Suplai Sambungan Gas Kota Terbesar RI, Pertamina EP Hemat Rp 35 M

Suplai Sambungan Gas Kota Terbesar RI, Pertamina EP Hemat Rp 35 M
Prabumulih Field Manager PT Pertamina EP Asset 2, Ndirga Andri Sisworo. ( Foto: Beritasatu Photo / Whisnu Bagus )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Kamis, 21 November 2019 | 15:43 WIB

Prabumulih, Beritasatu.com- PT Pertamina EP Asset 2 memasok sambungan gas kota terbesar di Indonesia dalam program Prabumulih The Real Full City Gas. Hingga kini, perseroan menyuplai gas kepada 42.650 kepala keluarga (KK) atau 93 persen dari total seluruh KK di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel) dan menghemat anggaran negara Rp 35 miliar per tahun.

"Sejak 2013 PT Pertamina EP Asset 2 Prabumulih Field telah mensuplai gas alam ke masyarakat untuk kepentingan penggunaan rumah tangga dan industri kecil/UMKM," kata Prabumulih Field Manager PT Pertamina EP Asset 2, Ndirga Andri Sisworo di sela media visit, di Prabumulih, Kamis (21/11/2019).

Ndirga menjelaskan, diresmikan pada 20 Juli 2013, program gas kota Prabumulih pertama kali memyambungkan sebanyak 4.650 KK yang tersebar di enam desa/kelurahan dan di dua kecamatan Prabumulih Barat dan Utara.

Dia mengatakan, pemanfaatan flared gas menjadi gas kota (city gas) merupakan salah satu solusi yang dirancang Pertamina EP selaras dengan program Pemerintah Kota Prabumulih. "Program ini merupakan upaya perusahaan dalam membantu mengurangi gas emisi hasil pembakaran," kata Ndirga Andri Sisworo.

gas

Jaringan gas kota masuk ke daerah pemukiman warga Prabumulih Sumsel.

Dia menjelaskan tujuan program Prabumulih The Real Full City Gas tidak hanya menurunkan emisi CO2, tetapi membantu pemenuhan gas kota sebagai sumber energi di rumah tangga dan UMKM, penghematan energi, penurunan biaya subsidi pemerintah, dan peningkatan pendapatan Pemerintah Kota Prabumulih. "Dibandingkan dengan penggunaan tabung gas biasa, jaringan gas kota ini bisa menghemat anggaran negara Rp 35 miliar per tahun," kata Ndirga Andri Sisworo.

Dia mengatakan, sampai saat ini sambungan jaringan gas kota di Kota Prabumulih sudah terdapat di 23 desa/kelurahan dengan jumlah sambungan sebanyak 42.650 KK atau sebesar 93 persen dari total seluruh KK di Kota Prabumulih.

Pembangunan instalasi Sambungan Rumah Tangga (SR) berasal dari APBD Kota Prabumulih dan pengembangan investasi Pertamina. APBN yang digunakan untuk pembangunan jaringan gas Prabumulih dikelola melalui afiliasi Petro Prabu. "Gas kota yang disalurkan oleh Pertamina EP Prabumulih Field dikelola langsung oleh Petro Prabu sebagai afiliasi dari Pemerintah Kota Prabumulih," kata Ndirga Andri Sisworo.

Masyarakat pengguna gas kota dikenakan biaya oleh Petro Prabu termasuk biaya jasa maintenance/pemeliharaan pipa.
Namun dbiaya yang dikenakan oleh Pemerintah Kota Prabumulih jauh lebih ekonomis dari pada biaya penggunaan gas LPG dalam tabung.

"Dengan adanya program Prabumulih The Real Full City Gas ini, perusahaan berharap dapat memberikan sumbangsih nyata dalam perbaikan lingkungan, serta membantu laju pertumbuhan dan pembangunan Kota Prabumulih. Kebermanfaatan Program ini juga diharapkan menciptakan sinergi dengan masyarakat dan pemerintah," kata Ndirga Andri Sisworo.

 



Sumber: BeritaSatu.com