Sekber Minta Karyawan Solid Hadapi Kisruh Garuda Indonesia

Sekber Minta Karyawan Solid Hadapi Kisruh Garuda Indonesia
Ketua Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI) Sdr. Achmad Haeruman (kiri), Ketua Umum Serikat Karyawan Garuda Indonesia (Sekarga) Ahmad Irvan (kedua kiri), Ketua Harian Sekarga Tomy Tampatty (ketiga kiri), Pengurus Asosiasi Pilot Garuda (APG) Edward Hutabarat (keempat kiri), Presiden APGI Kapten Bintang Handono (ketiga kanan), Kapten Muzaeni (kedua kanan) dan Kapten Jimmy Laurentius (kanan) yang tergabung dalam Sekretariat Bersama memberikan keterangan di Jakarta, Kamis (12/12/2019). (Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono)
Lona Olavia / YUD Kamis, 12 Desember 2019 | 17:45 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretariat Bersama (Sekber) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk berharap buntut kisruh dari skandal penyelundupan Harley Davidson dan Brompton yang menyelimuti maskapai pelat merah itu cepat usai. Dengan berkumpulnya ketiga sekretariat karyawan Garuda yakni Serikat Karyawan Garuda (Sekarga), Asosiasi Pilot Garuda (APG), dan Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (Ikagi) inipun diharapkan bisa menampilkan bahwa kondisi di internal solid dalam menghadapi masalah ini.

"Sekber dengan ini menyampaikan dan mengajak seluruh karyawan agar bersatu dan menghilangkan semua perbedaan, silang pendapat, dan menghentikan semua perdebatan yang tidak perlu, serta menyerahkan semua proses kepada aparat penegak hukum dan pemerintah selaku pemegang saham," ungkap Ketua Sekarga Tomy Tampatty dalam konferensi pers bersama di Jakarta, Kamis (12/12/2019).

Ia pun meminta agar berita miring yang ada di publik terkait kondisi Garuda Indonesia cepat diluruskan. Termasuk soal isu prostitusi yang dilemparkan oleh akun @digeeembok. Seperti diketahui akun tersebut mengklaim adanya praktik prostitusi yang dijalankan oleh para petinggi Garuda Indonesia. Di mana, para awak kabin kabarnya ditawarkan melayani para petinggi dan tamu pejabat.

Menanggapi itu, Tomy memilih menyerahkan hal itu ke aparat hukum, karena hal itu bukan SOP yang berlaku bagi awak kabin."Saya tegaskan awak kabin bekerja ada SOP. Apa yang muncul tidak sesuai SOP. Maka dari itu kami tidak mau berkomentar," imbuhnya.

Apalagi itu berdampak pada reputasi Garuda baik di mata masyarakat nasional maupun internasional. "Terkait dengan cuitan-cuitan seperti itu kami harapkan marilah kita lihat Garudanya. Karena itu berdampak ke reputasi Garudanya," tegasnya.

Seperti diketahui, Garuda Indonesia seringkali mendapatkan penghargaan internasional misalnya awal tahun ini dinobatkan sebagai salah satu maskapai penerbangan pilihan terbaik di Asia “Traveller Choice Major Airline Asia” untuk kategori “Major Airline” oleh TripAdvisor situs perjalanan independen terkemuka di dunia. Selain itu, Garuda Indonesia juga berhasil meraih penghargaan dalam kategori "Best Regional Business Class Asia" dan “Best Airline in Indonesia".

Sekber, tambah Tomy pun mendukung penuh Manajemen Garuda Indonesia yang sudah ditunjuk oleh Pemerintah untuk tetap terus menjalankan operasional dan layanan Garuda Indonesia sebaik-baiknya dan mempersiapkan RUPS tanggal 22 Januari 2020.

Seluruh Karyawan Garuda Indonesia, sambungnya tetap berkomitmen akan memberikan layanan terbaik dan menjaga operasional dengan tetap mengutamakan keselamatan penerbangan.

Tak lupa, Sekber juga berterima kasih kepada semua pihak yang terus memberikan dukungan dan selalu setia menggunakan layanan Garuda Indonesia.

"Kami mengharapkan doa dari seluruh rakyat Indonesia untuk kebaikan Garuda Indonesia ke depan," pungkasnya.

Seperti diketahui, guna menjaga kolangsungan operasional sesuai Anggaran Dasar Perseroan, Dewan Komisaris Garuda Indonesia pun telah menunjuk Fuad Rizal sebagai Plt Direktur Operasi dan Plt Direktur Teknik dan Layanan, di samping melaksanakan tugasnya sebagai Plt Direktur Utama dan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko sampai dengan penetapan secara definitif oleh Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Lalu menunjuk Pikri llham Kurniansyah sebagai Plt Direktur Human Capital dan pelaksana tugas Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha, disamping melaksanakan tugasnya sebagai Direktur Niaga sampai dengan penetapan secara definitif oleh RUPS.

Lebih lanjut, Plt tersebut telah menunjuk dan menetapkan pelaksana tugas harian untuk bertindak melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai bidang masing-masing. Yakni, Capt.Tumpal Manumpak Hulapea sebagai Pejabat Direktur Operasi, Mukhtaris sebagai Pejabat Direktur Teknik dan Layanan, Joseph Dajoe K.Tendean sebagai Pejabat Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha, serta Capt Aryaperwira Adileksana sebagai Pejabat Direktur Human Capital.



Sumber: Suara Pembaruan