Ini Pertimbangan LPS Turunkan Tingkat Bunga Penjaminan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ini Pertimbangan LPS Turunkan Tingkat Bunga Penjaminan

Selasa, 19 November 2019 | 16:52 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) pada Senin, 18 November 2019, telah menetapkan penurunan tingkat bunga penjaminan untuk simpanan Rupiah dan valuta asing di bank umum dan simpanan Rupiah di bank perkreditan rakyat (BPR) masing-masing sebesar 25 bps.

Dengan keputusan tersebut, maka tingkat bunga penjaminan untuk simpanan Rupiah di bank umum sebesar 6,25 persen, dan valuta asing di bank umum 1,75 persen. Sementara itu untuk simpanan Rupiah di BPR 8,75 persen. Tingkat Bunga Penjaminan ini berlaku sejak tanggal 20 November 2019 hingga 24 Januari 2020.

Ketua Dewan Komisioner LPS, Halim Alamsyah menyampaikan, kebijakan penurunan Tingkat Bunga Penjaminan Simpanan ini didasarkan pada beberapa pertimbangan. Pertama, adalah tren suku bunga simpanan perbankan yang mengalami penurunan pasca suku bunga kebijakan moneter sebesar 100 bps sepanjang Juli-Oktober 2019.

"Perkembangan Suku Bunga Pasar Simpanan (SBP) Rupiah di 62 bank benchmark rupiah terpantau mengalami penurunan. SBP simpanan Rupiah terpantau turun 12 bps menjadi sebesar 5,48 persen pada periode observasi (15 Oktober 2019 hingga 11 November 2019). Sementara untuk SBP valuta asing dari 19 bank banchmark sepanjang periode evaluasi (18 September 2019 hingga 8 Oktober 2019 tercatat juga mengalami penurunan sebesar 7 bps menjadi 1,08 persen,” terang Halim Alamsyah, di kantor LPS, Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Pasca penurunan suku bunga kebijakan moneter domestik (BI 7DRR) sebesar 100 bps dan The Fed sebesar 75 bps sepanjang Juli-Oktober 2019, Halim menyampaikan suku bunga simpanan perbankan masih melanjutkan tren penurunan, khususnya pada produk time deposit (deposito). Di sisi lain komponen distance margin yang merupakan respresentasi intensitas persaingan antar bank untuk Rupiah menunjukkan tren kenaikan. Kondisi ini diperkirakan masih akan berlanjut dan akan memengaruhi arah Tingkat Bunga Penjaminan ke depan.

"Suku bunga simpanan perbankan diperkirakan masih dalam tren turun, mengingat proses penyesuaian terhadap BI 7DRR masih berlangsung, dan baru sebagian diserap oleh perbankan. Membaiknya kondisi likuiditas ditopang pula oleh pertumbuhan DPK yang membaik. Di sisi lain pertumbuhan kredit cenderung lebih terukur sehingga mengurangi gap pertumbuhan," papar Halim.

Pertimbangan kedua adalah kondisi likuiditas perbankan yang terpantau stabil dengan kecenderungan turun di tengah lebih seimbangnya pertumbuhan simpanan dan kredit. Berdasarkan data internal OJK, LDR perbankan cenderung turun menjadi 93,76 persen pada September 2019 dari 94,04 persen pada Agustus 2019.

Pertumbuhan DPK bank umum bulan September 2019 menurun tipis dari 7,62 persen y/y di Agustus 2019 menjadi 7,47 persen y/y di September 2019. Sementara pada periode yang sama, pertumbuhan kredit juga terpantau melambat dari level 8,59 persen y/y menjadi 7,89 persen y/y. Hingga akhir 2019, proyeksi pertumbuhan kredit dan DPK industri perbankan diperkirakan masing-masing adalah 10,5 persen dan 7,4 persen, sementara untuk tahun 2020 mencapai 11,5 persen dan 8,4 persen.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

1.000 Nasi Goreng Sambal Matah ala Sasa Dibagikan di Semarang

PT Sasa Inti bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melakukan kegiatan membantu kelompok UMKM di masa pandemi dengan membuat 1.000 nasi goreng sambal matah

EKONOMI | 17 September 2021

OJK dan SRO Dapat Penghargaan dari Pemkot Surabaya

Eri Cahyadi mengapresiasi kontribusi OJK dan SRO dalam mendukung kegiatan PMI Surabaya.

EKONOMI | 17 September 2021

Ini Kunci Erick Thohir Rampingkan Jumlah BUMN

Erick Thohir mengungkapkan kunci utama terkait perampingan jumlah BUMN yakni perbaikan rantai pasok dan merapikan ekosistem.

EKONOMI | 17 September 2021

Harga Right Issue Bank INA Berkisar Rp 4.200 - Rp 4.380

Bank INA Perdana Tbk (BINA) sudah tetapkan harga pelaksanaan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau right issue.

EKONOMI | 17 September 2021

Dukung Seni dan Budaya, Indihome Kemas Program Indonesia Keren

IndiHome bersama para brand ambassador-nya mengajak masyarakat untuk berkreasi bidang seni dan budaya melalui program Indonesia Keren.

EKONOMI | 17 September 2021

Dio Living Ingin Terus Lestarikan Hasil Karya Anak Negeri

Dio Living ingin tetap berekspansi dan memperkenalkan furnitur karya anak bangsa kepada masyarakat Indonesia.

EKONOMI | 17 September 2021

Holding BUMN Jasa Survei Edukasi Mahasiswa tentang Standar Sistem Mutu

Sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 dapat memacu service dan pelayanan operasional yang excellence kepada seluruh pelanggan.

EKONOMI | 17 September 2021

Pemerintah Dorong SDM Perkebunan Sawit Menuju 2045

Pemerintah mengembangkan SDM berkualitas di sektor perkebunan kelapa sawit dengan menggandeng lembaga pendidikan dan universitas.

EKONOMI | 17 September 2021

OJK Tegaskan Aturan Baru Unit Link Dirilis Tahun Ini

(OJK) menegaskan aturan baru mengenai produk asuransi yang dikaitkan dengan asuransi (PAYDI) atau unit link akan dirilis tahun ini.

EKONOMI | 17 September 2021

Dirut Nusantara Sejahtera: Industri Sawit Ikut Menopang Perekonomian Indonesia

Ke depan, kelapa sawit akan menjadi tanaman yang diunggulkan untuk memenuhi kebutuhan minyak nabati dunia.

EKONOMI | 17 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Sonny Tulung


# Vaksinasi Covid-19


# Ideologi Transnasional


# Lucinta Luna



TERKINI
Tertekan Sentimen September Kelabu, Wall Street Kembali Melemah dalam Sepekan

Tertekan Sentimen September Kelabu, Wall Street Kembali Melemah dalam Sepekan

EKONOMI | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings