Harga Minyak Jatuh Setelah Trump Remehkan Serangan Iran

Harga Minyak Jatuh Setelah Trump Remehkan Serangan Iran
Ilustrasi minyak. ( Foto: Beritasatu.com/Muhammad Reza )
/ WBP Kamis, 9 Januari 2020 | 09:19 WIB

New York, Beritasatu.com - Harga minyak jatuh pada penutupan perdagangan Rabu (8/1/2020), membalikan kenaikan perdagangan sebelumnya setelah Presiden AS Donald Trump "mengecilkan" serangan rudal Iran terhadap pangkalan militer AS di Irak.

Harga patokan minyak AS, West Texas Intermediate IWTI) untuk pengiriman Februari turun US$ 3,09 menjadi US$ 59,61 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara harga minyak patokan internasional, brent untuk pengiriman Maret turun US$ 2,83 menjadi US$ 65,44 per barel di London ICE Futures Exchange.

Iran pada hari Rabu (8/1/2020) waktu setempat meluncurkan rudal balistik di pangkalan militer Irak yang menampung pasukan AS sebagai balasan atas serangan AS yang menewaskan Jenderal Iran Qassem Soleimani.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Rabu di Gedung Putih bahwa tidak ada korban pasukan AS akibat serangan itu. Trump juga menyebut bahwa "Iran tampaknya mundur,". Hal itu baik untuk semua pihak yang berkepentingan.

Analis mengatakan pedagang telah menafsirkan komentar itu sebagai langkah menuju eskalasi.



Sumber: Reuters, Antara