Anak Usaha J Resources Berhasil Rehabilitasi DAS

Anak Usaha J Resources Berhasil Rehabilitasi DAS
PT J Resources Bolaang Mongondow (PT JRBM), Anak usaha PT J Resources Asia Pasifik (PSAB) dinyatakan berhasil melaksanakan penanaman rehabilitasi Daerah Alisan Sungai (DAS) Bakan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara. ( Foto: Dok )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Rabu, 13 November 2019 | 16:37 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT J Resources Bolaang Mongondow (JRBM), anak usaha PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) dinyatakan berhasil melaksanakan penanaman rehabilitasi Daerah Alisan Sungai (DAS) Bakan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara. Pencapaian ini merupakan kesimpulan rapat evaluasi yang dilaksanakan di Gedung Manggala Wanabakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Jakarta.

Dirjen Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung KLHK Hudoyo mengapresiasi langkah tersebut. PT. J Resources Bolaang Mongondow berhasil memenuhi kewajibannya selaku pemegang Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan dengan melakukan rehabilitasi DAS. "Ini menjadi bukti nyata bahwa kita semua bisa melakukan sesuatu yang baik dengan menghijaukan bumi,” kata Hudoyo dalam keterangan yang diterima Rabu (13/11/2019).

Sebelumnya pada Mei dan September 2019, sudah dilakukan evaluasi dan supervisi oleh tim penilai dari Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Utara, Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Tondano dan Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (PDASHL) Jakarta.

Ada tiga fungsi kawasan lokasi rehabilitasi DAS PT JRBM. Pertama, seluas 612 hektera (ha) yang merupakan hutan produksi Poigar di Desa Bantik, Desa Lolan, dan Desa Ambang, Kecamatan Bolaang Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow. Kedua, seluas 28 ha sebagai hutan kota yang berlokasi di Desa Lalow, Kecamatan Lolak dan Desa Tabilaa, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.

Ketiga seluas 10 ha sebagai hutan lindung Mangrove berlokasi Desa Motandoi, Kecamatan Pinolosian Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Provinsi Sulawesi Utara. "Setelah dilakukan evaluasi disimpulkan kegiatan penanaman rehabilitasi hutan di ketiga lokasi tersebut dinyatakan berhasil," kata dia.

Selain itu kewajiban rehabilitasi DAS PT JRBM secara keseluruhan 650 ha (100 persen) dapat diserah terimakan kepada pemerintah. Adapun jumlah tanaman yang tumbuh seluruhnya memenuhi ketentuan batas minimal sesuai ketentuan Permenhut.

Direktur J Resources Edi Permadi mengatakan, keberhasilan PT JRBM tidak terlepas dari dukungan dan partisipasi masyarakat setempat dalam program rehabilitas DAS. “Keterlibatan masyarakat pada program ini dimulai dari proses penetapan lokasi, penyusunan dokumen rancangan teknis kegiatan dan sampai dengan pelaksanaan kegiatan penanaman,” kata Direktur J Resources Edi Permadi.

Selanjutnya PT JRBM akan secara resmi menyerahkan pengelolaan lokasi rehab DAS ini kepada pemerintah dalam hal ini Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH). KPH menjadi pengelola tapak melalui Dirjen PDASHL dan Dinas Kehutanan Sulawesi Utara.

Meski demikian, kata Edi Permadi, dukungan pemerintah daerah, Dinas Kehutanan, BPDASHL dan masyarakat setempat menjadi hal mutlak yang diperlukan untuk menjaga lokasi rehabilitasi DAS, sehingga dapat memberikan manfaat secara ekologis maupun ekonomis.



Sumber: BeritaSatu.com