Kemperin Tingkatkan Daya Saing IKM Lewat "Semarak Festival IKMA 2019’

Kemperin Tingkatkan Daya Saing IKM Lewat
Menteri perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Rabu. (11/12/2019).
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Rabu, 11 Desember 2019 | 13:23 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perindustrian (Kemperin) mendukung kemajuan sektor industri kecil menengah dan aneka (IKMA) nasional dengan sejumlah program. Salah satunya lewat ‘Semarak Festival IKMA 2019’.

“Pelaksanaan acara ini merupakan salah satu perwujudan Kementerian Perindustrian untuk turut berperan dalam peningkatan daya saing produk serta sumber daya manusia khususnya pada Industri Kecil, Menengah dan Aneka,” kata Menteri perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Agus Gumiwang Kartasasmita memaparkan, untuk membentuk sektor IKMA berdaya saing, ada lima hal yang bisa menjadi catatan. Pertama, pemanfaatan era digital. Salah satu kegiatan pada acara ini adalah Penganugerahan Penghargaan “Startup4Industry” guna mendukung transformasi digital industri manufaktur dengan mencetak startup penyedia teknologi bagi IKM.

“Di sinilah aspek pemanfaatan era digital yang diharapkan dapat menumbuhkan startup dengan produk berbasis industri generasi keempat, menjembatani antara inovasi dengan kebutuhan industri serta memunculkan success story startup sebagai techno provider industri,” ujar Menperin.

Kedua, kreativitas. Salah satu upaya yang dilakukan untuk memberikan ruang kreatif lebih luas kepada generasi muda adalah memberikan penghargaan Lomba Desain Indonesia Footwear Creative Competition. “Kami ingin memperkenalkan lebih dekat tentang alas kaki pada generasi muda, agar industri kreatif di sektor alas kaki dapat semakin berkembang,” tutur Agus Gumiwang Kartasasmita.

Aspek ketiga adalah produk dan SDM yang berkualitas, di mana Kementerian Perindustrian memberikan sejumlah fasilitasi untuk pengembangan produk IKMA seperti sertifikasi untuk berbagai komoditi, restrukturisasi mesin/peralatan IKM, fasilitasi sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), fasilitasi SNI, sertifikasi Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP), dan sertifikasi Good Manufacturing Practice (GMP).

Kemudian, Penerapan Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik (CPKB), Izin Edar bagi IKM kosmetik, Bantuan Cetak Kemasan, hingga kekayaan intelektual. “Selain itu kami juga memberikan fasilitasi untuk pengembangan SDM di antaranya sertifikasi kompetensi kerja barista, pakaian jadi, teknis reparasi AC dan finishing mebel kayu,” ungkap Agus Gumiwang Kartasasmita.

Aspek keempat adalah promosi dan pemasaran dimana Kementerian Perindustrian memfasilitasi IKM untuk mengikuti pameran sebagai bentuk promosi dan meningkatkan pangsa pasar. Aspek terakhir adalah kemitraan. Dalam menghadapi suasana persaingan yang semakin kompetitif, kerja sama dalam bentuk kemitraan usaha merupakan suatu strategi untuk dapat mengembangkan perusahaan.

Dirjen IKMA Kemperin Gati Wibawaningsih menambahkan, program “Semarak Festival IKMA 2019”, diharapkan menjadi pemacu IKMA maupun para pembina untuk meningkatkan daya saingnya melalui kompetisi, fasilitasi dan sertifikasi untuk bertransformasi menuju IKMA 4.0. “Pada kesempatan ini juga akan dilaksanakan seminar Startup Tech Provider 4 Industry,” ujar Gati Wibawaningsih.

Sebagai penutup, tambah Gati, akan dilaksanakan talkshow dengan tema “Transformasi IKMA 4.0” yang akan membahas situasi revolusi industri keempat selama ini, hasil penerapan Indonesia Industry 4.0 Readiness Index di sektor aneka.



Sumber: BeritaSatu.com