Dukung UMKM, OttoPay dan Perbankan Jalin Kerja Sama

Dukung UMKM, OttoPay dan Perbankan Jalin Kerja Sama
OttoPay, aplikasi pembayaran nontunai, menjalin kerja sama dengan perbankan untuk mendukung pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). ( Foto: OttoPay / Dokumentasi )
Unggul Wirawan / WIR Rabu, 13 November 2019 | 07:16 WIB

Jakarta, Beritasatu.com- OttoPay, aplikasi pembayaran nontunai, menjalin kerja sama dengan perbankan untuk mendukung pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Kerja sama ini dilakukan agar dapat mengakomodasi konsumen yang saat ini memiliki pilihan bertransaksi.

“Sesuai dengan misi kami, yaitu membangun ekosistem dan solusi pembayaran digital yang terintegrasi, maka kami berupaya mengembangkan kerja sama dengan berbagai pihak, sehingga dapat menghubungkan antara pedagang dan pembeli di seluruh Indonesia," kata Direktur PT Reksa Transaksi Sukses Makmur, Budi Hartono, dalam siaran pers, Selasa (12/11).

Kerja sama dilakukan OttoPay dengan aplikasi pembayaran digital ONe Mobile dari bank OCBC NISP. Kerja sama ini tentunya dapat memperluas bisnis karena memberikan lebih banyak pilihan aplikasi pembayaran digital dari sisi pembeli dan keuntungan bagi pihak bank dapat menjangkau lebih banyak nasabah.

"Hal ini kami lakukan tidak hanya melalui media kode QR, tetapi juga melalui layanan Payment Point Online Bank (PPOB) yang dapat melayani pembayaran listrik, air, BPJS, pulsa, dan voucher game. Kerja sama OttoPay dengan ONe Mobile dari OCBC NISP diharapkan lebih mempermudah nasabah OCBC untuk dapat melakukan transaksi di warung-warung Mitra OttoPay yang ada dilingkungan sekitar mereka tinggal,” paparnya.

Saat ini, OttoPay dapat menerima transaksi melalui beberapa aplikasi pembayaran digital yang sudah bekerja sama di antaranya aplikasi ONe Mobile dari OCBC NISP, JakOne dari Bank DKI, BRIS Online dari Bank BRI, Ottocash, dan True Money. Untuk proses top up saldo, OttoPay sudah bekerja sama dengan Bank Ina, Bank Mandiri, Alfamart, dan akan dikembangkan untuk bank dan kanal lainnya.

Dalam rangka penerapan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) yang dilakukan Bank Indonesia, mulai Desember 2019 kode QR yang digunakan oleh OttoPay akan mengikuti standarisasi Quick Response Indonesia Standard (QRIS) sesuai arahan Bank Indonesia.

QRIS memungkinkan semua pemain dompet digital atau pelaku industri sistem pembayaran, baik bank maupun fintech dapat membaca satu kode QR yang ada pada pedagang, sehingga para pedagang tidak perlu memiliki banyak kode QR berbeda dari masing-masing aplikasi pembayaran digital.

Keuntungan bertransaksi digital, selain dapat menghemat waktu, karena pelanggan hanya perlu memindai kode QR saja. Pedagang tidak perlu repot mencari uang kembalian.

Selain itu, penggunaan kode QR juga dapat meminimalisasi atau mengurangi antrean pelanggan. Setelah dilakukan pembayaran melalui scan kode QR, nominal uang akan diterima langsung oleh pedagang melalui aplikasi ataupun rekening bank.

Saat ini ada 1,2 juta warung Mitra OttoPay yang tersebar di Indonesia, dimana Mitra OttoPay ini tidak hanya terdapat di kota-kota besar. Mitra OttoPay juga menjangkau kota kedua hingga kota ketiga sehingga dapat mendukung peningkatan produktivitas UMKM hingga ke pelosok. Diharapkan, hingga akhir tahun 2019, jumlah Mitra OttoPay meningkat hingga 1,3 juta.



Sumber: Suara Pembaruan