Gelar Forum Bisnis, KBRI Beijing Tarik Investor dan Tingkatkan Ekspor ke Tiongkok

Gelar Forum Bisnis, KBRI Beijing Tarik Investor dan Tingkatkan Ekspor ke Tiongkok
Duta Besar RI untuk RRT, Djauhari Oratmangun bersalaman dengan Vice-Mayor of Chongqing Municipal People's Government, Li Bo. ( Foto: Istimewa / KBRI Beijing )
Asni Ovier / AO Rabu, 4 Desember 2019 | 21:03 WIB

Chongqing, Beritasatu.com - Bertemakan "Doing Business with Wonderful Indonesia", Kedutaan Besar RI (KBRI Beijing), Tiongkok, bekerja sama dengan Foreign Affairs Office Chongqing Municipal People’s Government dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Beijing menyelenggarakan "Indonesia-China (Chongqing) Business Forum on Trade, Tourism and Investment". Acara digelar di Crowne Plaza Chongqing Jiafangbei pada Senin (2/12/2019).

Dalam siaran pers KBRI Beijing yang diterima Beritasatu.com di Jakarta, Rabu (4/12/2019) disebutkan, Forum Bisnis yang dihadiri oleh hampir 200 pelaku usaha Tiongkok dan Indonesia tersebut merupakan upaya KBRI Beijing secara terus menerus untuk mencari terobosan dalam meningkatkan ekspor ke Tiongkok, investasi ke Indonesia, serta meningkatkan jumlah wisatawan Tiongkok ke Indonesia. Kegiatan Forum Bisnis diawali dengan penampilan tari Saman oleh mahasiswa Indonesia di Chongqing yang memukau para peserta Forum.

Duta Besar RI untuk Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Djauhari Oratmangun dalam sambutan pembuka mengatakan bahwa Indonesia dan Chongqing memiliki banyak peluang kerja sama yang sangat potensial di bidang-bidang pengembangan industri mobil, teknologi informasi dan komunikasi, dan kerja people to people contact, khususnya pariwisata.

Sementara, Vice Mayor of Chongqing Municipal People's Government, Li Bo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan menyambut baik penyelenggaraan Forum Bisnis di Chonqging. Kegiatan tersebut diharapkan dapat semakin meningkatkan kerja sama Indonesia dan Chongqing di bidang perdagangan, pariwisata, dan investasi yang selama ini sudah berjalan dengan sangat baik.

Saat ini terdapat delapan perusahaan asal Chongqing yang telah melakukan investasi di Indonesia, salah satunya yaitu Sokon Group melalui PT Sokonindo Automobile, yang telah memiliki pabrik mobil di Serang. Dari sisi pariwisata, tercatat sebanyak 60.000 wisatawan asal Chongqing telah berkunjung ke Indonesia.

Sebagai salah satu dari empat municipality di Tiongkok, Chongqing juga maju di sektor teknologi informasi, antara lain melalui pendirian Intelligent Technology Park oleh OPPO. Pada 2018, nilai perdagangan Indonesia-Chongqing mencapai US$ 1,2 miliar.

Forum Bisnis menghadirkan narasumber yang berasal dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Kementerian Perdagangan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Beijing, Huawei, dan Sokon Motor Group. Kegiatan diakhiri dengan sesi networking antara pelaku usaha kedua negara yang berminat menjajaki kerja sama lebih mendalam.

Seusai Forum Bisnis, Dubes Djauhari Oratmangun dan para pembicara diundang dalam suatu jamuan makan malam khusus Indonesia oleh Wali Kota Chongqing, Tang Liangzhi, beserta jajaran. Dalam jamuan tersebut, delegasi Indonesia dihibur dengan lagu "Sing Sing So" yang dibawakan oleh vokal grup anak-anak Kota Chongqing.

Dubes Djauhari yang piawai bermain piano juga membalas dengan menampilkan lagu "Sio Mama" bagi Wali Kota dan jajaran. Jamuan juga dihadiri oleh Founder & Chairman Chongqing Sokon Industry Group Co, Ltd, Zhang Xinghai, yang menyampaikan minatnya untuk memperluas investasi di Indonesia.

Sebagai catatan, kegiatan Forum Bisnis Indonesia-Chongqing masuk dalam salah satu agenda Asia-Europe Cooperation Dialogue Boao Forum for Asia (BFA), forum internasional bergengsi yang berkantor pusat di Tiongkok. Dubes Djauhari Oratmangun bersama dengan delegasi Indonesia turut menghadiri sesi pembukaan BFA, yang salah satunya menampilkan Chairman BFA, Ban Ki Moon, sebagai salah satu pembicara.



Sumber: Suara Pembaruan