IHSG Diprediksi Mixed, Ini Saham yang Layak Dibeli

IHSG Diprediksi Mixed, Ini Saham yang Layak Dibeli
Ilustrasi Perdagangan Bursa Saham IHSG IDX ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Rabu, 11 Desember 2019 | 08:39 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (11/12/2019) diprediksi akan mixed menyusul minimnya sentimen di pasar.

"IHSG diperkirakan akan bergerak mixed," kata riset PT Valbury Sekuritas Indonesia dikutip Beritasatu.com, Rabu (11/12/2019).

Meski pelaku pasar menantikan adanya aksi window dressing di pengujung tahun 2019, namun sentimen positif di pasar minim.

Dari dalam negeri, pertumbuhan pembiayaan ekonomi pada Oktober 2019 hanya 5,6 persen, relatif jauh lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pada posisi Oktober 2018 sebesar 14,83 persen dan juga menurun jika dibandingkan dengan September 2019 7,27 persen.

Riset Valbury menyatakan, sentimen dari Amerika Serikat (AS) cendurung positif dimana Menteri Pertanian Sonny Perdue mengatakan Presiden Donald Trump berkeinginan membatalkan tarif baru yang sudah dijadwalkan berlaku mulai 15 Desember, untuk barang-barang Tiongkok.

Menurutnya hal ini bisa terjadi jika pihak Tiongkok ada pergerakan untuk mendorong untuk tidak melakukan menerapkan tarif.

Secara teknikal, kisaran level support IHSG hari ini berada di 6.174/6.164/6.148. Sedangkan level resistance pada 6.199/6.215/6.225

Sementara IHSG pada perdagangan Selasa (10/12/2019) turun 10,2 poin (0,16 persen) ke level 6.183,5. Kapitalisasi pasar sebesar Rp 7.140 triliun. Indeks Investor33 turun 0,8 poin (0,15 persen) mencapai posisi 458,3. Indeks LQ-45 melemah 1,1 poin (0,11 persen) ke level 992,1. Adapun indeks berbasis syariah yang tergabung Jakarta Islamic Index (JII) turun 1,1 poin (0,16 persen) menjadi 690,6.

Berikut rekomendasi saham secara teknikal pada perdagangan hari ini:

1. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI): Trading Buy
• Close 4170, target price (TP) 4250
• Boleh buy di level 4150-4170
• Resistance di 4250 & support di 4150
• Waspadai jika tembus di 4150
• Batasi resiko di 4100

2. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI): Trading Buy
• Close 7375, TP 7450
• Boleh buy di level 7250-7375
• Resistance di 7450 & support di 7250
• Waspadai jika tembus di 7250
• Batasi resiko di 7200

3. PT United Tractor Tbk (UNTR): Trading Buy
• Close 21300, TP 21475
• Boleh buy di level 21150-21300
• Resistance di 21475 & support di 21150
• Waspadai jika tembus di 21150
• Batasi resiko di 21025

4. PT Vale Indonesia Tbk (INCO): Trading Buy
• Close 3200, TP 3250
• Boleh buy di level 3150-3200
• Resistance di 3250 & support di 3150
• Waspadai jika tembus di 3150
• Batasi resiko di 3130

5. PT Adaro Energy Tbk (ADRO): Trading Buy
• Close 1485, TP 1515
• Boleh buy di level 1430-1485
• Resistance di 1515 & support di 1430
• Waspadai jika tembus di 1430
• Batasi resiko di 1410

6. PT PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES): Trading Buy
• Close 1545, TP 1575
• Boleh buy di level 1500-1545
• Resistance di 1575 & support di 1500
• Waspadai jika tembus di 1500
• Batasi resiko di 1480



Sumber: BeritaSatu.com