Borneo Bay City Sediakan Hunian Tenaga Ahli Hyundai

Borneo Bay City Sediakan Hunian Tenaga Ahli Hyundai
Borneo Bay City. ( Foto: Dok )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Selasa, 17 Desember 2019 | 12:52 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Superblok Borneo Bay City di Balikpapan, Kalimantan Timur dipercaya menjadi hunian bagi ratusan tenaga ahli asal Korea Selatan Hyundai Engineering Co, Ltd yang mengerjakan megaproyek kilang Pertamina Refinery Developmet Master Plan (RDMP) senilai US$ 7 miliar.

“Proyek ini akan menyerap puluhan ribu tenaga kerja langsung, dan lokasi RDMP dekat dengan Borneo Bay City,” kata CEO Borneo Bay City, Paul Christian dalam keterangan tertulis yang diterima Kamis (19/12/2019).

Proyek kilang RDMP diperkirakan akan menyerap 14.000 tenaga kerja dan akan terus bertambah sesuai pengembangan proyek Pertamina di Balikpapan selanjutnya. "Borneo Bay City sepakat menyediakan hunian berkualitas internasional bagi lebih dari 300 tenaga kerja asing dari Korea yang bekerja di proyek RDMP," kata Paul Christian.

Dia mengatakan, superblok Borneo Bay City dipilih karena lokasinya yang cukup dekat dengan megaproyek pengembangan kilang Pertamina atau hanya berjarak 8 menit. "Berbagai fasilitas apartemen yang setara bintang lima dapat langsung dinikmati para penghuninya,” kata Paul Christian.

Paul menambahkan, dengan dipilihnya Borneo Bay City sebagai pilihan hunian untuk ratusan orang para tenaga kerja asing Hyundai Engineering Co., Ltd membuat investor yang membeli apartemen di Borneo Bay City mempunyai keuntungan jaminan sewa (rental guarantee). "Borneo Bay City memberi keuntungan capital gain maupun yield, karena apartemennya yang sudah siap huni dan dapat langsung disewakan kepada warga atau pekerja yang tinggal di Balikpapan," kata Paul Christian.

Keputusan pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan Timur (Kaltim), menjadi berita suka cita bagi masyarakat di Pulau Kalimantan. Pasalnya, Kaltim layak menjadi ibu kota baru karena sejumlah kelebihannya, antara lain memiliki lahan luas, bebas dari bencana gempa bumi maupun erupsi gunung api, serta memiliki sumber daya air cukup.

Paul Christian mengatakan, Balikpapan sebagai kota penyangga utama kawasan Ibu Kota baru tentu mendapat imbas paling positif dari perpindahan ibu kota. “Hal ini tentu membuat para penggiat industri properti di Balikpapan semakin antusias sebab permintaan akan hunian, terutama di daerah premium, akan melonjak pesat,” kata Paul.

Borneo Bay City merupakan kawasan superblok bertaraf internasional modern pertama yang berada di tepi laut Balikpapan, yakni di Jalan Jenderal Sudirman 1 yang menghadap ke Selat Makassar. Lokasi ini hanya 15 menit dari Bandara Internasional SAMS Sepinggan, dan berjarak 20 menit dari pusat pemerintahan ibu kota baru melalui akses tol laut Balikpapan Penajam Paser Utara.

Borneo Bay City didesain DP Architecht Singapore konsultan yang berpengalaman pada proyek berskala internasional, di antaranya membangun The Dubai Mall, Singapore Flyer, dan Podomoro City Central Park Jakarta.

Dibangun di atas lahan seluas 10 hektare, Borneo Bay City merupakan kawasan terintegrasi antara Hotel bintang 5, tiga shopping mall besar (Plaza Balikpapan, Balikpapan Trade Center, Podomoro Bay Mall), dan tujuh tower apartemen dengan empat tipe berjumlah 1.220 unit. Borneo Bay City difasiliti seperti Private Sky Facilities bagi penghuni apartemen di ketinggian 11 lantai dengan pemandangan langsung menghadap ke laut lepas.

Lebih lanjut, Borneo Bay City juga akan hadir di Pameran Bersama Agung Podomoro Land pada 23 Desember 2019 – 5 Januari 2020 di Mall Central Park Jakarta.



Sumber: BeritaSatu.com