Intac: Sistem Pajak di Indonesia Rapuh

Intac: Sistem Pajak di Indonesia Rapuh
Sistem pajak Indonesia dinilai tak memiliki acuan atau standar yang bisa dijadikan tolak ukur dalam membangun pajak.
Ahmad Salman / AIS Senin, 18 November 2019 | 22:32 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesian Tax Care (Intac) mengungkapkan sistem pajak di Indonesia masih rapuh. Ada dua faktor yang disinyalir menjadi penyebab, yaitu terabaikannya prinsip pemungutan self-assesment system dan pembangunan pajak yang tidak mengarah pada cita-cita pajak Indonesia.

Sistem pajak Indonesia dinilai tak memiliki acuan atau standar yang bisa dijadikan tolak ukur dalam membangun pajak. Sehingga secara pragmatis, pajak hanya diartikan sebatas pada target penerimaan.

Kondisi ini membuat pelaksanaan pemungutan pajak lebih bertumpu pada memaksimalkan target penerimaan setinggi-tingginya dan ini memunculkan adanya pelanggaran keadilan serta hak-hak wajib pajak.

Intac menggarisbawahi, rapuhnya sistem pajak ini membuat banyak kepentingan masuk memanfaatkan lemahnya sistem. Ini juga disinyalir membuat praktik korupsi pajak tidak pernah benar-benar bisa dihilangkan.

Selain perbaikan sistem, pendampingan, penyuluhan, dan pembinaan pajak kepada masyarakat dinilai perlu terus ditingkatkan.



Sumber: BeritaSatu TV