Gandeng SMF, Bank BTN Catatkan EBA-SP Rp 2 Trilliun di Bursa Efek
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Gandeng SMF, Bank BTN Catatkan EBA-SP Rp 2 Trilliun di Bursa Efek

Rabu, 4 Desember 2019 | 09:45 WIB
Oleh : Mashud Toarik / MT

Jakarta, Beritasatu.com – Dalam rangka meningkatkan rasio kecukupan modal atau Capital Adequate Ratio (CAR) untuk menjaga laju kredit di 2020, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk melakukan aksi korporasi dalam bentuk sekuritisasi aset KPR.

Langkah ini dilakukan dengan menggandeng PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) dengan merilis Efek Beragun Aset- Surat Partisipasi atau EBA-SP SMF-BTN 05 senilai Rp 2 triliun.

“Tahun 2020, kami tetap berkomitmen mendukung Program Sejuta Rumah yang diinisiasi Pemerintah, sehingga rasio kecukupan modal kami harus aman, dengan EBA-SP SMF-BTN 05, kami dapat meningkatkan CAR kami sekitar 0,08% setelah dilakukannya transaksi sekuritisasi,“ kata Direktur Finance, Planning & Treasury Bank BTN, Nixon L.P. Napitupulu setelah melakukan ceremonial listing EBA-SP SMF-BTN 05 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (4/12/2019).

Posisi CAR yang membaik, Nixon melanjutkan, Bank BTN bisa lebih leluasa melakukan ekspansi kredit perumahan rakyat yang selama ini menjadi bisnis utamanya. Tidak hanya itu, dengan prinsip true sale, dimana Bank BTN menjual putus portofolio KPR dengan kualitas baik, pendanaan yang diraup lewat aksi korporasi ini tidak perlu dikembalikan.

Dengan menjadi kreditur asal, dan penyedia jasa/servicer dalam EBA-SP SMF-BTN 05, Bank BTN juga berpotensi meraup pendapatan non bunga atau fee based income sebesar kurang lebih Rp 23 miliar pertahun.

Dalam EBA-SP SMF-BTN 05, Bank BTN berperan sebagai kreditur asal dan penyedia jasa/servicer, sedangkan SMF berperan sebagai penerbit, arranger dan pendukung kredit, sementara BRI sebagai wali amanat dan Bank Kustodian.

“Dengan EBA-SP SMF-BTN 05, Bank BTN genap melakukan 12 kali sekuritisasi aset. Dalam 2 EBA-SP terakhir yang diterbitkan selalu mendapat sambutan baik dari investor termasuk EBA-SP SMF-BTN 05 yang telah seluruhnya terserap sebanyak Rp 2 triliun,” kata Nixon.

Menurutnya terserapnya EBA-SP SMF-BTN 05, Bank BTN menjadi Bank pertama yang telah 12 kali melakukan transaksi sekuritisasi aset sejak tahun 2009, mencatatkan total nilai EBA sebesar Rp 11,65 triliun.

“Dari seluruh transaksi sekuritisasi BTN baik KIK EBA maupun EBA SP, sebanyak 7 transaksi EBA telah dilunasi seluruh outstanding EBA kelas A-nya dengan nilai total sekitar Rp 3,8 triliun sehingga makin mengukuhkan rating id.AAA atau triple A yang disematkan Pefindo,” kata Nixon.

Di tengah kondisi IHSG yang cenderung fluktuatif, EBA-SP SMF-BTN 05 yang memiliki weighted average life 9,09 tahun bisa dijadikan opsi investasi bagi investor, dengan adanya rating AAA (triple A) dapat memberikan tambahan spread antara 195-197 basis poin dibandingkan dengan instrumen Surat utang negara dengan tenor yang sama.

Dari hasil penawaran ke publik, EBA-SP SMF-BTN05 yang dicatatkan di bursa efek tersebut bernilai total Rp2 Triliun dengan masing-masing dibagi dalam tiga kelas, EBA Kelas A seri A1 senilai Rp 574 miliar dan EBA kelas A seri A2 senilai Rp 1,142 Triliun yang ditawarkan melalui penawaran umum, sementara EBA kelas M senilai Rp 24 miliar dan EBA kelas B senilai Rp 260 miliar yang ditawarkan melalui penawaran terbatas.

Adapun suku bunga masing-masing ditetapkan untuk Seri A1 memiliki tingkat suku bunga 8,50% dan Seri A2 memiliki tingkat suku bunga 8,75%. EBA-SP seri A ini mendapatkan rating id.AAA.



Sumber: Majalah Investor


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Pagi Ini, Rupiah Terdepresiasi ke Kisaran Rp 14.120-an

Rupiah berada di level Rp 14.122,5 per dolar AS atau terdepresiasi 7,5 poin (0,05 persen).

EKONOMI | 4 Desember 2019

IHSG Dibuka Melemah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,3 persen ke kisaran 6.115,9.

EKONOMI | 4 Desember 2019

BNI Borong Tiga Lantai Satoria Tower

Satoria Tower berada di area central business district (CBD) untuk wilayah Surabaya Barat.

EKONOMI | 4 Desember 2019

Lippo Hadirkan Pemakaman Islam Raudlatul Jannah

Raudlatul Jannah dipasarkan dengan harga awal promo sekitar Rp 32,80 juta sampai dengan Rp 38 juta.

EKONOMI | 4 Desember 2019

BRI Gandeng Startup Wujudkan Solusi Keuangan Terintegrasi

Tahun depan, Bank BRI akan fokus untuk mewujudkan integrated financial solution.

EKONOMI | 4 Desember 2019

Kasus Gagal Bayar Jiwasraya Perlu Penyelesaian Cepat

Penyelesaian kasus Jiwasraya harus dilakukan secara legal, finansial dan manajerial secara bersamaan.

EKONOMI | 4 Desember 2019

AP2LI Apresiasi Permendag 70 Tahun 2019 Bercirikan Syariah

“Ini menjadi ketenangan bagi masyarakat, khususnya umat Islam yang ingin menjalankan bisnis direct selling atau multi level marketing."

EKONOMI | 4 Desember 2019

Tuntaskan Kasus Jiwasraya, Komisi XI Minta PPPK Kemenkeu Dievaluasi

Untuk membantu penyelesaian kasus pelik ini, komisi XI DPR RI pun meminta bantuan kepada Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia

EKONOMI | 4 Desember 2019

Anggaran Dana BLK Komunitas untuk Flores Tak Sesuai Janji Awal

Dana BLK Komunitas kurang dari janji awal.

EKONOMI | 3 Desember 2019

Istana Sebut Ledakan Monas Tak Ganggu Investasi

Pascaledakan, tidak ada pengetatan pengamanan di sekitar Istana.

EKONOMI | 3 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS