PTPN XII Tingkatkan Kontribusi Wisata Agro

PTPN XII Tingkatkan Kontribusi Wisata Agro
Direktur Utama PTPN XII, M Cholidi, perwakilan Bank BNI, Bank BRI, Bank Mandiri dan Pegadaian serta Muspika setempat di sela jalan sehat Tea Walk dalam rangkaian acara Wisata Agro Wonosari (WAW) Festeaval 2019 di Kebun Teh, Malang, Minggu (8/12/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Amrozi Amenan )
Amrozi Amenan / FER Minggu, 8 Desember 2019 | 23:35 WIB

Malang, Beritasatu.com - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XII akan meningkatkan kontribusi pendapatan dari usaha wisata agro dengan melakukan berbagai inovasi.

PTPN XII Geber Wisata Agro Lewat WAW Festeaval 2019

Direktur Utama PTPN XII, M Cholidi, mengatakan, inovasi untuk destinasi wisata dilakukan agar bisa menarik minat para wisatawan baik dalam dan luar negeri, serta mendukung upaya pemerintah mengggalakkan wisata agro.

"Adapun inovasi yang sedang berjalan adalah menambah produk-produk yang bernilai lebih. Misalnya memperbanyak pembibitan Macadamia di Wisata Agro Blawan dan Wisata Agro Kalisat Jampit di Bondowoso," ujar Cholidi di sela kegiatan Wisata Agro Wonosari (WAW) Festeaval 2019 di Malang, Minggu (8/12/2019).

Cholidi mengatakan, selama ini orang mengira kalau Macadamia hanya bisa tumbuh subur di luar negeri seperti Australia. Padahal, PTPN XII juga telah menanamnya dan tumbuh subur di perkebunan di Bondowoso. Bahkan, PTPN XII juga telah melakukan pembibitan dan menjual buahnya. "Dalam proses pembibitan Macadamia ini tentunya akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan," tandas Cholidi.

PTPN XII

PTPN XII Sabet Gelar Kompetisi Teh Nasional

Selain itu, lanjut Cholidi, PTPN XII juga memperbanyak fasilitas seperti yang dilakukan di Wisata Agro Wonosari agar menarik minat banyak orang sebagai tempat pilihan kegiatan penyelengaraan event family gathering, musik, sport, baik skala lokal maupun internasional.

"Sejalan dengan inovasi, juga dilakukan rebranding bagi destinasi wisata agar nantinya dapat memberikan kontribusi laba. Inovasi tersebut akan kami lakukan di setiap destinasi wisata lainnya," ujar Choldi.

Menurut Cholidi, PTPN XII merupakan miniatur dari perkebunan di Indonesia karena memiliki hampir semua komoditas seperti teh, kopi, kakao, hortikulta, tebu, wisata agro dan kayu-kayuan. Hal itu menjadikan PTPN XII memiliki potensi wisata agro yang cukup besar.

Saat ini PTPN XII memiliki beberapa titik obyek wisata. Diantaranya adalah Wisata Agro Wonosari di Malang, Wisata Agro Gelantangan, Wisata Agro Renteng, Mumbul Garden dan Rest Area Gunung Gumitir dan Wisata Agro Rengganis di Jember, Wisata Agro Blawan dan Wisata Agro Kalisat Jampit di Bondowoso, Wisata Agro Doesoen Kakao dan Pantai Kampe di Banyuwangi serta Wisata Agro Gunung Gambir di Lumjang. "Kami akan terus menggeber potensi wisata agro dan destinasi wisata ini,” tandas Cholidi.

Data PTPN XII menunjukkan, hingga Oktober 2019 usaha wisata menyumbang pendapatan sebesar Rp 5 miliar dari total pendapatan perusahaan sebesar Rp 19,5 miliar.

Cholidi menambahkan, lahan perkebunan yang dikelola PTPN XII cukup luas, seperti Agro Wisaya Wonosari yang terbentang dari ujung timur Banyuwangi sampai di sisi barat kabupaten Ngawi dan dari pesisir dekat pantai sampai dekat kawah. Begitu luasnya dan beraneka potensi yang dimilikiya, sehingga peluang bisnisnya juga cukup besar kedepan.

"Apalagi, wisata agro merupakan industri yang ramah lingkungan, yang menjaga kelestarian alam, menyuplai oksigen sekaligus tempat rekreasi, dimana kesehatan masyarakat terjaga sambil mereka bisa berjalan-jalan. Suasana seperti itu yang sangat dicari dan kami melihat ada pergeseran kesana, sehingga agro wisata akan menjadi destinasi yang dicari masyarakat,” imbuh Cholidi.

Direktur Operasional PTPN XII, Anis Febriantomo, menambahkan, selama ini dari 17 obyek wisata memang belum seluruhnya berkinerja positif, dua diantaranya masih belum memenuhi target karena memang terbilang baru dan belum menemukan tema yang pas.

"Karena itu, nanti kita akan petakan lagi kira-kira tema yang pas apa buat yang masih dibawah target itu. Poin pentingnya adalah potensi wisata agro yang kita miliki potensinya cukup besar kedepan," kata Anis.



Sumber: Investor Daily