AP I Gelar Simulasi Operasional Terminal Baru Bandara Syamsudin Noor

AP I Gelar Simulasi Operasional Terminal Baru Bandara Syamsudin Noor
Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin ( Foto: Wikipedia )
Thresa Sandra Desfika / FER Minggu, 8 Desember 2019 | 20:02 WIB

Banjarmasin, Beritasatu.com - PT Angkasa Pura (AP) I (Persero) melakukan simulasi operasional terminal baru Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin menjelang dimulainya operasional terminal baru bandara tersebut pada Selasa (10/12/2019).

Kemhub Verifikasi Terminal Baru Syamsudin Noor

Simulasi ini melibatkan ratusan karyawan yang berperan sebagai seluruh stakeholders operasional penerbangan, mulai dari penumpang, petugas parkir, petugas aviation security, customer service, groundhandling, dan instansi terkait seperti Bea Cukai dan Imigrasi.

"Kami harapkan doa dan dukungan masyarakat agar persiapan final ini dapat berjalan lancar sehingga ikon baru kebanggaan masyarakat Banjarmasin dan Kalimantan Selatan ini dapat segera dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia,” ungkap Direktur Utama AP I, Faik Fahmi, dalam keterangannya yang diterima Beritasatu.com, Minggu (8/12/2019).

Faik menambahkan, pembangunan terminal baru Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin merupakan salah satu bagian dari proyek strategis nasional (PSN) yang diamanatkan oleh pemerintah kepada Angkasa Pura I untuk mengatasi permasalahan lack of capacity yang terjadi.

Angkasa Pura I Kembangkan Empat Bandara

"Proyek ini terdiri dari pembangunan sisi darat yang meliputi pembangunan terminal baru dan gedung kargo serta pembangunan sisi udara yang meliputi perluasan apron," tandas Faik Fahmi.

Sebagai informasi, terminal baru Bandara Syamsudin Noor memiliki luas 77.569 meter persegi (m2) atau 8 kali lebih luas dibandingkan terminal lama yang hanya memiliki luas 9.043 m2.

Terminal baru Bandara Syamsudin Noor berkapasitas 7 juta penumpang per tahun, 5 kali lebih besar dibandingkan terminal lama. Terminal baru juga ditunjang dengan 42 unit konter check-in, 3 conveyor belt, dan ruang tunggu seluas 5.185 m2. Tersedia pula, lahan parkir seluas 34.360 m2. untuk kendaraan roda empat dan 2.420 m2 untuk kendaraan roda dua.

Dibangun pula terminal kargo baru berkapasitas 44.000 ton per tahun dari 22.297 ton per tahun yang ada saat ini. Sedangkan apron bertambah menjadi 129.812 m2 dan mampu menampung 16 pesawat narrow body dari yang sebelumnya hanya 80.412 m2 dan hanya dapat menampung 8 pesawat narrow body.



Sumber: BeritaSatu.com