Adpoints Targetkan 3.000 Titik Media Penempatan Iklan

Adpoints Targetkan 3.000 Titik Media Penempatan Iklan
Konferensi pers dan peluncuran 'Adpoint Indonesia Advertising Marketplace' di Veranda Hotel, Jakarta Selatan, Rabu (18/12/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Ridho Syukro )
Ridho Syukro / FER Kamis, 19 Desember 2019 | 21:52 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Tren periklanan digital di Indonesia dinilai akan semakin menguat, lebih transparan, dan strategis.

City Vision Bangun Billboard Digital Terbesar di Jakarta

CEO Adpoint, Dodit Waluyo Jati, mengatakan, dunia periklanan di Indonesia semakin berkembang dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir. Bahkan, sarana transportasi publik seperti bus, kereta dan pesawat terbang, telah dimanfaatkan sebagai salah satu lini bisnis lain.

"Derasnya perkembangan digital, membuat masyarakat lebih banyak menghabiskan waktunya untuk melihat perangkat smartphone. Kondisi ini membuat media baru semakin diminati, kalangan pemilik media iklan dan pemilik brand,” ujar Dodit Waluyo Jati, dalam acara launching Adpoint Indonesia Advertising Marketplace, di Jakarta, Rabu (18/12/2019).

Dodit mengatakan, berdasarkan hasil penelitian, ada tren disrupsi media iklan yang memanfaatkan berbagai fasilitas publik dan transportasi umum sebagai media iklan.

"Contohnya, sarana transportasi umum seperti commuter line, MRT hingga stasiun, belakangan ini telah ramai diwarnai dengan berbagai iklan," papar Dodit.

StickEarn dan Ming Dominasi Pasar Videotron Berjalan Indonesia

Menurut Dodit, Adpoint yang merupakan platform periklanan offline yang memberikan kesempatan kepada pemilik brand untuk mengetahui penempatan iklan di luar ruangan ataupun di dalam ruangan sesuai dengan permintaan. "Adapun cara kerja Adpoint yaitu mempertemukan antara merek dengan pengelola media iklan,” jelas Dodit Waluyo Jati.

Lebih lanjut, Dodit mengatakan, platform yang ditawarkan ke pemilik brand sebagai sarana iklan sangat banyak mulai dari bentuk videotron, billboard dan transportasi publik.

"Target untuk tahun depan, kita akan menambah titik media atau lokasi penempatan iklan menjadi sekitar 2.000 hingga 3.000 titik,” jelasnya.

Saat ini, lanjut Dodit, Adpoints sudah memiliki 1.000 titik berbagai bentuk media penempatan iklan dan dipastikan seluruhnya aman serta telah dilengkapi aspek perizinan dan pajak reklame. "Dengan Adpoints, pemilik brand dengan cepat bisa memilih lokasi atau titik yang diinginkan,” pungkas Dodit.

 



Sumber: Investor Daily