Menhub Tinjau Tol Layang Jakarta-Cikampek

Menhub Tinjau Tol Layang Jakarta-Cikampek
Tol Layang Jakarta-Cikampek II (Elevated). ( Foto: Handout )
/ WBP Minggu, 8 Desember 2019 | 12:17 WIB

Bekasi, Beritasatu.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi akan meninjau jalan tol layang Jakarta-Cikampek (Japek II), Minggu (8/12/2019) untuk memastikan kesiapan infrastruktur tersebut yang rencananya segera difungsikan.

Wartawan Antara di Bekasi, Jawa Barat, Minggu, melaporkan, saat peninjauan, Menhub akan mendapat pemaparan mengenai kemajuan dan kesiapan Japek II dari PT Jasa Marga (Persero).

Menurut rencana tol layang Japek II akan dibuka pada 15 Desember dan berlaku gratis hingga libur Natal dan Tahun Baru 2020 usai.

Kebijakan itu diharapkan dapat mengurangi kepadatan kendaraan saat libur Natal dan Tahun Baru.

Jalan tol itu akan membantu mengurangi kepadatan kendaraan yang melalui jalur itu, khususnya ke arah timur Jakarta dan menuju Jakarta dari arah timur, sehingga kemacetan parah diharapkan tidak terjadi lagi. Jalan itu saat ini hanya untuk golongan satu, yaitu kendaraan kecil saja

Sebelumnya, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) memenyatakan target operasional Tol layang Jakarta-Cikampek atau Japek Elevated tetap berjalan sesuai rencana pada saat liburan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

Saat ini tinggal mendorong untuk melakukan prauji laik fungsi (ULF), kemudian kontraktor proyek tol tersebut berjanji pada akhir bulan ini konstruksi sudah selesai.

Jadi setelah kontraktor selesai, tinggal serah terima pekerjaan sementara atau provisional hand over (PHO) kepada badan usaha. Setelah serah terima, dilakukan uji layak fungsi.

Ruas Tol Japek II elevated merupakan ruas jalan tol yang membentang dari Cikunir hingga Karawang Barat (Sta 9+500 sampai Sta 47+500) dengan total panjang jalan 36,4 kilometer. Jalan tol ini berfungsi untuk menambah kapasitas Jalan Tol Jakarta-Cikampek eksisting.

Proyek Jalan Tol Japek II elevated diperoleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk pada 2017 dengan nilai kontrak Rp 4,43 triliun dan ditargetkan selesai pada 2019.



Sumber: ANTARA