk sumber daya industri unggul, berkompetensi dan berdaya saing. Salah satu upaya mewujudkan hal tersebut, dari kiprah Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Pertama (SP P-1) Politeknik APP, dimana tahun ini telah mensertifikasi kompetensi di bidang Manajemen Logistik, Manajemen Pemasaran dan Perdagangan Internasional sebanyak 186 orang. "Bekal komptensi bagi lulusan Politeknik APP Jakarta diharapkan dapat meningkatkan kinerja lulusan Politeknik APP Jakarta didalam memasuki dunia industri," kata Eko Cahyanto.

Tahun ini Politeknik APP berhasil mendapatkan kembali akreditasi internasional pada Pearson Assured Organization, dan APP sebagai salah satu Pearson Assured Center di dunia telah berhasil memperoleh sertifikasi sebanyak 20 mahasiswa untuk kompetensi Basic Warehouse yang diakui secara internasional.

"Kami meyakini, era industri 4.0 harus dimbangi dengan lahirnya generasi muda yang mampu menjadi penopang berkembangnya industri di Indonesia. Salah satu bentuk komitmen untuk membangun industri yang maju dan berdaya saing dilakukan dengan melahirkan lulusan vokasi sebagai sumber daya industi yang kompeten,' kata Eko Cahyanto.

Ke depan pendidikan vokasi akan terus ditingkatkan baik dari sisi kualitas dan kuantitas. Salah satu upayanya dengan menerapkan program pendidikan Vokasi Dual System (teory dan praktik) yang akan dilaksanakan di lingkup pendidikan vokasi di bawah Kemperin. Program pendidikan Vokasi Dual System merupakan program adaptif di dalam merespons kebutuhan tenaga kerja di industri. Dengan semakin lebarnya porsi praktik bagi para mahasiswa vokasi, maka teori yang didapatkan di bangku perkuliahan dapat langsung di implementasikan didalam praktik. "Lebih lanjut pengalaman kerja praktik akan menjadikan mahasiswa lulusan vokasi terampil dan siap bekerja serta memiliki gambaran riil dunia kerja," kata Eko Cahyanto.

 



Sumber: BeritaSatu.com