Kompetisi dan Analisis Ini Serap Ide Bisnis Perbankan

Kompetisi dan Analisis Ini Serap Ide Bisnis Perbankan
Ilustrasi. ( Foto: BSMH )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Minggu, 8 Desember 2019 | 15:45 WIB

Bogor, Beritasatu.com– PT Bank Central Asia Tbk (BCA) bekerja sama dengan PPM School of Management menggelar kompetisi analisis kasus bisnis tingkat regional, The 10th PPM Regional Business Case Competition (RBCC) 2019 bertema Outsmart Disruption to Stay Relevant in Banking Industry. Kompetisi ini dalam rangka menyerap aspirasi dan ide cemerlang terkait strategi dan model bisnis perbankan.

Direktur PT Bank Central Asia Tbk Henry Koenaifi mengatakan, BCA berupaya mengikuti perkembangan teknologi yang diselaraskan dengan kebutuhan nasabah.

Dalam era transformasi digital seperti saat ini, penting bagi industri untuk terus melakukan inovasi agar tetap relevan dengan kehidupan masyarakat. "Salah satu upaya yang dilakukan oleh BCA adalah dengan memberikan dukungan terhadap RBCC 2019 dan sebelumnya pada tahun 2014," kata Henry Koenaifi dalam keterangan yang diterima Minggu (8/12/2019).

Kompetisi RBCC ini diharapkan dapat menjangkau ide-ide baru di dunia bisnis, terutama di dunia perbankan. "Tak dapat disangkal bahwa sebuah industri cepat sekali berkembang, apalagi dunia perbankan yang saat ini didominasi oleh digitalisasi,” kata Henry.

Henry Koenaifi mengatakan, BCA juga fokus pada pengembangan pendidikan di Indonesia melalui peningkatan kualitas anak didik agar siap menghadapi dunia kerja dan persaingan global.

Tema kasus bisnis yang diangkat tahun ini adalah Outsmart Disruption to Stay Relevant in Banking Industry, dimana studi kasus ini menceritakan inisiatif yang telah dilakukan BCA di segmen individual banking, persaingan atau kolaborasi dengan fintech, dan tantangan yang dihadapi sehubungan dengan perubahan consumer behavior. Peserta diminta untuk memberikan usulan strategi-strategi baru ataupun business model baru yang dapat diterapkan oleh BCA.

Sebanyak 76 tim yang terdiri dari mahasiswa sarjana strata dua dari berbagai perguruan tinggi di Asia Pasifik telah mendaftar sejak dibukanya registrasi pada awal Juni 2019. Dari total 64 paper yang dikumpulkan, terpilih 12 tim finalis dari Indonesia, Filipina, Malaysia, dan Taiwan.

Finalis tersebut berhasil menganalisis kasus bisnis yang diberikan sesuai tema utama dan dinyatakan layak bertanding di tahap selanjutnya. Selain itu, para finalis juga diajak untuk berkunjung ke BCA Learning Institute, Sentul.



Sumber: BeritaSatu.com