LCJM Movast Bantu Warga Terdampak Banjir

LCJM Movast Bantu Warga Terdampak Banjir
Lions Club Jakarta Monas Movast (LCJM MOVAST) membantu korban banjir. ( Foto: Dok )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Senin, 6 Januari 2020 | 16:09 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Bencana banjir yang melanda wilayah Jabodetabek di awal tahun 2020 menggerakkan Lions Club Jakarta Monas Movast (LCJM Movast) membantu meringankan beban warga yang terdampak.

Presiden LCJM Movast Yonkie Alwi mengatakan, LCJM Movast menggelar aksi sosial untuk korban banjir dengan memberikan pelayanan kesehatan dan pemberian obat-obatan, paket sembako dan alat kebersihan untuk 300 warga di kawasan RW 3 Kelurahan Petogogan, Jakarta Selatan.

"Ini merupakan aksi sosial pertama yang akan dilanjutkan dengan beberapa kegiatan sosial dengan konsep sama yaitu Kesehatan & Kebersihan di lima wilayah Jakarta," kata Yonkie Alwi di sela-sela acara yang dipusatkan di Gg Langgar RT 15 RW 03 Kelurahan Petogogan, Jakarta Selatan, Senin, (6/1/2020).

Warga terdampak banjir didata pada H-3, selanjutnya diberikan kupon yang terdiri dari tiga kegiatan yaitu pemgobatan-semabko-kebrsihan.

Menurut Yonkie Alwi, LCJM Movast ke depan akan memfokuskan kepada pemeriksaan kesehatan dan
pemberian alat-alat kebersihan untuk membantu warga. "Dampak terbesar banjir adalah penyakit," kata Yonkie Alwi.

Yonkie Alwi menambahkan, pihaknya sengaja memilih Gang Langgar, Kelurahan Petogogan karena lokasi ini menjadi salah satu yang terparah terdampak banjir di Jakarta. "Setelah ini kami berencana akan melakukan aksi yang sama di lokasi lain yang warganya terkena banjir," ujarnya.

Dalam bakti sosial kali ini LCJM Movast mengajak organisasi gabungan bernama Bersama Peduli Bencana (BPB) dan SASC yang anggotanya anak-anak muda yang memiliki kepedulian terhadap masyarakat terdampak banjir.

Vivi Susanti dari BPB mengatakan, pihaknya berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk membantu warga terdampak banjir. "Ini hari kelima kita bersama-sama memberikan bantuan bekerja sama dengan berbagai komunitas dan masyarat, kita ingin bantuan cepat dan tepat sasaran," jelas Vivi Susanti.

Menyusul puncak musim hujan yang diperkirakan terjadi di bulan Februari, LJCM Movast dan BPB akan terus menggalang kebersamaan untuk membantu masyarakat di DKI Jakarta yang terdampak banjir.

Koordinator acara LCJM Movast dr Nana mengatakan pihaknya menyediakan delapan dokter dan paramedis untuk melayani masyarakat yang berobat. "Seperti kita ketahui, pascabajir, warga rawan terkena penyakit, seperti saluran pernafasan dan infeksi akibat virus atau kuman yang terbawa banjir," jelas dr Nana.

Dari pantauan di lapangan, lokasi aksi sosial pembagian alat-alat kebersihan dan pengobatan gratis LCJM Movast, BPB dan SASC dipenuhi masyarakat. Mereka yang berobat anak-anak, orang dewasa dan lansia.



Sumber: BeritaSatu.com