Orias Petrus Moedak Resmi Dirut Inalum

Orias Petrus Moedak Resmi Dirut Inalum
Paling kiri Orias Petrus Moedak. (Foto: Investor Daily/Amrozi Amenan)
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Senin, 25 November 2019 | 13:43 WIB

Jakarta, Beritasatu.com- Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) hari ini resmi mengesahkan Orias Petrus Moedak sebagai dirut baru menggantikan Budi Gunadi Sadikin yang ditunjuk sebagai wakil menteri BUMN I pada Kabinet Indonesia Maju. Sama seperti pengangkatan direksi BUMN lainnya, Orias dipilih melalui Tim Penilai Akhir (TPA) yang dipimpin Presiden Joko Widodo.

“Pak Budi Sadikin telah meletakkan fondasi holding industri pertambangan dan membangun sinergi antaranggota holding dengan baik. Saya harap Pak Orias dapat melanjutkan tongkat estafet dan mengejar target-target yang harus dicapai, khususnya terkait hilirisasi bahan tambang dan membangun perusahaan industri pertambangan kelas dunia,” kata Menteri BUMN, Erick Thohir dalam keterangan yang diterima redaksi Senin (25/11/2019).

Sindikasi Perbankan Bakal Danai Smelter Freeport

Orias Petrus Moedak yang lahir di Kupang, 26 Agustus 1967 ini sebelumnya menjabat Wakil Direktur Utama PT Freeport Indonesia. Orias bukan orang baru di lingkungan BUMN atau Inalum. Sebelum menjabat di Freeport, Orias merupakan CFO Inalum dan sebelumnya adalah Direktur Keuangan di Pelindo II.

“Pak Budi Sadikin adalah wamen yang membina industri pertambangan, sehingga saya yakin transisi akan berjalan mulus. Saya minta agar Pak Orias terus mempertahankan aspek Good Corporate Governance (GCG) yang selama ini sudah baik”, tambah Erick.

MIND.ID Resmi Kuasai Saham Divestasi Vale

Saat ini Inalum yang merupakan induk holding industri pertambangan sedang dalam proses akuisisi saham PT Vale Indonesia yang memproduksi nikel, bahan tambang strategis yang dapat digunakan sebagai bahan baku industri baja maupun baterai untuk kendaraan listrik.

Holding industri pertambangan baru-baru ini telah bertransformasi menjadi Mining Industry Indonesia (MIND ID) dengan anggota PT Antam Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Timah Tbk, dan PT Freeport Indonesia.
Demikian press release ini dibuat untuk dapat disebarluaskan kepada masyarakat.



Sumber: BeritaSatu.com