Satoria Tower Targetkan Serah Terima Unit Agustus 2020

Satoria Tower Targetkan Serah Terima Unit Agustus 2020
Presiden Direktur Satoria Group, Alim Satria (paling kanan) bersama jajaran direksi Satoria Group, Eva Lusiana, Ivi Santoso dan Irwanto Alim di sela acara seremonial topping off gedung perkantoran premium, Satoria Tower, di Jalan HR Muhammad Surabaya, Jumat (6/12/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Amrozi Amenan )
Amrozi Amenan / FER Sabtu, 7 Desember 2019 | 22:23 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - Satoria Group menggelar prosesi penutupan atap (topping off) gedung perkantoran Satoria Tower, di kawasan Surabaya Barat, Jumat (6/12/2019). Saat ini, penjualan Satoria Tower sudah mencapai 60 persen dari 52 unit yang dipasarkan. Pihak pengembang menargetkan seluruh unit akan habis terjual (sold out) saat serah terima (hand over) unit pada Agustus 2020.

BNI Borong Tiga Lantai Satoria Tower

Presiden Direktur Satoria Group, Alim Satria, mengatakan seremonial topping off menandai proses kegiatan konstruksi gedung setinggi 36 lantai dengan konsep modern bergaya futuristik itu, telah memasuki tahap finishing. Penutupan atap ini sekaligus juga sebagai bukti komitmen Satoria Group kepada konsumen, untuk menyelesaian pembangunan proyek dengan investasi Rp 450 miliar ini sesuai target.

"Sejak awal pembangunan, kami telah menargetkan Satoria Tower yang memiliki fasilitas mewah ini bakal topping off pada akhir tahun 2019 dan kami telah membuktikan komitmen itu," kata Alim Satria.

Menurut Alim, Satoria Group juga akan menjaga komitmen pada target serah terima unit. Setelah topping off ini, dibutuhkan waktu sekitar 3 bulan untuk merampungkan pekerjaan. Sehingga, diperkirakan pada pertengahan tahun 2020, proyek gedung perkantoran yang dikerjakan oleh PT Mitra Agung Surabaya (MAS), salah satu anak perusahaan Satoria Group, akan rampung. "Target kami serah terima unit sekitar Agustus 2020,” tandasnya.

Satoria Tower

Coworking Space Premium Hadir di Bandara Soetta

Alim menjelaskan, total luas ruang kantor di Satoria Tower yang dipasarkan mencapai 20.000 meter persegi (m2). Terdiri dari 52 unit premium loft dalam beberapa tipe, premium office yang sangat fleksibel, mulai luas 36 m2 hingga 1.300 m2 dengan fasilitas perkantoran lengkap.

"Selain ramah lingkungan dan interior yang hangat dan modern, bingkai jendela yang luas yang menghadap padang golf yang indah dalam kota, Satoria Tower juga dilengkapi teknologi tinggi dan keamanan yang canggih yang cukup memenuhi kebutuhan pengguna bergaya hidup enerjik. Memadukan teknologi canggih, fasilitas yang lengkap dan mewah gedung ini selaras dengan tren kebutuhan perkantoran sekarang dan di masa yang datang,” jelas Alim.

Direktur Marketing Satoria Tower, Ivi Santoso menambahkan, Satoria Tower merupakan gedung perkantoran premium pertama yang menggabungkan teknologi tinggi, serta memberi penyewa efisiensi yang tinggi dalam hal mobilitas.

"Kami ingin membangun menara perkantoran premium berteknologi tinggi yang akan menjadi ikon Surabaya. Ini juga untuk menyesuaikan dengan tren dan kebutuhan bisnis saat ini. Apalagi kalangan perusahaan multinasional dan perusahaan teknologi tentu fasilitas seperti big data, dan infrastruktur teknologi lain akan jadi pertimbangan untuk masuk," jelasnya.

Ivi optimistis, dengan menggabungkan teknologi modern dan desain mewah akan membuat setiap penyewa bangga menjadi bagian dari Satoria Tower. Kelebihan yang dimiliki gedung ini dari gedung yang ada bakal menjadi pilihan bagi pengguna yang mengedepankan kebutuhan perkantoran yang mampu menjawab kebutuhan waktu yang akan datang, bahkan untuk jangka waktu 20 tahun kedepan.

"Rata-rata pembeli tertarik dengan fasilitas bintang lima Satoria Tower, seperti sky pool, gym and fitness center, meeting room, lounge, café, restoran, fasilitas perbankan, operasional 24 jam, serta area parkir yang luas," ungkapnya.

Selaras dengan kebutuhan pebisnis sekarang dan di masa mendatang, Satoria Tower juga menyediakan konsep small office home office (SOHO), karena banyaknya pebisnis dari luar kota dan ingin menjadikan Satoria Tower tempat bekerja sekaligus tempat tinggal. "Kita tawarkan 52 unit SOHO dan sudah hampir habis," katanya.

Ditambahkan Ivi, saat harga jual perkantoran di Satoria Tower di kisaran Rp 27 juta per m2. "Angka ini sudah mengalami kenaikan ketimbang saat pertama dipasarkan yang berada di kisaran Rp 20 juta per m2," pungkas Ivi.



Sumber: Investor Daily