IHSG Rawan Koreksi, Ini Rekomendasi Saham Valbury Hari Ini

IHSG Rawan Koreksi, Ini Rekomendasi Saham Valbury Hari Ini
Ilustrasi perdagangan bursa saham IHSG IDX. ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Faisal Maliki Baskoro / FMB Jumat, 22 November 2019 | 09:03 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menurut riset PT Valbury Sekuritas Indonesia, Jumat (22/11/2019), Kebijakan BI memangkas rasio Giro Wajib Minimum dapat memberikan sinyalemen positif bagi pasar di tengah sentimen ketidakpastian perang dagang AS dan Tiongkok. Dari bauran sentimen tersebut diperkirakan IHSG akan bergerak mixed pada perdagangan hari ini, namun kembali rawan terkoreksi. Faktor internal hanya sekedar menahan tekanan agar indek acuan BEI ini tidak jatuh lebih dalam.

Sentimen pasar dari dalam negeri:
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menargetkan pemberian insentif pajak bagi komitmen investasi senilai Rp 804 triliun setelah pemerintah melakukan tata kelola ulang reformasi kebijakan pajak untuk tax allowance dan tax holiday. Target komitmen investasi tersebut berasal dari target tax allowance senilai Rp 285 triliun dan tax holiday Rp519 triliun. Sementara untuk tax allowance dari target komitmen investasi senilai Rp285 triliun hingga kini sudah terdapat 140 pembayar pajak yang disetujui untuk mendapatkan insentif tersebut dengan 158 fasilitas dan realisasi senilai Rp181,6 triliun. Langkah pemerintah ini diharapkan dapat mendorong peningkatan iklim investasi yang pada akhirnya dapat menopang bagi pertumbuhan ekonomi nasional, ditengah ketidakpastian ekonomi global.

Bank Indonesia (BI) mempertahankan 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 5,00 persen, suku bunga Deposit Facility sebesar 4,25 persen, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,75 persen. Keputusan tersebut diambil selama pertemuan November, setelah empat kali penurunan suku bunga berturut-turut. BI akan terus mengarahkan instrumen kebijakannya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Kebijakan makroprudensial harus tetap akomodatif untuk merangsang pinjaman bank dan memperluas pembiayaan ekonomi, dengan menjaga stabilitas sistem keuangan. Sementara itu, kebijakan sistem pembayaran dan pendalaman pasar keuangan telah diperkuat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Sisi lain, BI juga memangkas kembali rasio Giro Wajib Minimum rupiah sebesar 0,5 persen menjadi 5,5 persen untuk bank umum, dan 4 persen untuk bank syariah yang akan menambah likuiditas ke industri perbankan secara akumulatif sebesar Rp26 triliun.

Sentimen pasar dari luar negeri:
Diperkirakan kesepakatan dagang fase satu antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok tidak akan terjadi dalam waktu dekat ini. Hal itu dikarenakan kondisi yang kembali menegang antara dua negara itu, lantaran Tiongkok kembali menekan AS untuk pengembalian tarif yang lebih luas. Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin pun mengakui, sebelum hubungan antara Tiongkok dan AS kembali menegang, Presiden Donald Trump membutuhkan waktu sekitar lima minggu untuk membubuhkan tanda tangannya, dengan adanya masalah ini. Pihaknya memperkirakan, kesepakatan tersebut setidaknya akan dapat dicapai pada awal tahun depan

Perspektif tenikal
Support Level : 6099/6080/6061
Resistance Level : 6137/6156/6174
Major Trend : Up
Minor Trend : Down
Pattern : Up to down

Rekomendasi perdagangan hari ini:

BMRI: Trading Buy
• Close 7175, TP 7275
• Boleh buy di level 7025-7175
• Resistance di 7275 & support di 7025
• Waspadai jika tembus di 7025
• Batasi risiko di 6950

INCO: Trading Buy
• Close 3330, TP 3410
• Boleh buy di level 3220-3330
• Resistance di 3410 & support di 3220
• Waspadai jika tembus di 3220
• Batasi risiko di 3180

ASII : Trading Buy
• Close 6600, TP 6700
• Boleh buy di level 6500-6600
• Resistance di 6700 & support di 6500
• Waspadai jika tembus di 6500
• Batasi risiko di 6425

GGRM: Trading Buy
• Close 53175, TP 53475
• Boleh buy di level 53025-53175
• Resistance di 53475 & support di 53025
• Waspadai jika tembus di 53025
• Batasi risiko di 52900

WTON: Trading Buy
• Close 434, TP 448
• Boleh buy di level 424-434
• Resistance di 448 & support di 424
• Waspadai jika tembus di 424
• Batasi risiko di 418

BBNI: Trading Buy
• Close 7700, TP 7775
• Boleh buy di level 7575-7700
• Resistance di 7775 & support di 7575
• Waspadai jika tembus di 7575
• Batasi risiko di 7525



Sumber: BeritaSatu.com