Sky Way Capital akan Paparkan Keberhasilan Teknologi Ramah Lingkungan

Sky Way Capital akan Paparkan  Keberhasilan Teknologi Ramah Lingkungan
Edwin Jidream Soru (EJS), Regional Curator of SKY WAY CAPITAL Indonesia, saat berpidato di Internasional Conference 2019 SKY WAY CAPITAL di Minsk, Belarus, pada 18 Agustus 2019. Confrence SKY WAY CAPITAL tahunan itu, dihadiri oleh ribuan investor dari seluruh dunia. ( Foto: Ismewa )
Siprianus Edi Hardum / EHD Kamis, 12 Desember 2019 | 17:32 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Skyway Capital Inc, partner dari Perusahaan Induk String Transport Technology-Euroasian Rail Skyway Systems Holding Limited atau biasa disebut Skyway Group Company pada Sabtu (14/12/2019) akan menggelar konferensi regional pertama di Indonesia, bertempat di Media Hotel Tower, Jakarta.

Edwin Jidream Soru (EJS), Regional Curator of Sky Way Capital Indonesia, mengatakan, konferensi tersebut, akan memaparkan keunggulan-keunggulan teknologi transportasi SkyWay; pengenalan kantor perwakilan baru Sky Way Capital di Indonesia, keberhasilan proyek terkini, pencapaian selama tahun 2019 serta rencana pengembangan perusahaan pada tahun 2020.

Selain itu, dalam konferensi juga, lanjut Edwin Jidream Soru, akan ditampilkan rencana pemasaran terbaru. Para peserta konferensi akan memperoleh jawaban atas semua pertanyaan seputar sky way capital. Peserta juga dapat secara pribadi berbincang dengan Board of Director of Sky Way Capital dan Regional Curator of Sky Way Capital Indonesia.

Edwin Jidream Soru, yang terkenal dengan sebutan EJS, mengatakan, konferensi ini pada dasarnya, menarik bagi orang-orang yang mendukung perkembangan teknologi transportasi SkyWay, yang baru saja mengetahui tentang teknologi transportasi dawai / string dan tengah mencari peluang untuk berinvestasi. “Pada dasarnya yang tertarik dengan teknologi-teknologi modern dan prospek dari berbagai jenis kendaraan terbaru. Begitu banyak informasi berguna dan kejutan menarik dalam konferensi ini,”ujar EJS.

Mereka yang hadir sebagai pembicara dalam konferensi ini adalah Alexey Sukhodoyev – Board of Director of Sky Way Capital, Edwin Jidream Soru, Regional Curator of Sky Way Capital Indonesia, Ignatius Iryanto,Ketua Panitia Pelaksana & Master of Sky Way Capital Investor, serta Julfa Widya Bayu Indrawan – Top Expert of Sky Way Capital.

Saat ini Sky Way Capital sedang menggalang dana para investor dari seluruh dunia guna pengembangan proyek percontohan Ecotechnopark Skyway. Investor akan menjadi partner perusahaan yang khusus bergerak dalam investasi dengan metode "Crowdfunding / Crowdinvesting, yaitu praktik penggalangan dana dari sejumlah besar investor di dunia untuk memodali suatu proyek atau usaha yang umumnya dilakukan melalui internet.

Sebagai perusahaan rekayasa dari Republik Belarus yang membawa solusi transportasi yang luas untuk transportasi perkotaan, kargo, transportasi berkecepatan tinggi, port-to-port, antar desa, dan antar pulau, SkyWay menyediakan teknologi kereta api kabel yang ditinggikan dan memungkinkan untuk menghindari kemacetan serta bergerak dengan kecepatan 150 km / jam. SkyWay juga mengembangkan transportasi berkecepatan tinggi hingga 500 km / jam. Transportasi ini bisa mengangkut dan juga kargo (buah-buahan, sayuran, ikan, pertambangan, dll).

EJS mengatakan, SkyWay adalah transportasi hijau tanpa awak, tidak menggunakan bahan bakar fosil, pembangunannya juga tanpa menebang pohon dan menggunakan pembangkit energi terbarukan. “Keunggulan utama angkutan SkyWay adalah efisiensi, ramah lingkungan, sangat nyaman dan aman, serta meningkatkan daya saing yang tinggi bagi pasar jasa angkutan,’ujarnya.

Menurut EJS, SkyWay menjadi bagian solusi transportasi di dunia. Hasil kerja keras Anatoly Yunitskiy dan tim SkyWay Technologies ini telah menerima ratusan penghargaan dari lembaga International. Termasuk dari UN Habitat dan Golden Chariot.

"Jadi SkyWay tidak hanya akan menjadi solusi namun juga menjadi masterpiece bagi negara yang menerapkannya untuk pertama kali, seperti Uni Arab Emirat dan di Ecotechnopark, Maryina Gorka, Belarusia, Negeri Pencipta Skyway, Anatoly Yunitskiy,”papar EJS.



Sumber: Suara Pembaruan