Jokowi Bisiki Puan Kawal Pembahasan Omnibus Law

Jokowi Bisiki Puan Kawal Pembahasan Omnibus Law
Joko Widodo. ( Foto: Antara )
Investor Daily / WBP Senin, 16 Desember 2019 | 14:57 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membisiki Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani membantu pemerintah mengawal prosesi pembahasan Omnibus Law di DPR.

Pemerintah menjadikan Omnibus Law sebagai salah satu solusi untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif di negeri ini. Rencananya, Omnibus Law yang terdiri atas dua UU besar, yaitu UU tentang Cipta Lapangan Kerja dan UU tentang Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) akan diajukan ke DPR, pada pekan ini.

“Bu Puan, ini ada 82 UU mohon segera diselesaikan. Saya bisik-bisik, kalau bisa jangan sampai lebih dari 3 bulan karena perubahan dunia cepat. Banyak negara menuju resesi, kita tidak mau makanya kita dahului dengan ini,” kata Presiden Jokowi pada pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (16/12/2019).

Musrenbangnas RPJMN 2020-2024 diikuti jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju, para gubernur, bupati, dan wali kota se Indonesia.

Ia mengatakan, pemerintah ingin bergerak cepat sehingga diperlukan payung hukum yang dapat menjamin langkah-langkah konkret yang dilakukan pemerintah.

Selain itu, pemerintah daerah juga dapat mengajukan hal sama, dengan cara merevisi peraturan daerah (Perda) yang dinilai menghambat, membebani, menyebabkan lambannya pergerakan pimpinan daerah seperti gubernur, bupati, dan wali kota. “Ajukan saja, kita bersama-sama pangkas sehingga bapak dan ibu bisa lincah bekerja, fleksibel dalam perubahan nasional dan dunia,” kata Presiden Jokowi.

Ia mengatakan, saat ini sebanyak 42.000 regulasi yang diberlakukan di negeri ini. Bahkan, banyak di antara regulasi itu saling tumpang tindih. “Kita memutuskan diatur oleh 42.000 regulasi. Coba bayangkan, mau ke sana ada peraturan, mau ke sini tidak boleh. Mau ke sana, tidak boleh, diam saja. Tidak mau saya. Saya kira ini clear, jelas semua, jelas kan, arahnya ke mana,” kata Presiden Jokowi.



Sumber: Investor Daily