Kasus Harley di Garuda, Langkah Erick Thohir Dipuji

Kasus Harley di Garuda, Langkah Erick Thohir Dipuji
Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) bersama Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) menggelar konferensi pers terkait penyelundupan motor Harlery Davidson dan sepeda Brompton menggunakan pesawat baru milik Garuda Indonesia di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis 5 Desember 2019. ( Foto: Suara Pembaruan / Joanito De Saojoao )
Iman Rahman Cahyadi / CAH Kamis, 5 Desember 2019 | 18:53 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Terkuak sudah aktor di belakang penyelundupan motor Harley Davidson di pesawat Garuda.  Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri BUMN Erick Thohir dalam jumpa pers menjelaskan bahwa motor tersebut merupakan milik Dirut Garuda Ari Ashkara.

Direktur Suropati Syndicate mengapresiasi langkah Erick Thohir mencopot Dirut Garuda. Keputusan Erick ini disebut tepat dan berdampak.

“Kenapa saya sebut tepat dan berdampak karena pertama, Pak Erick tidak ribut dan koar-koar di publik sebelum ada hasil investigasi internal. Yang kedua, dia dengan sangat bijaksana telah memberi kesempatan kepada pelaku untuk mundur dan mempertanggungjawabkan tindakannya sebelum dengan tegas mencopot posisi pelaku sebagai Dirut Garuda. Ketiga, peristiwa ini akan berdampak ke BUMN lain yang masih sering terjadi penyalahgunaan wewenang seperti ini. Setidaknya dengan satu contoh ini BUMN lain tidak leluasa lagi bermain dengan wewenang yang mereka punya untuk kepentingan oknum tertentu," tutur Muhammad Shujahri, Direktur Suropati Syndicate dalam siaran pers, Kamis (5/12/2019).

Baca JugaPecat Dirut Garuda, Erick Thohir Mengaku Sedih

Lebih lanjut menurut Shujahri, peristiwa ini perlu dijadikan contoh yang baik bagi generasi muda indonesia yang membutuhkan iklim dunia kerja yang berintegritas dan profesional. Hal tersebut akan membuat generasi muda semakin percaya diri dengan dunia kerja yang kompetitif karena tidak ada lagi perlakuan khusus bagi orang-orang tertentu.

Baca JugaKerugian Penyelundupan Harley Davidson dan Brompton Rp 1,5 Miliar

“Ini yang saya maksud penunjukan Erick Thohir sebagai Menteri BUMN sangat tepat. Dengan profesionalisme dan integritasnya perusahaan pelat merah akan bersih dari praktik seperti ini. Hal penting yang patut kita sorot adalah tindakan ini contoh yang baik bagi generasi muda bangsa,” tambah Shujahri.



Sumber: BeritaSatu.com