IPO Terbesar di Dunia, Saudi Aramco Salip Microsoft dan Apple

IPO Terbesar di Dunia, Saudi Aramco Salip Microsoft dan Apple
Fasilitas minyak Aramco di dekat area al-Khurj, tepat di selatan ibu kota Saudi, Riyadh, tampak pada Minggu (15/9/2019). Arab Saudi memulai kembali operasi di kilang minyak yang dilanda serangan pesawat nirawak yang memangkas produksinya hingga setengahnya. (Foto: AFP / FAYEZ NURELDINE)
Faisal Maliki Baskoro / FMB Jumat, 6 Desember 2019 | 10:17 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - BUMN minyak asal Arab Saudi, Saudi Aramco meraup US$ 25,6 miliar (Rp 359,3 triliun) melalui penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) terbesar di dunia, mengalahkan IPO Alibaba pada September 2014 yang berhasil meraih US$ 25 miliar.

Aramco menjual 1,5 persen sahamnya sebesar 32 riyal (US$ 8,53) per lembar, sehingga menjadikan valuasi perusahan sebesar US$ 1,7 triliun. Dalam proses IPO, Aramco mendapatkan penawaran hingga US$ 119 miliar. Meski demikian, tampaknya valuasi ini masih di bawah harapan Pemimpin Arab Saudi Pangeran Mohammed Bin Salman yang sebelumnya menargetkan valuasi perusahaan di US$ 2 triliun.

Aramco akan tercatat di bursa Arab Saudi, Tadawul. Sebanyak 0,5 persen sahamnya akan tersedia bagi pembeli ritel individu, dan 1 persen sisanya untuk investor institusional. Jumlah 1 persen itu setara dengan 2 miliar lembar saham. Dalam 2,5 minggu pertama periode bookbuilding, Aramco mendapatkan pemesanan 5,9 miliar lembar saham.

Sebagian besar saham diserap oleh investor lokal dan manajer investasi dari negara-negara tetangga seperti Uni Emirat Arab dan Kuwait. Dalam penawaran untuk investor individu, tercatat 5 juta orang memesan saham. Sementara investor institusi tercatat memberikan penawaran hingga 397 miliar riyal.

Dana hasil IPO akan digunakan untuk mendanai dana investasi pemerintah atau Public Investment Fund. Entitas ini tercatat memiliki investasi di sejumlah startup seperti US$ 45 miliar di Vision Fund yang diprakarsai SoftBank Corp Jepang, membeli US$ 3,5 miliar saham di Uber Technologies Inc. dan rencana membangun kota futuristik senilai US$ 500 miliar.

Saat saham Aramco mulai diperdagangkan di bursa, perusahaan ini akan menyalip Microsoft Corp dan Apple Inc sebagai perusahaan terbuka terbesar di dunia.

Pada tahun 2018 lalu, Aramco mencatat laba bersih sebesar US$ 111,1 miliar, atau kurang lebih setara dengan laba Apple ditambah Google ditambah Exxon Mobil.

Berikut adalah 10 IPO terbesar sejak 1998:
1. Aramco (2019) senilai US$ 26 miliar
2. Alibaba (2014) senilai US$ 25 miliar
3. SoftBank Corp (2018) senilai US$ 21 miliar
4. AIA (2010) sebesar US$ 20 miliar
5. Visa (2008) sebesar US$ 20 miliar
6. GM (2010) sebesar US$ 18 miliar
7. Enel (1999) sebesar US$ 17 miliar
8. ICBC (2006) sebesar US$ 16 miliar
9. NTT Docomo (1998) US$ 16 miliar
10. Facebook (2012) US$ 16 miliar

 



Sumber: Bloomberg, CNBC