Sasar Milenial, MAJ Residences Tampilkan Filosofi Jepang

Sasar Milenial, MAJ Residences Tampilkan Filosofi Jepang
Jajaran Direksi The Maj Residences Bekasi Barat (kiri ke kanan) Mely Ho (Managing Director), Juanto Salim (President Director), Danny Sedjati (Director of Business Development Leopalace21 Indonesia), Gita Wirjawan (Founder The Maj Group) dan Herson Suindah (Komisaris), Oemar Sutanto (Komisaris), dan Tommy Santoso (Director). (Foto: Dok Maja)
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Jumat, 29 November 2019 | 13:06 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sebagai penopang Ibu Kota, Kota Bekasi menjadi primadona untuk hunian baru karena faktor ketersediaan lahan yang lebih memadai dibandingkan Jakarta. Hal ini yang mendorong The MAJ Group kolaborasi bersama perusahaan asal Jepang, Leopalace21, dan PT Central Graha Sejahtera sebagai pemilik lahan, menghadirkan proyek apartemen, The MAJ Residences Bekasi Barat.

Director of Business Development Leopalace21 Indonesia, Danny Sedjati menyampaikan juga bahwa pembangunan The MAJ Residences Bekasi Barat membawa filosofi Jepang. "Hal itu mencakup desain, perencanaan, dan manajemen pembangunan, fungsional dalam segala aspek dan simplicity," kata Danny Sedjati dalam keterangan yang diterima redaksi Jumat (29/11/2019).

Dalam pembangunan The MAJ Residences Bekasi Barat, Sakura Project Management ditunjuk sebagai construction management. Sebagai gambaran, Sakura Project Management sebelumnya sukses membangun apartemen Branz BSD di BSD City dan TOTO Building di Slipi, Jakarta Barat.

President Director The MAJ Residences Bekasi Barat Juanto Salim mengatakan, The MAJ Residences Bekasi Barat merupakan hunian berkualitas yang menyasar milenial. “Para milenial selalu mencari tempat yang unik dan bermakna, hunian ini sarat dengan sense of community," ujar Juanto Salim.

Juanto Salim mengatakan, The MAJ Residences Bekasi Barat juga cocok dijadikan investasi disamping hunian. Potensi Return on Investment (ROI) minimal sebesar 15 persen. “Saat ini untuk sewa apartemen di Bekasi sekitar 3 juta per bulannya, namun di The MAJ Residences Bekasi Barat hanya Rp 2 jutaan per bulannya sudah bisa punya unit apartemen sendiri,” tambah Juanto Salim.

The MAJ Residences Bekasi Barat yang dekat dengan pusat perbelanjaan, pendidikan, serta pusat pemerintahan memiliki kemudahan akses transportasi, yakni 5 menit menuju Stasiun KRL Bekasi dan Halte Busway Summarecon. Jarak menuju Gerbang Tol Jakarta-Cikampek Bekasi Barat sekitar 1 km, sementara ke Gerbang Tol Becakayu Jakasampurna sekitar 3,5 km. Kehadiran kereta bandara, jalur rel dwiganda Manggarai-Bekasi (2021) dan LRT Jabodebek (2021) akan membuat mobilitas dari dan ke Bekasi semakin cepat.

The MAJ Residences Bekasi Barat yang dibanderol mulai Rp 200 juta-an dilengkapi zen garden, game room, olympic-size swimming pool, sky lounge, co-working space, sky garden space, gym, hingga jogging track.

Pembangunan apartemen akan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama dibangun 1.668 unit, dengan empat pilihan tipe unit mulai studio hingga dua kamar tidur. “The MAJ Residences Bekasi Barat dipasarkan dengan harga perdana Rp 10 juta per m2. Bandingkan kisaran harga rata-rata apartemen di Bekasi yang sudah mencapai Rp 25 juta per m2,” ungkap Juanto Salim.



Sumber: BeritaSatu.com